Kamu Sedang Mengejar Impian? 7 Hal Ini Penting untuk Dipahami!

Higher education machine

Hai Sobat ICampus! Menginjak usia yang semakin hari semakin dewasa dan semakin menua, tentunya semakin dekat dengan cita-cita yang akan terwujud. Namun terwujudnya cita-cita itu tak semudah yang dibayangkan, butuh tekad yang kuat dan kata-kata penyemangat yang memotivasi.

Berikut, tujuh hal yang penting dipahami agar tidak mudah goyah saat sedang merajut impian.

1. Sering kali orang lain hanya melihat siapakah kita saat ini

Kebanyakan orang tidak melihat proses perjalanan yang kita lalui sejak awal merintis impian, kebanyakan orang hanya melihat siapa kita saat ini.

Banyak yang mengira bahwa orang sukses memang ditakdirkan untuk sukses, padahal mereka tidak tau kalau sebenarnya orang-orang sukses juga orang biasa yang telah mengalami banyak kegagalan sebelum akhirnya kesuksesan itu berhasil mereka raih.

Terus fokus di jalan kesuksesan yang kamu tempuh, tuliskan tujuan-tujuan prioritasmu sebagai pelecut semangat. Jangan termakan omongan yang menjatuhkan.

2. Curhat kepada seseorang tak menjamin kelegaan hatimu

Di saat kita berusaha dalam meraih sukses, memang tak seharusnya kita menceritakan keluh kesah pada orang-orang. Boleh saja sih, sebenarnya. Namun pada orang yang benar-benar memahami kondisimu ya. Karena sejatinya, dengan menceritakan kesusah payahan kita pada orang lain tidak selalu melegakan hati.

Tak selalu yang namanya mengeluarkan uneg-uneg akan melegakan hati, karena sesungguhnya yang benar-benar melegakan hati ialah menumpahkan segala keluh kesah hanya pada Tuhan. Hanya kepadaNya kita menyembah dan hanya kepadaNya pula kita memohon pertolongan.

3. Maksimalkan kemampuan yang kita punya dengan keyakinan

Orang-orang yang bertanya tentang apa yang kita alami, belum tentu bertanya karena rasa ingin kepedulian mereka, bisa jadi mereka hanya penasaran dan ingin tau saja.

Meski memang ada yang betul-betul peduli, namun tak sepatutnya kita bergantung pada manusia. Kita mesti bergantung pada Tuhan, dan yakin pada kemampuan diri yang telah dianugerahkan Tuhan pada kita.

Motivasi diri kita sendiri dengan cara bertindak sesegera dan seefektif mungkin, jangan buang waktu hanya untuk mencari sandaran pada orang lain.

Baca Juga : 5 Gestur yang Bernilai Buruk di Mata HRD Saat Interview Kerja 

4. Teruslah berbuat baik meski sering dimanfaatkan orang lain

Teruslah berbuat baik, meski banyak orang yang menyakitimu. Perbuatan baikmu memang tidak langsung dibalas saat ini juga, tapi yakinlah bahwa janji tuhan itu pasti. Dan di hari kemudian kamu akan memperoleh balasan yang sesuai dengan apa yang kamu usahakan.

Jangan jadikan kata-kata Joker yang sedang viral kemarin itu sebagai alasan kita untuk berbuat keburukan. Karena fitrah manusia sesungguhnya adalah tenang jika berlaku baik, dan gelisah jika berlaku buruk.

5. Ketulusan dalam berusaha itu penting agar kerja keras tidak sia-sia

Jika tujuan kita berbuat baik adalah untuk mendapat pujian manusia, maka sudah dapat dipastikan bahwa kita tidak akan mampu konsisten dalam berbuat baik. Karena jika tidak ada ketulusan yang murni dari hati, maka perbuatan baik itu  tidak akan ada nilainya alias sia-sia.

Kita berlaku baik bukan untuk mendapat pujian manusia, namun untuk menambah tabungan amal kebaikan kita. Jerih payah yang kita jalankan selama ini semoga dapat kita petik hasilnya nanti dengan balasan kepuasan yang hakiki.

Baca Juga : 5 Keuntungan Bekerja Sebagai Part Time Saat Masih Kuliah, Kapan Lagi? 

6. Balasan setiap perbuatan akan kembali pada pelakunya masing-masing

Setiap perbuatan baik maupun buruk, dampaknya akan kembali pada pelakunya sendiri. Oleh karena itu teruslah berbuat baik, tak peduli bagaimana orang lain menyakiti kita, karena perilaku mereka adalah urusan mereka dengan Tuhan.

Semua akan dipertanggungjawabkan, sekecil apa pun kebaikan yang diperbuat, akan ada balasannya. Begitu juga sebaliknya, sekecil apa pun keburukan yang diperbuat, akan ada balasannya.

7. Pandai-pandailah dalam menjaga sikap dan mengendalikan tindakan

Sikapi dengan elegan dan dewasa setiap perilaku orang lain pada kita, karena kita sendiri tidak mampu mengendalikan apa yang dikerjakan orang lain.

Bersikaplah seolah kamu adalah pribadi yang dewasa, yakni pribadi yang matang dalam bersosialisasi, pandai menjaga sikap dan juga tindakan.

Teruslah mengejar mimpimu dan jangan mudah demotivasi!

 

 

 

Sumber : Idntimes.com

Komentar