7 Sifat yang Perlu Dihindari Anak Magang, Pantangan Banget nih

kelompok

Hai Sobat ICampus! Untuk para mahasiswa yang ingin lulus, sebagian besar kampus mewajibkan praktik kerja lapangan atau yang kerap disebut magang. Magang ini tujuannya untuk mengenal dunia kerja dan mempraktikkan teori yang didapat saat kuliah. Sebagai anak magang yang masih bau bawang, diperlukan disiplin dan tanggungjawab layaknya sedang menyandang predikat karyawan.

Anak magang akan menghabiskan banyak waktu di tempat kerja, mereka dituntut bersikap profesional. Ada kewajiban yang harus dikerjakan serta pantangan yang perlu dihindari. Ini beberapa hal yang perlu dihindari anak magang.

1. Pasif, tidak punya inisiatif saat bekerja

Hal pertama yang perlu diterapkan anak magang adalah bagaimana mereka menghadapi tantangan untuk menyesuaikan diri. Barangkali saat awal masuk ada rasa bersalah atau canggung dengan pekerjaan atau orang yang ada di tempat kerja. Namun usahakan untuk tetap bersikap aktif.

Karena ketika kamu pasif, itu akan membuat para penilai di tempat kerja menganggap kamu tidak kompeten bahkan tidak profesional. Waktu anak magang itu sebentar, manfaatkan kesempatan untuk belajar dan benar-benar mencicipi pengalaman kerja selama kamu masih berstatus mahasiswa.

Baca Juga : 5 Tanda Kamu Terlalu Khawatir dengan Masa Depan, Jangan Dibiasakan! 

2. Menggampangkan tugas yang diberikan senior

Jangan mentang-mentang anak magang yang tidak punya ikatan tetap terhadap perusahaan, maka bisa meremehkan pekerjaan yang diberikan senior. Apabila kamu benar-benar menyukai posisi yang kamu lamar, cobalah melakukan job desc  yang diberikan semaksimal mungkin.

Begitu pula ketika kamu diminta untuk melakukan tugas di luar pekerjaan seperti beres-beres dokumen atau fotocopy, jangan dianggap sepele karena boleh jadi kamu sangat berperan dalam meringankan beban kerja tim.

3. Terlalu banyak bertanya

Bertanya itu sah-sah saja, tapi jangan terlalu banyak bertanya karena jadinya justru mengganggu pekerjaan karyawan lain. Sebelum bertanya pada senior, usahakan cari tahu terlebih dahulu. Karena ketika terlalu banyak menanyakan hal tidak penting, jatuhnya nanti kurang peka terhadap tugas yang diberi.

4. Tidak disiplin waktu, apalagi bolos atau tidak izin

Disiplin kerja adalah satu hal yang pasti menjadi penilaian saat menjadi anak magang. Berusahalah tetap konsisten dengan menuntaskan tugas demi tugas tepat waktu. Begitu pula perhatikan jam kerja, jangan sampai terlambat atau bolos sekalipun durasi magang tergolong singkat yaitu sekitar 1-3 bulan.

Baca Juga : 5 Hal Ini Harus Dipertimbangkan Ketika Memutuskan Kuliah di Perantauan

5. Kurang menjaga attitude

Sebagai anak magang, usahakan tetap menjaga attitude atau perilaku baik dengan senior maupun rekan kerja lain. Perhatikan hal kecil seperti misalnya mengirim email dengan cara profesional. Hindari hal yang menunjukkan tidak profesional seperti bersikap terlalu santai, bermain media sosial, tidak mengembalikan dokumen atau barang di tempat seharusnya, atau kurang bersosialisasi dengan yang lain.

6. Melewatkan kesempatan menyerap ilmu

Durasi menjadi anak magang tergolong singkat, maka sudah seharusnya anak magang mampu memanfaatkan waktu untuk belajar di tempat kerja. Jangan sampai ketika belum diberi tugas lalu diam saja menunggu tugas datang. Tanamkan terus jiwa pembelajar dan kembangkan rasa ingin tahu yang tinggi.

Berikut tadi beberapa hal yang perlu dihindari anak magang, nikmati waktu magang dan serap ilmu sebanyak mungkin.

 

 

 

Sumber : Idntimes.com

Komentar