5 Hal yang Harus Dilakukan Jika Pilihan Jurusan Gak Direstui Orangtua

menggenggam-tangan

Hai Sobat ICampus! Bagi orang yang ingin berkuliah di perguruan tinggi, memilih jurusan adalah langkah pertama yang harus dijalani. Langkah ini sangat penting, karena dapat berpengaruh besar pada proses perkuliahan dan kelanjutan kariernya. Meskipun memang pemilihan jurusan gak akan sepenuhnya menentukan kesuksesan seseorang di masa depan.

Setelah membuat pilihan jurusan, kamu tentu berharap bahwa keluarga khususnya orangtua akan mendukung pilihanmu itu. Tapi bagaimana kalau ternyata mereka gak setuju, dan menyuruhmu untuk memilih jurusan lain? Haruskah kamu mengikuti keinginan mereka atau memperjuangkan pilihanmu? Untuk mencapai keputusan terbaik, coba lakukan lima hal ini.

1. Dengarkan dulu baik-baik alasan orangtuamu memilihkan jurusan lain buatmu

Jangan keburu berburuk sangka bahwa orangtuamu pasti ingin kamu memilih jurusan lain karena lebih bergengsi atau lebih menghasilkan uang. Coba tanyakan dulu baik-baik alasan kenapa menurut mereka jurusan itu lebih tepat buatmu.

Bisa jadi alasannya adalah karena mereka melihat kamu punya potensi lebih besar di jurusan tersebut. Ketahuilah bahwa kadang kita gak bisa menilai potensi diri sendiri dengan baik. Mungkin kamu sendiri gak sadar bahwa kamu punya kemampuan di suatu jurusan. Yang jelas, apapun itu, dengarkan dulu alasan orangtuamu supaya kamu mengerti.

Baca Juga : 5 Alasan Mengapa Kamu Tak Boleh Menyerah Saat Mengalami Kegagalan

2. Jangan cuma pikirkan minat, pertimbangkan juga kemampuanmu

Pernahkah kamu memiliki minat yang tinggi terhadap suatu hal, namun lama-kelamaan minat itu pudar bahkan hampir gak ada lagi? Itu membuktikan bahwa terkadang minat kita bisa berubah-ubah. Maka jangan memilih jurusan hanya berdasarkan minat. Kalau kamu gak punya cukup kemampuan di situ dan suatu saat minat itu hilang, kamu akan tersiksa menjalani kuliah.

Coba pertimbangkan kemampuanmu. Seperti dibahas tadi, kadang kamu mungkin gak tahu kemampuan terbaikmu ada di bidang apa. Maka mintalah saran dari orang lain, misalnya guru yang mengenalmu dengan baik. Mengikuti tes kepribadian juga bisa membantu. Siapa tahu ternyata potensi terbesarmu memang ada di jurusan pilihan orangtuamu.

3. Bandingkan semua fakta tentang jurusan pilihanmu dan pilihan orangtuamu

Sebelum memilih jurusan, kamu mungkin sudah mencari informasi sebanyak-banyaknya tentang jurusan tersebut. Sekarang, coba cari tahu juga semua informasi tentang jurusan pilihan orangtuamu. Kamu bisa mencarinya dari internet atau sumber lain.

Tapi jangan berhenti di situ. Coba gali informasi dari orang yang sudah pernah memilih jurusan tersebut. Jangan hanya tanya sisi positifnya, tapi tanyakan juga apa tantangan terbesar kalau memilih jurusan tersebut. Lalu, bandingkan semua plus minus dari jurusan pilihanmu dan pilihan orangtuamu.

Baca Juga : Kuliah Kependidikan, Ini 6 Hal yang Diperoleh dari Praktik Lapangan

4. Setelah buat keputusan, sampaikan baik-baik pada orangtuamu

Setelah melakukan semua langkah di atas, pada akhirnya kamu tentu harus membuat keputusan. Apapun keputusan yang kamu pilih, segera sampaikan baik-baik pada orangtuamu. Kalau ternyata keputusanmu sama dengan pilihan orangtua, maka tentu mereka akan setuju. Tapi kalau tidak, kamu harus menjelaskan lebih rinci.

Jabarkan semua hasil risetmu tentang jurusan yang kamu pilih, tentang minat dan kemampuanmu, dan semua hal lain yang membuatmu memilih jurusan tersebut. Semakin detail kamu bercerita, orangtuamu akan semakin mengerti. Mudah-mudahan, akhirnya mereka akan merestui.

5. Kalau mereka belum merestui, coba rundingkan jalan tengahnya

Tapi gimana kalau mereka masih juga ngotot bahwa kamu harus mengambil jurusan pilihan mereka? Jangan ngambek atau balik ngotot, karena itu akan membuatmu terlihat seperti anak kecil. Kalau kamu terlihat seperti anak kecil, orangtuamu justru gak akan membiarkanmu mengambil keputusan sendiri. Maka coba rundingkan saja jalan tengahnya dengan orangtuamu.

Misalnya, kamu bisa minta izin untuk mencoba dulu jurusan pilihanmu selama 1 tahun, dengan janji bahwa kalau selama 1 tahun itu kamu gak mendapat nilai yang memuaskan, kamu akan pindah ke jurusan pilihan mereka. Jika mereka mengizinkan, kamu tentu harus fight selama 1 tahun tersebut supaya gak harus pindah ke jurusan yang gak kamu inginkan.

Atau sebaliknya, kamu bisa mencoba dulu masuk jurusan pilihan orangtuamu selama 1 tahun. Siapa tahu kamu akhirnya bisa menikmatinya. Tapi minta izin juga untuk pindah ke jurusan pilihanmu jika selama 1 tahun itu kamu tetap gak berkembang walaupun sudah mencoba sekuat tenaga. Intinya, coba rundingkan dengan orangtuamu untuk mendapatkan pilihan terbaik.

Itulah lima hal yang perlu kamu lakukan kalau jurusan kuliah pilihanmu gak direstui orangtua. Perjuangkanlah jurusan pilihanmu, tapi jangan pula menutup mata dengan kemungkinan lain yang bisa jadi lebih baik buatmu.

 

 

 

 

Sumber : Idntimes.com

Komentar