9 Keistimewaan yang Hanya Dirasakan Saat Menyandang Status Mahasiswa

membaca

Hai Sobat ICampus! Setuju gak kalau status mahasiswa itu lebih banyak senangnya? Kenikmatan yang diperoleh dari status ini bahkan menjadikannya masa terbaik yang akan kamu alami. Mahasiswa dianggap sudah cukup dewasa untuk melakukan berbagai tanggung jawab, namun juga cukup mudah untuk memperoleh berbagai bantuan dan kemudahan.

Berbagai keistimewaan tersebut apabila dimanfaatkan dengan maksimal akan membentuk karakter manusia panutan. Apa aja sih keistimewaan yang hanya dirasakan saat menyandang status sebagai mahasiswa?

Baca Juga : Tanpa Disadari, 6 Hal Ini Paling Membuat Waktumu Jadi Tidak Produktif

1. Seminar istimewa harga mahasiswa

Dalam sebuah seminar atau konferensi biasanya mahasiswa mempunyai tarif tersendiri. Tarif mengikuti seminar atau konferensi pun umumnya paling rendah ada di garis harga mahasiswa. Ini membuktikan kalau mahasiswa itu diperlakukan istimewa, bahkan pada acara yang bergengsi sekalipun.

Harapannya tidak lain agar mahasiswa bisa tetap memperoleh tambahan ilmu pengetahuan dan wawasan sekaligus bertahan hidup dengan layak. Kalau orang lain sudah menganggapmu spesial, tidak ada alasan untuk mahasiswa melewatkannya.

2. Mendapat pemakluman saat melakukan kesalahan

Menyandang posisi sebagai pemberlajar, seorang mahasiswa wajar untuk melakukan kesalahan. Komentar orang-orang bahkan bisa jadi berbeda dengan orang yang benar-benar sudah bekerja. Biasanya hanya seloroh pemakluman seperti, “Oh… masih mahasiswa. Ya udah sih.” muncul atas kesalahan yang dilakukan. Banyak melakukan kesalahan berarti banyak juga yang kita pelajari. Mumpung ada pemakluman itu, jangan takut lagi untuk melakukan kesalahan.

3. Saat liburan dan pulang ke rumah kamu bisa melakukan apapun bahkan tidak melakukan apapun tanpa dimarahi

Pulang kampung saat libur semester menjadi saat yang ditunggu-tunggu mahasiswa terutama bagi mahasiswa perantau. Di rumah, keberadaanmu saja sudah menjadi kebahagiaan orangtua. Jadi apapun yang kamu lakukan atau apapun yang tidak kamu lakukan tidak banyak mempengaruhi emosi orangtuamu. Namun jika kamu kelihatan produktif, orangtuamu pasti akan semakin bangga.

4. Akses berbagai sumber pendanaan terbuka lebar

Mahasiswa senantiasa digadang sebagai agen perubahan. Dan membuat perubahan itu menjadi aksi nyata pastinya membutuhkan banyak dana. Berbagai pihak menyadari hal itu. Alhasil, pemerintah serta berbagai organisasi maupun perusahaan berbondong-bondong menggelontorkan dana untuk mahasiswa. Mulai dari beasiswa hingga hibah spesifik untuk menghasilkan karya dikhususkan untuk mahasiswa.

5. Kesempatan mengeksplor banyak hal baru untuk menemukan jati diri

Fasilitas kampus termasuk berbagai organisasi di dalamnya merupakan media yang diciptakan untuk mahasiswa mengembangkan diri. Bahkan jika dirasa kurang, pintu untuk mencicipi berbagai hal di dunia luar juga terbuka lebar. Memanfaatkan semua kemewahan tersebut hanya bisa dirasakan ketika kamu menjadi mahasiswa. Eksplor saja semuanya hingga kamu menemukan apa yang menjadi passion. 

Baca Juga : 6 Mindset yang Harus Dimiliki untuk Meraih Hidup Mapan di Usia Muda

6. Waktu yang tepat untuk bertualang ke berbagai destinasi

Sesungguhnya, di tengah berbagai tugas yang kejar mengejar, mahasiswa mempunyai waktu luang yang cukup panjang. Terutama di saat libur antar semester tiba. Masa tersebut sangat sayang jika dibiarkan lewat begitu saja.

Menggunakannya untuk berkelana ke berbagai tempat baik di dalam dan luar negeri bisa menjadi pilihan paling tepat. Pasalnya dengan menjelajahi berbagai negeri, kamu akan mampu menemukan banyak pelajaran baru yang tidak didapatkan di kampus manapun.

7. Bisa melakukan apa saja untuk dirimu sendiri

Mau rambut gondrong, cat rambut warna pink silakan. Mau gak mandi seminggu juga tak banyak yang peduli. Tidak ada yang akan melarangmu. Kamu bebas melakukan apapun yang kamu inginkan untuk diri sendiri. Namun atas semua itu, seorang mahasiswa juga musti sadar jika konsekuensi harus mereka terima sendiri juga. Kalau kata orang sih mahasiswa itu bebas. Tapi Kebebasan yang bertanggung jawab, ya!

8. Bebas akses ke berbagai sumber informasi ilmiah dan jurnal berkualitas

Mahasiswa kian beruntung dengan terbuka lebarnya akses terhadap informasi yang valid. Biasanya kampus mempunyai berbagai koleksi buku akademis super lengkap yang akan menuntaskan dahaga mahasiswa akan ilmu pengetahuan.

Tidak jarang pula, kampus akan berlangganan sejumlah jurnal dan kanal informasi terpercaya agar mahaiswa-mahasiswanya mampu menghasilkan buah karya yang berkualitas. Selain itu, informasi-informasi tersebut tentu bisa menjadi rujukan bandingan ketika kabar hoax bertebaran di dunia sosial. Kan gak keren kalau mahasiswa termakan hoax.

9. Mempunyai kesempatan bertemu dengan orang-orang berwawasan luas dan hebat

Dosen pengajar mahasiswa adalah orang-orang terpilih dan berwawasan luas. Tidak jarang mereka juga orang penting di suatu jajaran. Mengenal mereka tentu akan mengubah sudut pandangmu terhadap dunia pengetahuan.

Tidak hanya dosen, orang-orang penting dan berpengaruh bisa kamu temui dalam berbagai kesempatan. Misalnya pada seminar yang kamu hadiri, acara organisasi yang kamu selenggarakan atau mungkin dalam komunitas dimana kamu bergabung di dalamnya.

Keistimewaan menjadi mahasiswa adalah anugerah. Memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya akan membentukmu menjadi pribadi yang unggul pula. Hidup Mahasiswa!

 

 

 

 

 

Sumber : Idntimes.com

Komentar