Mahasiswa Ciptakan Aplikasi untuk Bantu Tunanetra Kenali Warna

Seseorang yang mengalami hambatan penglihatan atau tunanetra sejak lahir kerap kekurangan konsep-konsep dasar untuk memaknai komponen penting dalam suatu informasi di lingkungan sekitar. Salah satunya adalah warna. Pasalnya, warna memiliki peran penting untuk mengidentifikasi suatu benda.

Bermula dari situ, sekelompok mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dari berbagai fakultas tersebut menelurkan sebuah inovasi berbasis teknologi yang mampu membantu para disabilitas mendeteksi warna pada suatu benda.

Inovasi itu berupa aplikasi berbasis android bernama Color Detector for Blind (CODA) yang bisa diunduh di Play Store.

“CODA dikembangkan sesuai dengan kebutuhan penyandang tunanetra. Alat tersebut dilengkapi fitur penjelasan warna suatu benda yang biasa ditemukan dalam kehidupan sehari-hari,” terang Sayidatul Maslahah sebagai Ketua tim penggagas inovasi itu, dilansir dari laman UNY, Selasa (30/5/2025).

Tujuan dibuatnya aplikasi ini, kata Sayidatul, adalah untuk memudahkan tunanetra dalam mendeteksi warna suatu benda sekaligus meningkatkan kemandirian dan rasa percaya diri penyandang tuananetra dalam beraktivitas sehari-hari.

Muhammad Lutfi Hakim, salah satu mahasiswa yang mengikuti projek ini, menerangkan cara kerja aplikasi CODA. “Pada saat CODA dibuka, aplikasi akan memberikan petunjuk penggunaan dalam bentuk suara,” jelasnya.

Ketika layar disentuh satu kali, jelas Lutfi, maka aplikasi akan langsung membuka kamera. Untuk mengetahui warna benda, user perlu mengarahkan kamera kemudian menyentuh tombol shutter. Setelah user mengambil foto, CODA akan menganalisis warna foto dan memberikan keterangan warna melalui audio.

Atas karya tersebut, aplikasi besutan Sayidatul Maslahah, Shinta Hanifati, Muh Hadi Abdul Aziz, Brian Dwi Murdianto, dan Muhammad Lutfil Hakim itu berhasil meraih dana Dikti dalam Program Kreativitas Mahasiswa bidang Karsa Cipta di tahun 2017.

[okezone.com]

Komentar



error: Konten dilindungi!