Sadari Diri, 5 Kerugian Saat Terlalu Membatasi dari Pergaulan

karyawan-produktif

Hai Sobat ICampus! Sebagai manusia, menjalin pertemanan dengan orang lain adalah suatu kebutuhan. Sebab bagaimanapun manusia sanggup melakukan berbagai hal dalam hidup mereka seorang diri, mereka tetap akan membutuhkan bantuan dari orang lain. Tidak ada yang benar-benar sanggup melalui kesulitan seorang diri tanpa campur tangan orang lain.

Namun tetap saja ada manusia yang memilih untuk membatasi pergaulan mereka. Lebih dari sekedar pemilih dalam berteman. Mereka akan membatasi diri untuk hanya menanggapi orang lain dan meminta bantuan orang lain jika memang benar-benar diharuskan. Perasaan sanggup melakukan semua seorang dirilah yang menjadi salah satu penyebabnya. Tentu saja hal ini memberi dampak yang buruk bagi kehidupan manusia itu sendiri. Beberapa kerugiannya antara lain.

Baca Juga : Selain Buku, Gali 6 Level Ilmu Ini Supaya Kamu Makin Berkembang

1. Sulit bagimu untuk berbagi keluh kesah

Bukan hanya sulit mendapatkan saran dan pertolongan dari orang lain saat mengalami kesulitan. Membatasi pertemanan membuat kita sulit untuk berbagi keluh kesah dengan orang lain. Kita akan menyimpan semua masa sulit seorang diri. Tanpa mempedulikan orang lain yang sebenarnya bisa menjadi sandaran dan tempat kita bercerita.

Banyak sekali alasan kenapa seseorang enggan berbagi keluh kesah dengan orang lain. Salah satunya adalah pengalaman masa lalu, dimana kepercayaan yang diberikan kepada orang lain sebagai tempat bercerita dirusak begitu saja. Hingga ia pun ragu untuk kembali membagi kisahnya kepada orang lain. Namun hal ini merugikan diri kita sendiri. Karena kita akan menyimpan semuanya sendirian.

2. Merasa pendapat yang paling benar

Sulitnya menerima orang lain di dalam hidup kita membuat kita merasa menjadi manusia yang paling baik dari lainnya. Kita akan berpikir bahwa semua pendapat dan asumsi kitalah yang paling benar. Kita seolah menjadi manusia yang paling tahu segalanya. Tidak membutuhkan saran dan pendapat orang lain. Sebab hanya kitalah yang bisa menentukan mana baik dan buruknya suatu keputusan.

Padahal sebenarnya justru kitalah yang butuh bantuan. Kita harus keluar dari kondisi dimana kita merasa paling benar. Perasaan dan pikiran ini akan merusak diri kita sendiri. Kita akan sulit berdiskusi dengan orang lain, terlebih menerima suatu keputusan yang telah disepakati bersama. Terlebih jika hal itu tidak sesuai dengan apa yang kita yakini.

3. Ilmu dan pengalamanmu tak akan berkembang

Siapa bilang pertemanan hanya bisa membantu kita menyelesaikan suatu masalah. Memiliki teman yang banyak bisa menambah ilmu dan pengalaman di dalam hidup kita. Banyak yang akan berbagi ilmu baru dan pengalaman yang tidak pernah kita rasakan sebelumnya. Sehingga kita pun akan lebih tahu banyak hal dari yang tidak kita ketahui.

Namun jika kita justru membatasi pergaulan, maka kesempatan kita mendapatkan ilmu dan pengalaman baru menjadi lebih sempit lagi. Kita akan merasa cukup dengan yang kita miliki saat ini. Padahal di kemudian hari kita pasti akan membutuhkan ilmu dan pengalaman tersebut.

4. Empati dan toleransimu tidak akan terlatih

Menjalin hubungan dengan banyak orang bukan hanya memberikan kita kesempatan untuk menjadi lebih baik dari segi ilmu dan pengetahuan. Tapi juga membantu kita mengembangkan empati dan toleransi terhadap sesama. Sebab mengenal dan berkomunikasi dengan orang melatih diri kita untuk memahami kondisi dan menghargai keadaan mereka.

Tapi jika kita membatasi diri dari pergaulan, justru hal tersebut tidak akan pernah kita rasakan. Empati dan toleransi kita terbatas hanya untuk diri sendiri. Atau justru tidak ada lagi perasaan tersebut. Sebab yang kita pikirkan hanya diri sendiri, tidak ada orang lain di dalam hidup kita.

Baca Juga : 5 Skill yang Kamu Butuhkan untuk Bertahan di Dunia Kerja Modern 

5. Lebih mudah bagimu berlaku seenaknya

Memikirkan diri sendiri mendorong kita untuk berperilaku seenaknya dan semau kita. Tidak ada rasa ingin melakukan sesuatu bagi orang lain. Kita hanya ingin melakukan apapun untuk diri sendiri. Baik atau buruknya semua dilakukan untuk memenuhi hasrat dan keinginan pribadi kita sendiri.

Hal ini juga membuat kita semakin sulit berperilaku baik terhadap orang lain. yang kita tahu hanyalah apapun yang terbaik untuk diri sendiri. Sedangkan orang lain tidak berpengaruh apapun terhadap hidup kita. Memilih dan memilah siapa yang akan kita jadikan teman memang hal yang wajib. Tapi bukan berarti kita harus membatasi pergaulan sehingga menyulitkan diri sendiri.

 

 

 

 

 

Sumber : Idntimes.com

Komentar