5 Langkah untuk Mengubah Passion Kamu Menjadi Karier!

1096114-1437679280-92ecccec103acb58a6c5600d72b8b333

Hai Sobat ICampus! Demi finansial yang stabil, banyak yang menganggap karier atau pekerjaan sebagai sesuatu yang sepele, mungkin tidak sedikit yang berpikir bahwa yang penting dapat job, masalah suka atau tidaknya belakangan. Hal ini menimbulkan perasaan cepat jenuh dan rasa tidak semangat dalam menjalankannya, lho.

Baca Juga : 6 Trik yang Wajib Diterapkan Saat Hadapi Banyak Tugas

Menyukai apa yang kamu lakukan itu penting, agar kamu enjoy dan tidak cepat stres. Dalam salah satu rangkaian acara “RedTrip Gathering” yang diselenggarakan oleh RedDoorz pada tanggal 5-6 Maret 2019, tim IDN Times berkunjung ke Studio Rosid Bandung, dan bertemu langsung dengan seniman sekaligus pemilik studio lukis tersebut, Rosid. Beliau banyak sharing tentang pengalamannya dan ada beberapa tips nih untuk kamu yang mau melanjutkan passion kamu menjadi karier. Baca lima langkah ini!

1. Cari tahu dan eksplorasi passion kamu lebih jauh

Passion seharusnya menjadi hal yang kamu senang untuk lakukan dan dapat kamu ungguli secara alami. Tapi, kamu harus ingat bahwa ada perbedaan antara hobi dan passion lho ya.

Sebagai contoh, hanya karena kamu suka melukis, bukan berarti kamu harus menjadikan kegiatan tersebut sebagai karier. Kamu mungkin lebih unggul dalam desain, yang memerlukan kemampuan yang serupa dengan melukis. Maka, kamu harus sering-sering eksplorasi segala opsi yang kamu miliki.

2. Perhatikan tingkat peminat dari masyarakat saat itu terhadap bidang yang ingin kamu tekuni

Setelah kamu sudah menemukan passion kamu, sekarang saatnya menganalisa tingkat permintaan pasar akan keahlianmu. Pilihlah bidang pekerjaan yang memiliki tingkat permintaan yang tinggi. Sangat berisiko untuk memilih pekerjaan atau karier yang memiliki pasar yang rendah.

Namun, bila kamu sudah yakin dengan passion kamu tapi ternyata low demand, kamu bisa mencari alternatif lain dengan cara membuat level permintaannya meningkat. Kamu harus cerdas memikirkan dari segi branding dan marketing untuk membuat pasar kamu luas.

3. Buatlah perencanaan yang terinci tentang langkah-langkah apa saja yang harus kamu ambil untuk mengembangkan passion kamu

Buatlah perencanaan yang terinci dan detail mengenai langkah-langkah yang harus kamu ambil untuk mengubah passion-mu menjadi karier yang realistis. Masukkan hal-hal yang perlu kamu lakukan seperti berapa banyak dana yang kamu butuhkan untuk memulai kariermu. Jika memungkinkan, buatlah juga rencana cadangan jika rencana pertamamu tidak berhasil.

4. Lakukan penelitian terhadap bidang yang ingin kamu dalami

Kamu harus melakukan penelitian yang menyeluruh mengenai apa yang dibutuhkan untuk dapat meluncurkan karier di bidang yang kamu minati. Sebagai contoh, kamu mungkin memerlukan peralatan tertentu, atau sertifikasi, gelar, atau pelatihan khusus.

Mungkin juga, kamu perlu merekrut orang lain untuk bantuan dana. Jangan sungkan untuk meminta bantuan dan mencari informasi dari orang-orang yang sudah pakar dalam bidang kamu, ya.

Baca Juga : Judul Skripsi Sering Ditolak? Nih, 5 Tips Biar Cepat di-ACC Dosen

5. Yakinkan diri kamu bahwa kamu bisa melakukannya. Jangan menyerah!

Terkadang mencari pekerjaan yang sesuai dengan passion tidak mudah. Pasti akan banyak kendala karena membangunnya butuh kerja keras dan bersifat independen. Namun, tidak mustahil kok!

“Pada tahun 1989, setelah lulus SMA saya langsung ke Bandung untuk belajar melukis. Saya suka melukis dan memang punya bakat melukis dari kecil. Di bidang-bidang lain saya lemah, tapi di bidang seni rupa saya paling menonjol, dan saya selalu meyakinkan diri bahwa saya bisa, dari situ, karena saya selalu dorong diri saya, timbullah motivasi untuk terus melukis dan melukis. Sampai tahun 2000, saya punya studio sendiri dan bertemu banyak seniman-seniman dan orang-orang sukses lainnya, termasuk pak Presiden Jokowi.” Cerita Rosid.

Tidak ada yang mustahil kan guys?

 

 

 

Sumber : Idntimes.com

Komentar