4 Solusi Menentukan Pilihan Ketika dapat Dua Tawaran Pekerjaan Sekaligus. Galau? Nggak Perlu

0-apilihan

Hai Sobat ICampus! Setelah lulus sekolah dan kuliah, beberapa orang memilih untuk langsung bekerja. Pada proses ini, rejeki masing-masing orang tentu berbeda. Ada yang langsung mendapat panggilan, ada yang menunggu lama. Bahkan ada yang mendapat tawaran dari dua perusahaan yang diimpikan sekaligus.

Bukan saja kamu yang belum dapat tawaran pekerjaan sampai saat ini, tapi mereka yang mendapat tawaran pekerjaan dari dua perusahaan bahkan lebih pun juga frustasi. Frustasi untuk mengevaluasi hal penting apa yang harus diputuskan sebelum menerima salah satu tawaran. Kalau ingin berpikir gampang, ya tinggal pilih pekerjaan yang menawarkan gaji tertinggi saja. Tapi dalam dunia kerja, gaji bukan satu-satunya faktor yang harus diutamakan dalam memutuskan menerima tawaran pekerjaan.

Berikut 4 hal yang mesti kamu pertimbangkan sebelum memutuskan untuk menerima tawaran pekerjaan.

Baca Juga : Jangan Abaikan 5 Hal Penting ini Saat Melamar Pekerjaan

1. Kamu harus mempertimbangkan perusahaan manakah yang sesuai dengan nilai-nilai yang kamu yakini

Misal, jika kamu orang yang sangat idealis, jangan menerima tawaran pekerjaan dari perusahaan yang akan menggadaikan idealismemu itu. Jika kamu seorang pecinta lingkungan, tentunya kamu nggak mau kan, kalau harus bekerja pada perusahaan yang mungkin berkontribusi pada kerusakan lingkungan?

Nah, sebagai langkah awalnya, kamu harus mempelajari perusahaan yang menawarkan pekerjaan. Apakah akan memberikanmu kebahagiaan?

2. Pilih perusahaan yang menawarkan peluang terbaik untukmu berkembang sebagai profesional

Sebelum memutuskan bekerja, kamu harus sudah punya tujuan kariermu seperti apa, dan apakah perusahaan yang menawarkan pekerjaan ini bisa membantumu untuk mencapai semua tujuan itu.

Bekerja harusnya nggak ‘sekadar bekerja’, pilih perusahaan yang menyediakan ruang untuk kamu tumbuh sebagai professional, bukan yang membuatmu jalan di tempat. Pertimbangkan perusahaan yang menawarkan peluang terbaik, bukan yang sekadar gaji terbaik.

3. Lakukan pertimbangan sejak dari proses interview, gali informasi untuk gambaran umum kariermu

Pada saat interview, bukan saja pihak perusahaan yang melakukan penilaian terhadapmu. Kamu juga harus melakukan penilaian kepada perusahaan, melalui kesempatan bertanya kepada pewawancara. Usahakan kamu sudah paham kondisi perusahaan, sehingga bisa mengajukan pertanyaan yang memberimu gambaran umum.

Selain itu, perhatikan dengan cermat setiap fakta atau data yang dijelaskan oleh pewawancara. Dari sana, seharusnya kamu sudah memiliki gambaran akan bagaimana kamu jika bekerja di perusahaan itu.

Baca Juga : Galau ala Fresh Graduate, Bekerja atau Lanjut S2? 5 Hal Ini Bisa Jadi Pertimbanganmu

4. Apakah perusahan tersebut menyediakan tunjangan kesehatan, waktu untuk liburan serta pengembangan profesional? Sudah saatnya mengambil keputusan

Karena jika perusahaan tersebut menyediakan layanan tambahan seperti jaminan kesehatan, pendidikan dan liburan kepada karyawannya, maka tandanya lewat kompensasi itu, perusahaan berinvestasi kepada pengembangan jangka panjang para pekerjanya.

Jika kamu ditawari gaji yang rendah, namun di sisi lain perusahaan menawarkan lebih banyak manfaat tak berwujud seperti yang sudah disebutkan di atas, maka sudah bisa dipastikan perusahaan mampu setia kepada para pekerjanya.

Namun di luar 4 pertimbangan di atas, sebenarnya nggak ada peluang kerja yang merugikan. Sekalipun kamu keliru dalam memilih perusahaan tempat bekerja, toh kamu nggak selamanya di sana. Anggap waktu yang kamu habiskan di pekerjaan yang ‘keliru’ itu sebagai pengalaman berharga yang membantu kamu untuk berkembang.

Tapi, alangkah baiknya jika pada pilihan pertama kamu sudah langsung cocok dengan perusahaan dan berproses sebagai profesional di dalam lingkungan kerja yang matang. Semoga lebih mantap memilih, ya!

 

Sumber : Hipwee.com

Komentar