5 Tips Bagi Pemuda untuk Bersiap Sebagai Generasi Penerus

scholarship

Hai Sobat ICampus! Beban estafet kepemimpinan sejatinya ada di bawah kaum muda, karena itulah bentuk regenerasi yang memang sudah semestinya berjalan. Pemuda sebagai penerus para pendahulu-pendahulunya sebaiknya sudah harus mempersiapkan diri untuk hal ini, karena ini bukan hal yang sepele dan ini menyangkut masa depan bangsa.

Ini dia lima hal yang mesti dijalankan oleh para penerus bangsa.

1. Lantang menyuarakan kebenaran

“Anak muda harus menjadi garda terdepan yang lantang menyuarakan kebenaran,” tentu kalimat pengharapan ini cukup sering kita dengar. Tak bisa dimungkiri bahwa nasib tumbuh kembangnya bangsa ini juga tak lepas dari peran para anak muda.

Bukan maksud membandingkan, tapi memang kemajuan zaman saat ini sedikit mempengaruhi jiwa kreativitas dan keuletan para pemuda. Dengan adanya teknologi yang serba praktis, banyak pemuda menjadi cenderung mageran dan gemar rebahan di saat ada waktu senggang. Tentu hal ini tidak bagus jika tidak dimanage dengan baik.

Baca Juga : Sering Dianggap Sebelah Mata, Ini 7 Manfaat Membaca Karya Sastra

2. Harus ikut andil memajukan bangsa

Adalah suatu hal yang penting sekali bahwa anak muda saat ini harus mau ikut andil dalam memajukan bangsanya, jangan sampai terpengaruh pikiran-pikiran malas yang cenderung menggantungkan urusan pada orang lain.

Selagi napas masih berembus, selagi nyawa belum dicabut oleh malaikat maut, sebisa mungkin kita sendiri yang harus memperjuangkan kemajuan bangsa ini.

3. Berani ambil tindakan

Jika para pemuda hanya mengharapkan usaha-usaha orang lain yang juga belum tentu melakukan usahanya, maka kemajuan bangsa tak usah lagi diharapkan. Karena Indonesia adalah tanah air kita, kitalah yang seharusnya menjaga dan membangunnya.

Jangan sampai ketika sudah ada pihak-pihak asing mulai menguasai lalu kita baru kelabakan, oleh karenanya kita harus lebih siap dengan inisiatif yang direalisasikan dengan tindakan bukan cuma omong doang.

Baca Juga : 5 Gestur yang Bernilai Buruk di Mata HRD Saat Interview Kerja 

4. Kompak berperan menjaga persatuan

Jika pada masa penjajahan dulu, kaum muda dari berbagai kalangan berperan begitu besar atas kemerdekaan bangsa. Maka saat ini, kaum muda juga harus berkontribusi secara nyata demi kemakmuran bangsa.

Berbeda kalangan ras dan budaya tak mengapa, karena dengan perbedaanlah kita dapat bersatu menjadi satu kesatuan yang kokoh guna menghilangkan segala resah gelisah rakyat jelata yang masih berada di bawah taraf sejahtera.

5. Miliki rasa kepedulian dan jangan sia-siakan waktu

Sebagai anak muda, tak patut jika waktu kita habis untuk berkeluh kesah, karena seharusnya waktu yang berharga ini kita gunakan untuk terus mengasah. Mengasah keterampilan, mengasah pola pikir dan rasa kepedulian.

Jangan sampai di saat muda, banyak waktu yang terbuang sia-sia hanya karena medsos dan game, oleh karenanya harus diimbangi dengan banyak bersosialisasi agar dapat menambah ilmu dan wawasan sehingga tercipta perubahan ke arah yang lebih baik lagi.

 

 

Sumber : Idntimes,com

Komentar