Cuma Mereka yang Kuliah Sambil Kerja, yang Mengalami 7 Problematika Ini

entrepreneur-593358_640-750x496

Hai Sobat ICampus! Dalam 24 jam per hari digunakan sebagai waktu sekolah dan belajar serta bersosialisasi dengan orang lain. Selain itu, masih ada waktu kosong untuk mengisi dengan hal lainnya. Salah satunya adalah bekerja sesuai kemampuan dan skill yang dimiliki, kerja paruh waktu misalnya. Namun, hal ini pun juga tidak mudah untuk dikerjakan bagi sebagian orang karena berbagai tantangan dan rintangan. Apa saja ya kira-kira tantangannya?

Baca Juga : 6 Hal Positif Saat Menjadi Seorang Bendahara

1. Kebanyakan, mereka yang sekolah sambil bekerja akan kewalahan dan sering merasa lelah.

Tidak bisa dipungkiri bahwa melakukan kegiatan sekolah dan bekerja adalah dua hal yang berat dan sama-sama menguras tenaga besar. Sesudah menjalani proses belajar yang penat, seseorang masih harus berkutat dengan dunia kerja yang penuh tantangan. Rasa lelah pun semakin menumpuk ketika bertemu teman kerja yang menjengkelkan. Hal ini tidak bisa dihindari karena setiap hari kita bertemu dengan orang lain dan bersosialisasi di tempat kerja.

2. Jam tidur pun tidak teratur dan mengganggu jam istirahat seseorang.

24 jam dalam sehari nampaknya akan terasa kurang bagi dia yang menjalani sekolah sambil bekerja. Jam tidur pun akan berantakan karena banyak hal yang harus dikerjakan. Seusai jam sekolah, harus bekerja. Setelah itu, masih harus mengerjakan tugas sekolah untuk esok hari dan belajar untuk tes di sekolah.

3. Selalu galau dengan waktu yang berkejaran antara sekolah dan bekerja.

Di balik kegiatan yang rumit, ada waktu yang selalu mengejar. Tak jarang, seseorang yang bersekolah dan bekerja, akan mengalami perputaran waktu yang sangat cepat dan tidak terasa. Saat itu terjadi, maka seseorang akan mengalami kebingungan dalam mengatur waktu karena banyak kegiatan yang harus dilalui, antara lain harus kerja kelompok, mengerjakan projek di luar sekolah dan lain-lain.

4. Mereka akan mengeluarkan tenaga besar dan ekstra berpikir dalam melakukan dua kegiatan sekaligus.

Bukan hanya waktu yang akan mengejar kehidupan seseorang dalam bersekolah sambil bekerja, namun tenaga dan pikiran pun jelas terkuras habis setiap harinya. Bayangkan, seseorang harus berpikir dan konsentrasi penuh di sekolah dengan memperhatikan penjelasan guru atau dosen. Setelah itu, seseorang harus mengeluarkan tenaga ekstra dalam bekerja.Terkadang, hal ini berdampak pula pada naluri yang juga akan lelah loh.

5. Terkadang, akan melalaikan tugas penting dari sekolah karena harus membagi waktu dengan bekerja.

Tugas dan berbagai projek di sekolah menjadi terbengkalai karena kurangnya waktu dan tenaga untuk menyelesaikannya. Apalagi, tugas bersama teman kelompok yang mengharuskan kita untuk hadir di sebuah kelompok. Untuk izin tidak bekerja pun pasti sulit. Alhasil, tugas sekolah tidak terurus dan nilai di sekolah menurun akibat hal tersebut. Hal ini dapat berdampak pada nilai akhir di sekolah loh. Hati-hati!

Baca Juga : 5 Tanda Bahwa Kamu Sedang Membutuhkan Waktu Untuk Sendiri 

6. Kurang konsentrasi di tempat kerja karena memikirkan tes dan tugas di sekolah.

Memang harus ada salah satu yang dikorbankan di antara dua pilihan. Ketika seseorang sudah memutuskan untuk bekerja, maka resiko kegiatan sekolah akan terbengkalai pun harus siap diterima. Terkadang, seseorang sanggup untuk melakukan dua kegiatan tersebut. Namun, lama-kelamaan pasti akan jenuh dan kewalahan dengan berbagai kegiatannya.

7. Kurang ada waktu bersama teman untuk hangoutdan nongkrong.

Hal yang pasti harus dikorbankan adalah pergi keluar bersama teman sebaya. Seperti anak muda lainnya yang membutuhkan waktu untuk nongkrong dan hangout bersama teman. Hal ini akan jarang kamu temui dan lakukan saat memilih untuk bersekolah sambil bekerja. Rasa penat dan jenuh tak jarang akan ditemui. Namun, inilah resiko dari pilihan yang kamu pilih sendiri.

Sebelum melangkah untuk mengambil keputusan besar, pastikan dirimu sudah siap menjalaninya.

 

 

 

 

 

Sumber : Idntimes.com

Komentar