5 Alasan Mahasiswa Butuh Skill Membuat Video Explainer

organisasi

Hai Sobat ICampus! Memasuki era industri 4.0, mahasiswa dituntut terampil menggunakan maupun berkarya atau berkreasi dengan teknologi informasi. Berhubung gelombang ini bergerak secara global, perusahaan dan lembaga-lembaga serta birokrasi akhirnya ikut berbenah untuk mempersiapkan masyarakatnya.

Dengan bekal skill yang mumpuni sejak bangku kuliah, mahasiswa berpeluang mendapat pekerjaan lebih cepat meski baru sebatas freelancer atau merintis bisnis kecil.

Salah satu keterampilan yang penting dimiliki setiap mahasiswa adalah membuat video explainer. Video explainer merupakan video yang dibuat dengan tujuan menjelaskan konten presentasi dengan menarik. Banyak aplikasi yang bisa digunakan untuk membuat video explainer, mulai dari aplikasi yang penggunaannya rumit hingga sederhana.

Selain itu, terdapat 5 alasan kiat lainnya mahasiswa butuh skill membuat video explainer. Yuk, simak ulasan berikut!

1. Sesuai dengan kebutuhan era industri 4.0

Era industri 4.0 identik dengan otomatisasi, pertukaran data terkini, komputasi awan atau CloudInternet of things (IoT),  dan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Itulah yang akan dan sedang dikembangkan para ahli untuk meningkatkan produktivitas dan taraf hidup manusia.

Baca Juga : 5 Tips Menyambut Semester Baru untuk Mahasiswa Agar Lebih Bersemangat

Maka dari itu, kita perlu menguasai setidaknya salah satu skill teknologi digital yang bisa menjadi batu loncatan yaitu video explainer. Pembuatan video explainer juga dapat diterapkan untuk kepentingan kecerdasan buatan maupun komputasi awan yang berlaku di bidang pendidikan dan lain-lain.

2. Presentasi dengan cara antimainstream

Hampir semua profesi akan bersentuhan dengan dunia presentasi. Guru, dosen, pebisnis, dokter, pegawai pemerintahan dan sejenisnya biasanya membutuhkan media presentasi yang baik. Menarik dan padat makna adalah prinsip presentasi yang mesti bekerja.

Presentasi dengan memindahkan slide satu per satu itu terlalu biasa dan cenderung menjemukan. Video explainer bisa jadi alternatif yang tepat untuk mengganti media presentasi lama.

3. Berguna di saat kamu menjadi guru, instruktur atau sejenisnya

Mempelajari pembuatan video explainer sejak kuliah memang gak bikin rugi. Sebab, skill tersebut akan berguna di saat kamu menjadi guru, instruktur atau dunia profesi lainnya.

Kamu bisa menghasilkan media pembelajaran yang lebih menarik dan menggugah semangat belajar siswa. Kamu juga bisa menciptakan game yang berkaitan dengan materi belajar. Tidak hanya itu, kamu juga berpeluang membuat video inspirasi hasil karya sendiri. Dengan menyusun konten sendiri, kamu lebih tahu apa yang peserta pelatihan atau pelajar butuhkan.

4. Bisa jadi sarana iklan yang fresh

Sarana iklan di era digital juga mesti kreatif. Sebab, sasaran market yang sedang kamu hadapi punya karakter sesuai zamannya. Mereka banyak menghabiskan waktu dengan gadgetnya dan butuh konten yang menghibur sekaligus menjawab kebutuhan mereka tanpa ribet.

Video explainer bisa banget jadi alternatif sarana iklan yang membawa nuansa fresh dan memikat. Jadi, gak ada ruginya kalau kamu mempelajarinya sejak sekarang.

Baca Juga : Ingin Skor TOEFL Bagus Tanpa Kursus? Lakukan 4 Hal Mudah Ini! 

5. Skill dasar menuju aplikasi pembuatan video yang lebih rumit

Video explainer punya variasi dalam tingkat kerumitannya. Sebab, itu bergantung dari penggunaan aplikasinya. Ada aplikasi yang sederhana cara penggunaannya hingga level sulit.

Membuat video animasi sangat sulit. Maka mulailah dari konten sederhana dulu yaitu mengolah foto atau gambar atau video dokumentasi sendiri dan suara. Secara bertahap, lanjutkan hingga ke level yang lebih tinggi.

Itulah alasan pentingnya memiliki keterampilan membuat video explainer. Jangan sampai kamu ketinggalan, generasi masa depan!

 

Sumber : Idntimes.com

Komentar