5 Pelajaran Hidup Anak Kos Ketika Ramadan Tiba

ce56daa3-46b9-4815-a074-00e97a737d4f

Hai Sobat ICampus! Sebagai seorang yang berjuang untuk mewujudkan cita-cita dan jauh dari orang tua, kamu pasti mengalami berbagai pengalaman hidup yang sangat berharga. Mulai dari pengalaman yang menyenangkan ataupun pengalaman buruk yang membuatmu belajar untuk menghargai kehidupan. Lantas, pada saat bulan Ramadan tentunya ada pelajaran hidup yang bisa kamu petik dari bulan penuh berkah ini. Yuk, simak 5 pelajaran hidup yang mungkin bisa kamu rasakan sebagai anak kos!

Baca Juga : Buat Mahasiswa Baru, 5 Hal Ini Perlu Kamu Sadari sebelum Mulai Kuliah 

1. Menjadi lebih mandiri dan kuat

Tentunya kamu merasakan perbedaan ketika kamu masih duduk di bangku sekolah dan ketika kamu menempuh pendidikan tinggi atau ketika kamu sudah bekerja. Jauh dari orang tua membuatmu harus melakukan segala sesuatu dengan sendiri. Begitupun ketika Ramadan tiba, tentunya kamu harus mempersiapkan hidangan buka puasa dan sahur dengan mandiri. Entah kamu memilih untuk memasak dan membelinya, hal ini merupakan cerminan bahwa kamu sudah bertransformasi menjadi manusia yang lebih mandiri dan kuat dalam segala situasi, tak terkecuali dalam budan Ramadan.

2. Mengajarkan arti jarak dan waktu

Bulan Ramadan merupakan momen untuk merayakan kebersamaan bersama keluarga dan orang terkasih. Namun, terkadang berbagai aktifitas dan tak adanya hari libur membuat anak perantauan tak sempat untuk pulang ke kampung halaman untuk sekedar merasakan sahur dan berbuka bersama keluarga. Untungnya, teknologi memudahkan kita untuk tetap terhubung dengan mereka. Tentunya hal ini menjadikan kamu lebih mengerti akan arti jarak dan waktu sehingga kamu lebih menghargai setiap momen yang hadir dan tentunya bersyukur.

3. Memperkuat jalinan pertemanan melalui tarawih di Masjid

Setelah menyantap hidangan berbuka puasa, bersiap-siap untuk Sholat Tarawih adalah kegiatan yang selanjutnya dilakukan oleh umat Islam. Tak terlebih bagi anak kos, bersama-sama menuju Masjid untuk beribadah merupakan suatu hal yang memperkuat jalinan dan rasa kebersamaan antar anak perantauan. Selain itu, mengenal lingkungan dan orang-orang sekitar membuatmu lebih mudah beradaptasi terhadap orang-orang baru. Sehingga, hal ini yang menjadi kelebihanmu, bahwa orang akan mudah akrab denganmu dan tentunya membuat diri kamu lebih bersosialisasi terhadap lingkungan tempat tinggalmu.

4. Pandai melihat peluang bisnis

Bulan puasa tentunya menjadi ladang bisnis bagi siapapun yang melihat peluang. Anak kos pun tak luput menjadi pelaku bisnis dadakan. Berjualan berbagai makanan buka puasa yang beragam dari daerah nya masing-masing merupakan konsep yang menarik minat para pembeli. Sebagai anak perantauan, peluang bisnis yang di dapatkan oleh anak kos lebih tinggi karena keanekaragaman kuliner yang tak di dapatkan di tempat jualan lainnya. Sehingga kamu bisa mendapatkan pundi-pundi rupiah dan juga ilmu bisnis yang sangat berguna untuk kedepannya.

Baca Juga : Ngabuburit Sambil Nulis? Ini 7 Manfaat Positif Bagi Kehidupanmu

5. Ahlinya mengatur keuangan

Hal ini tentunya sudah melekat di dalam diri anak kos! Merantau dan jauh dari orang tua tentunya mengajarkan kamu untuk lebih berhemat dan bijak dalam mengeluarkan uang. Terlebih ketika bulan Ramadan tiba, tak terhitung berapa jumlah temanmu yang menawarkan untuk buka bersama. Namun, tentunya kamu dapat memilih pengeluaran yang penting sehingga kamu dapat lebih bijak dalam pengeluaran bulananmu. Terlebih kamu terkadang merasa bimbang untuk membeli suatu barang namun berfikir apakah barang tersebut benar-benar kamu butuhkan. Pada akhirnya, kamu memilih untuk memenuhi kebutuhan yang bener-benar dibutuhkan, bukan sesuatu yang hanya kamu inginkan. Sehingga, hingga akhir bulanpun kamu masih sanggup untuk menghidupi diri kamu.

Itulah kelima pelajaran hidup yang dapat kamu petik dan dapatkan ketika bulan Ramadan tiba. Anak kos yang citranya serba kekurangan ternyata menyimpan banyak pelajaran hidup yang mungkin tidak di dapatkan oleh anak lainnya. Jadi, apapun yang kamu hadapi, semua dapat diambil sisi positif dan pelajarannya ya! Semangat berpuasa!

 

 

 

 

Sumber : Idntimes.com

Komentar