Meski Lebih Senior, Ini 5 Alasan Kamu Gak Boleh Menindas Junior

0-amaba

Hai Sobat ICampus! Senioritas adalah sebuah keadaan yang sering kita lihat dalam kehidupan sehari-hari. Entah di kantor, kampus, atau sekolah, senioritas adalah hal yang biasa terjadi. Orang yang lebih senior biasanya merasa memiliki kedudukan lebih tinggi daripada mereka yang masih junior.

Tentu, senioritas tidak selalu salah. Biar bagaimanapun orang yang sudah lebih lama berada di suatu lingkungan pasti sudah lebih berpengalaman daripada mereka yang belum. Pengalaman itu sendiri sudah bisa memberi sejumlah keunggulan bagi senior dibanding junior.

Maka, bisa dimaklumi jika para senior merasa pantas dihormati dan direspek oleh para junior. Tapi apakah boleh sampai menindas? Tentu saja tidak. Inilah lima alasan mengapa kamu sebagai senior tidak boleh menindas para junior baik secara fisik maupun mental.

1. Penindasan akan membuatmu dibenci, bukan dihormati

Seorang senior mungkin merasa perlu menindas para juniornya demi mendapat respek atau hormat dari mereka. Tapi tahukah kamu bahwa penindasan tidak akan menghasilkan hormat? Jika para juniormu kelihatan seperti tidak mau membuatmu marah, itu bukan karena hormat, tapi karena mereka takut.

Rasa hormat akan melahirkan penghargaan. Tapi sebaliknya, rasa takut bisa menghasilkan kebencian. Jika juniormu takut kepadamu, lama-kelamaan rasa takut mereka akan berubah menjadi benci. Hati-hati, kalau mereka sudah benci, bisa jadi suatu saat mereka akan balas dendam kepadamu.

Baca Juga : 5 Keterampilan yang Bisa Kamu Dapat Jika Kuliah Sambil Freelance

2. Efeknya bisa jauh lebih buruk dari yang kamu kira

Mungkin kamu melakukan penindasan hanya karena ingin lebih dihormati. Memang, wajar untuk ingin dihormati. Tapi jika caramu mencari hormat salah, maka efeknya pun bisa salah pula.

Sadarkah kamu bahwa akibat dari penindasan yang kamu lakukan bisa jauh lebih buruk dari yang kamu kira? Kamu pasti pernah mendengar tentang kasus-kasus penindasan oleh senior yang berujung pada kematian junior. Tentu para senior itu tidak bermaksud membunuh, tapi nyatanya hal itu tetap terjadi.

Meskipun penindasan yang kamu lakukan bukan secara fisik, efeknya bisa sama buruk. Juniormu bisa depresi gara-gara kamu dan akhirnya bunuh diri. Dan seandainya gak sampai meninggal pun, ia bisa tetap menderita entah secara fisik atau emosi. Apakah kamu benar-benar tega mengakibatkan hal itu pada juniormu?

3. Bahkan kalaupun hanya bercanda, efeknya bisa tetap buruk

Tapi mungkin kamu berkilah bahwa penindasan yang kamu lakukan sebenarnya tidak serius. Kamu hanya bercanda untuk mencairkan suasana atau supaya bisa akrab dengan para junior. Kalau demikian, apakah penindasan itu bisa dibenarkan?

Tidak. Penindasan sama sekali bukan hal yang bisa dijadikan bercandaan. Ingat bahwa karakter orang itu berbeda-beda, dan orang gak bisa membaca hatimu. Mungkin niatmu memang hanya bercanda, tapi belum tentu para juniormu tahu itu kan? Maka efek yang bisa ditimbulkan ya sama saja buruknya.

Baca Juga : 6 Tipe Kesibukan yang Harus Sering Dilakukan Demi Hidup Bahagia 

4. Suatu saat mungkin kamu akan membutuhkan juniormu

Sebagai senior, kamu memang memiliki keunggulan dalam hal pengalaman, dan mungkin dalam hal lain pula. Tapi apakah kamu pasti unggul dalam semua bidang dari juniormu? Tentu tidak bukan? Mungkin juniormu justru lebih unggul darimu dalam beberapa hal.

Maka bisa jadi suatu saat kamu akan butuh bantuan orang lain, dan kebetulan yang bisa membantumu hanya juniormu. Kalau selama ini kamu menindas dia, apakah mungkin dia akan membantumu? Kemungkinan besar tidak.

Akhirnya kamu yang rugi sendiri, gak bisa dapat bantuan hanya karena ulahmu yang suka menindas. Makanya, bersikaplah baik kepada semua orang termasuk juniormu supaya mereka juga senang membantumu.

5. Kamu bisa dapat masalah

Jika kamu gak menghentikan aksimu yang suka menindas junior, maka suatu saat keadaan yang akan memaksamu berhenti. Maksudnya, suatu saat kamu akan mendapat masalah karena penindasan yang kamu lakukan.

Misalnya jika kamu masih sekolah dan kamu ketahuan suka menindas, siap-siap saja diberi sanksi berat. Sedangkan jika kamu sudah bekerja, reputasimu yang suka menindas bahkan bisa membuatmu kehilangan pekerjaan. Bahkan kalau mencakup penganiayaan, kamu akan kena masalah hukum. Gak mau kan itu terjadi?

Itulah lima alasan mengapa sebagai senior, kamu gak boleh menindas juniormu. Jadi jika kamu masih suka menindas, lebih baik hentikan kebiasaan itu sekarang juga sebelum kamu kena batunya!

 

 

 

Sumber : Idntimes.com

Komentar