Sering Diremehkan, Ini 5 Fakta Menarik Prodi Ilmu Perpustakaan

membaca

Hai Sobat ICampus! Ketika mendengar Program Studi llmu Perpustakaan, mungkin masih banyak orang yang asing dengan nama tersebut. Bahkan banyak yang belum tahu kalau ada jurusan Ilmu Perpustakaan, lho. Astaga!

Kalah dari popularitas prodi mainstream lain seperti ekonomi, teknik, dan kedokteran, prodi Ilmu Perpustakaan seringnya dipandang sebelah mata. Banyak orang yang meragukan kemampuan lulusannya dan prospek kerjanya. Padahal, prodi yang umumnya masuk Fakultas Ilmu Budaya atau Humaniora ini cukup populer di fakultas, lho.

Nah buat kamu yang masih belum tahu atau ragu sama prodi ini, mungkin 5 fakta menarik di bawah ini akan membantu kami memahami prodi ini secara lebih baik. Syukur kalau tertarik!

Baca Juga : Kalau 6 Kiat ini Sudah Kamu Lakukan, Niscaya Habis Lulus Kuliah Langsung Dapat Kerja

1. Peminat tiap tahunnya makin bertambah, lho!

Seiring dengan era informasi, makin banyak calon mahasiswa baru yang mulai melirik prodi ini. Walaupun banyak orang yang masih asing namanya, namun faktanya peminat dari prodi ini terus meningkat tiap tahunnya. Misalnya saja Prodi Ilmu Perpustakaan di Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, pada tahun ini berada di 3 besar prodi paling diminati di fakultasnya.

2. Subjek keilmuannya bukan buku!

Kebanyakan orang dengan sok tahu mengira bahwa mahasiswa Ilmu Perpustakaan cuma belajar buku. Cara menyampul buku, menata buku di rak, sampai membersihkan debu di buku-buku tua. Tentu saja mahasiswa prodi ini belajar itu semua. Tapi yang kebanyakan orang tidak tahu adalah bahwa buku hanyalah salah satu wadah informasi yang dipelajari di prodi ini.

Yap! Subjek keilmuan yang dikaji di prodi ini adalah informasi. Informasi bisa berada dalam wadah apa saja. Meskipun memang buku adalah salah satu wadah informasi yang paling dikenal masyarakat.

3. Banyak mata kuliah berbasis teknologi!

Masih terkait dengan fakta nomor 2, karena yang dikaji dalam prodi ini adalah informasi maka mahasiswa harus terbiasa dengan perkembangan teknologi yang pesat. Saat ini perpustakaan digital sudah mulai bermunculan dimana-mana. Jika mahasiswa prodi Ilmu Perpustakaan saja gaptek, gak kebayangkan betapa perpustakaan di masa depan akan macet!

Beberapa mata kuliah teknologi yang dipelajari di prodi ini misalnya Teknologi Multimedia untuk keperluan promosi perpustakaan, Perancangan dan Pembuangan Pangkatan Data Sederhana, Aplikasi Teknologi Pengelolaan Informasi, Manajemen Perpustakaan Digital, bahkan belajar bahasa pemrograman web HTML. Lengkap banget, kan?

Baca Juga : 6 Jurusan Kuliah Nggak Terkenal yang Punya Prospek Cemerlang di Dunia Kerja. Berani Coba?

4. Nggak ada matkul hitung-hitungan, aman!

Buat kalian yang anti banget buat berkutat dengan soal berhitung atau semacamnya, prodi ini bersih dari mata kuliah seperti itu kok. Prodi ini termasuk rumpun Sosial dan Humaniora sehingga tidak banyak mata kuliah yang membutuhkan kemampuan berhitung seperti dalam rumpun Sains dan Teknologi.

Namun meski dalam mata kuliah prodi ini tidak mengandung hitung-menghitung, namun di tingkat ketiga biasanya akan ada mata kuliah metodologi penelitian untuk persiapan tugas akhir kalian. Nah biasanya di matkul inilah kalian akan bertemu kegiatan menghitung jika kalian mengambil penelitian kuantitatif. Tapi selain itu, aman kok!

5. Peluang kerjanya masih sangat luas!

Tidak seperti prodi mainstream yang hampir ada di semua kampus seperti ekonomi dan akuntansi, prodi Ilmu Perpustakaan masih dibilang cukup jarang. Jumlah alumni yang tidak terlalu banyak serta permintaan dunia kerja yang masih sangat tinggi membuat jarang sekali lulusan prodi ini yang menganggur dalam waktu yang lama. Kecuali kalau anaknya sendiri yang males, ya!

Untuk pekerjaan yang biasanya dikerjakan oleh lulusan prodi ini adalah tentu saja pustakawan. Namun kesempatan untuk berkarir sebagai arsiparis pun sama besarnya dengan pustakawan karena memang mahasiswa juga belajar mengenai kearsipan di prodi ini.

Jadi itulah prodi Ilmu Perpustakaan yang acapkali dianggap rendah oleh banyak orang. Pastikan kamu selalu mencari kebenaran informasi terhadap sesuatu sebelum kamu menilainya, ya!

 

 

 

 

Sumber : Idntimes.com

Komentar