7 Tanda Ini Bukti Kamu Mulai Jadi Pribadi yang Tangguh dan Berani

membaca

Hai Sobat ICampus! Tantangan yang hilir mudik dalam hidup memang bikin semangat insan manusia mudah kendur. Ada yang memilih berhenti bahkan sebelum rintangan datang menerpa. Tetapi, justru ada para kesatria yang tak gentar meski bertubi-tubi dihajar kerasnya cobaan hidup.

Sikap tak mudah menyerah menatap hari esok yang lebih keras adalah bukti bahwa pribadi seseorang mulai jadi lebih kuat dan berani dari sebelumnya. Selain itu, ada beberapa tanda yang sejatinya menunjukkan bahwa seseorang sudah beranjak menjadi pribadi yang kuat dan berani. Apa sajakah tanda-tanda itu?

Baca Juga : Gak Akan Rugi, Ini 5 Kegiatan Amal yang Bisa Kamu Lakukan Sejak Muda

1. Tiada rasa sungkan bertanya hal-hal baru

Ada pepatah lama mengatakan “malu bertanya sesat di jalan”. Meski selalu diungkapkan sejak lama tapi pepatah ini tak lekang dihempas zaman. Malahan, pepatah ini membuktikan bahwa bertanya adalah wujud keberanian mendobrak rasa penasaran yang terkurung selama ini di dalam pikiran.

Selalu ingin tahu banyak hal positif adalah contohnya. Berusaha mencari tahu apa yang ada di sekitar kita akan menambah wawasan serta pengalaman hidup. Dengan begitu, pandangan terhadap dunia makin terbuka lebar dan membantu kita dalam menyikapi berbagai macam hal.

2. Habiskan waktu dengan orang yang memberikan nilai kebaikan

Memilih siapa yang layak dijadikan teman menjadi penting. Jika salah, maka jalan hidup seseorang bisa terjerumus pada kesalahan yang bakal disesali seumur hidup. Dikelilingi orang yang selalu memberikan nilai positif akan mengantarkanmu sedikit demi sedikit pada pribadi yang jauh lebih kuat dan penuh optimisme.

Nilai-nilai positif di sini tak hanya sekadar pujian. Kritikan dan saran juga pasti akan mampir kepadamu jika orang-orang baik di sekitarmu masuk dalam lingkaran pertemanan. Itu semua dilakukan sebagai bentuk cinta agar kamu terus menerus tumbuh baik dan tak melenceng ke hal-hal buruk.

3. Bersikap jujur pada diri sendiri dan orang lain meski akan menyakitkan

Bagi kebanyakan orang, kejujuran saat ini begitu mahal harganya. Beberapa di antara kita lebih memilih berbohong menyembunyikan aib dari orang lain. Padahal, kebohongan tersebut juga sama saja membohongi diri sendiri. Pada akhirnya, banyak yang tersakiti karena kebohongan yang sudah tercipta.

Untuk itulah, kejujuran sangat dibutuhkan di sini. Meski akan ada rasa sakit yang berbekas pada diri sendiri dan juga orang lain yang mendengarnya, setidaknya perasaan itu akan berangsur-angsur pulih karena kita menerima dan berusaha memperbaikinya. So, masih mau bersembunyi di balik tipu muslihat dan membuatmu jadi manusia lemah?

4. Bertindak baik dan sopan pada orang lain, meski mereka pernah menyakitimu

Tindakan seseorang yang bikin hati sakit bukan main memang sulit lepas dari ingatan. Namun, membalas perbuatan buruknya dengan tindakan tak baik justru malah memperlihatkan diri sendiri sebagai pribadi pendendam. Hal ini malah membuatmu tampak buruk di mata orang lain.

Berbuat baik dan sopan di depan mereka yang sempat menyakitimu adalah cara jitu menunjukkan bahwa kamu pribadi tangguh dan berkelas. Orang lain pun akan sadar bahwa tak sepatutnya kamu disakiti olehnya. Selain itu, perbuatan baik ini juga menjadi tanda bahwa kamu sudah berbaikan dengan masa lalu yang kelam.

5. Tak kenal lelah menempa kemampuan sedikit demi sedikit meski awalnya terasa sulit

Masih ingatkah kamu saat pertama kali mencoba naik sepeda? Apakah kamu jatuh di awal mencoba? Jika iya maka kamu tak sendiri. Di luar sana, ada banyak orang yang mengalami kegagalan ketika mulai mencoba. Tapi, sikap selanjutnya yang jadi pembeda.

Bila memilih menyerah sebelum mencoba lagi maka seseorang takkan mungkin merasakan kegagalan tapi kesempatan untuk berhasil pun juga tertutup. Beda dengan yang terus berusaha sedikit demi sedikit. Mental dan kemampuannya tertempa seiring waktu bergulir meski harus melalui serangkaian cobaan. Hasilnya? keahliannya bertambah dan manisnya keberhasilan sukses diraih. Inginkah kamu seperti ini?

6. Menerima kelebihan dan kekurangan yang ada selama ini apa adanya

Membandingkan apa yang kita punya dengan orang lain memang tak ada habisnya. Ujung-ujungnya, kita jadi iri dan terus menyalahkan diri sendiri mengapa tak bisa menjadi seperti orang lain. Kalau sudah begini, fokus pikiran kita habis untuk melihat dan mengutuk kekurangan daripada kelebihan yang dipunya.

Contoh buruk itulah yang membuat seseorang jadi pribadi kurang bersemangat. Pikirannya diisi dengan prasangka bahwa dirinya tak bisa berbuat apa-apa. Sebaliknya, pribadi yang menerima kekurangan dan kelebihan apa adanya akan membuatnya terus terpacu meraih apa yang dia inginkan. Kesuksesan orang lain dijadikannya motivasi agar bisa sukses di hari esok.

Baca Juga : 5 Langkah Mulai Hidup Minimalis, Gak Pakai Ribet

7. Berani akui kesalahan dan belajar dari apa yang telah berlalu

Bersikap jantan mengakui kesalahan dan belajar dari yang telah lewat menjadikanmu sosok yang tangguh dan berani keluar dari keterpurukan. Dari tindakan itu, kamu belajar bahwa setiap manusia pasti pernah berbuat salah. Yang jadi pembeda adalah apakah kamu mau belajar untuk tak mengulanginya atau justru diam dan terperosok lagi dalam lubang yang sama.

Menjadi pribadi tangguh dan berani bukan hanya perkara siapa yang kuat secara fisik. Jauh dari itu, ketangguhan dan keberanian seseorang dilihat dari seberapa besar kemauan seseorang lepas dari cobaan dan berkembang untuk kebaikannya. Jadi, ambil langkah dari sekarang untuk kehidupanmu yang lebih bermutu.

 

 

 

 

Sumber : Idntimes.com

Komentar