5 Manfaat yang Akan Kamu Rasakan Setelah Belajar Retorika

new

Hai Sobat ICampus! Retorika merupakan sebuah ilmu yang tercipta dari dinamika filsafat Yunani bahkan banyak dari filsuf Yunani yang menjadi ahli retorika.

Lantas retorika itu apa, sih? Retorika itu memiliki berbagai makna dan yang paling populer, retorika adalah seni dalam berbicara atau berpidato.

Jika diteliti lebih dalam, retorika memiliki perkembangan yang berbeda pada tiap zamannya dan perlu kamu tahu bahwa fungsi retorika itu selalu berubah. Pada periode Romawi, retorika itu alat kepentingan kekuasaan, sedang pada abad pertengahan, retorika adalah alat dakwah para agamawan.

Di balik peliknya perjalanan retorika ternyata retorika sangat bermanfaat ketika kamu mau mendalaminya, berikut 5 manfaat yang akan kamu rasakan setelah belajar retorika!

1. Membuatmu pandai dalam merangkai kata saat berbica di depan umum

Seperti yang banyak orang ketahui bahwa retorika adalah seni dalam berbicara atau berpidato, maka sudah pasti orang yang mendalami retorika dengan penuh keseriusan akan memiliki kemampuan atau kecakapan dalam berbicara.

Kemampuan berbicara di muka umum tentunya akan sangat bermanfaat bagi kehidupanmu karena dengan kemampuan tersebut, kamu bisa memberikan pengaruh bagi sekitarmu hanya dengan rangkaian kata yang kamu susun.

Kemampuan tersebut tentunya bisa kamu manfaatkan apabila kamu berada pada posisi sebagai pencari suara massa, seperti politikus, orator mahasiswa, bahkan seorang manajer yang mencari suara dari para direksi. Oleh karena itu, mulailah untuk bersahabat dengan retorika dan mulailah berinteraksi dengan buku-buku retorika!

Baca Juga : Tanamkan 5 Pola Pikir Ini Agar Kamu Bisa Bertahan di Jurusan Teknik! 

2. Memahami pentingnya intonasi dalam berbicara dengan orang lain

Terkadang, ada orang yang membicarakan topik kesedihan maupun kebahagiaan dengan ekspresi datar sehingga pesan yang ia sampaikan tidak bisa berbekas di hati target audiensi. Kadang ada juga yang berbicara terlalu cepat dan nampak seperti komentator sepak bola. Tentunya, kebiasaan ini akan membuat pesan yang kamu sampaikan menjadi tidak berkesan.

Coba kamu lihat, banyak dari public figure yang berhasil memikat hati penonton hanya dengan rangkaian kata dan intonasi yang pas sehingga tercipta harmoni, seperti sosok Najwa Shihab. Tentunya, dengan mempelajari dasar-dasar retorika, setidaknya kamu akan sadar bahwa intonasi sangat berpengaruh pada pesan yang kamu sampaikan.

3. Ide yang ingin kamu sampaikan kepada orang lain akan lebih mudah dicerna

Seperti yang telah disinggung sebelumnya bahwa banyak orang yang mengabaikan intonasi sehingga membuat pesannya menjadi sulit untuk dipahami oleh orang lain. Ketika kamu memahami retorika, kamu pasti akan sangat teliti dalam melihat hal-hal yang akan membuat ide atau pesanmu menjadi sulit dicerna atau dipahami oleh orang lain.

Setelah belajar retorika, tentunya kamu akan lebih bijak dalam menyampaikan pesan, kamu akan menggunakan bahasa yang ringan ketika berbicara dengan rakyat kecil sehingga mereka bisa menerima dengan baik apa yang kamu sampaikan. Kewibawaanmu pun akan terlihat ketika kata-kata yang kamu ucapkan mencerminkan seorang cendekiawan ketika kamu berada di forum ilmiah.

Perlu kamu sadari bahwa retorika akan mendidikmu untuk menjadi pribadi yang paham akan kondisi, kondisi di mana suatu diksi yang kamu pakai dapat memberikan kesan bagi pendengar.

Baca Juga : Meski Lebih Senior, Ini 5 Alasan Kamu Gak Boleh Menindas Junior 

4. Dengan mempelajari retorika, kamu juga akan pandai menjadi MC

Menjadi Master of Ceremonies atau MC tidaklah semudah yang kamu bayangkan, topik yang terus mengalir dan suara yang nikmat didengar merupakan kunci keberhasilan seorang MC. Akan tetapi, kamu tak perlu khawatir mengenai kedua hal itu karena keduanya bisa dilatih dengan berbagai cara dan kamu bisa memulainya dengan mempelajari retorika.

Kenapa harus belajar retorika? Dalam retorika, kamu akan diajari mengenai cara pemilihan topik agar tetap mengalir dan kamu juga akan paham mengenai ragam intonasi yang akan membuat topikmu semakin hidup. Jadi, jangan malas untuk belajar retorika, ya sobat!

5. Akan lebih menghargai orang yang berbicara di depanmu

Retorika tidak melulu berbicara tentang berorasi di depan publik, justru retorika akan membentuk kamu menjadi pribadi yang pandai menghargai orang lain yang sedang berbicara di depanmu.

Untuk menjadi pembicara yang baik, kamu harus menjadi pendengar yang baik dan itu merupakan sesuatu yang mutlak karena indra pendengaranlah yang lebih dahulu berfungsi pada diri manusia sebelum kemampuan lidahnya untuk bercakap-cakap.

Coba kamu perhatikan anak-anak, mereka belajar mengucapkan sebuah kata dari apa yang mereka dengar di sekitarnya. Begitu pun dengan retorika, retorika akan mendidikmu menjadi pribadi yang pandai mendengar sebelum pandai berbicara karena Aristoteles tidak akan pandai berorasi jika dia memiliki telinga yang tuli.

Itulah 5 manfaat yang akan kamu rasakan ketika kamu mempelajari retorika. Selalu ada manfaat bagi mereka yang mau mencari dan menjemputnya, tinggal bagaimana sikap kita dalam meninjau sesuatu.

 

 

Sumber : Idntimes.com

Komentar