5 Cara Mudah untuk Mengetahui Prospek Sebuah Jurusan Kuliah

006360600_1459750281-kerja2

Prospek atau peluang kerja di masa depan dari sebuah jurusan kuliah adalah hal yang jarang diketahui para calon mahasiswa. Wajar saja, karena tidak ada yang bisa mengetahui masa depan hidup kita akan seperti apa. Hal ini menyebabkan sebagian calon mahasiswa bingung menentukan pilihan jurusan kuliahnya. Karena bingung tersebut, sebagian besar salah atau tidak tepat memilih jurusan kuliah.

Agar tidak salah dalam memilih jurusan kuliah, sebaiknya teman-teman membaca artikel ini.

Terkait dengan prospek jurusan di masa depan, biasanya minimal diukur dari 2 kriteria yaitu:

1. Mudahnya mencari pekerjaan setelah lulus kuliah.
Mencari pekerjaan setelah lulus kuliah menjadi kriteria pertama. Karena setelah lulus kuliah, biasanya yang dipikirkan pertama adalah segera mencari pekerjaan. Belum terlalu berfikir, gajinya harus besar, bekerjanya harus diperusahaan terkenal atau multinasional, atau harus menjadi PNS.

2. Gaji atau pendapatan yang tinggi setelah masuk di dunia kerja.
Gaji atau pendapatan menjadi kriteria selanjutnya. Setelah bekerja biasanya mulai terbuka wawasan tentang dunia kerja, tentang hak dan kewajiban karyawan juga berapa gaji yangsepantasnya diperoleh pada jenjang atau keterampilan yang setara.

Secara umum, 2 kriteria di atas yang paling banyak digunakan untuk mengukur prospektif tidaknya masa depan para alumni dari suatu jurusan kuliah. Memang, 2 kriteria tersebut bukan kriteria yang mutlak. Ada beberapa kriteria lain yang juga bisa jadi pertimbangan. Seperti, apakah nantinya setelah lulus bisa berwirausaha, atau setelah lulus bisa menjadi PNS dan lain sebagainya.

Sayangnya, tidak semua di antara teman-teman yang hendak memilih jurusan tidak mengetahui apakah suatu jurusan itu prospektif atau tidak? Apakah gaji para alumninya besar dan menggiurkan atau biasa saja? Dan seringkali 2 hal ini yang ditanyakan sebelum memilih jurusan, yaitu apakah mudah mendapat pekerjaan dan apakah gajinya cukup menggiurkan.

Ada beberapa upaya yang dapat teman-teman lakukan untuk mengetahui apakah sebuah jurusan itu prospektif atau tidak. 5 hal diantaranya akan dibahas pada tulisan kali ini.

1. Bertanya kepada guru BP/BK di sekolah.
Jika teman-teman hendak mencari tahu prospek sebuah jurusan kuliah, maka guru BP/BK adalah orang pertama yang sebaiknya teman-teman temui. Biasanya para guru BP/BK akan memberikan gambaran singkat tentang beberapa jurusan, terutama terkait dengan prospeknya di masa depan.

Memang, tidak semua guru BP/BK mengetahui dengan rinci setiap jurusan yang ada di Perguruan Tinggi. Namun demikian, karena perannya sebagai seorang guru yang memberikan bimbingan bagi para siswa, termasuk urusan memilih jurusan, maka biasanya guru BP/BK memiliki pengetahuan yang lebih baik dari pada guru-guru yang lain.

Selain itu, hampir setiap sekolah memiliki guru BP/BK. Jadi tinggal tanya saja di ruangannya. Mudah dan murah biaya bukan?
Jika prospek atau gambaran jurusan yang teman-teman ingin ketahui tidak dapat dijawab dengan cukup jelas oleh guru BP/BK, maka biasanya guru BP/BK akan mencari tahu dan menggali informasi terlebih dahulu hal-hal yang teman-teman tanyakan.

2. Bertanya kepada saudara atau anggota keluarga.
Alternatif selanjutnya adalah bertanya kepada saudara atau keluarga. Teman-teman dapat mencari tahu prospek sebuah jurusan di masa yang akan datang, terutama jika memiliki saudara atau keluarga yang telah kuliah. Minimal ia dapat menjelaskan kondisi perkuliahan dan prospek jurusan atau fakultas di mana ia kuliah.

Keuntungannya dibanding bertanya kepada guru BP/BK adalah kita bertanya kepada orang yang langsung mengalami perkuliahan pada jurusannya. Tentu informasinya akan lebih lengkap.

Namun demikian, tidak semua keluarga memiliki anggota keluarga yang sudah kuliah. Masih banyak keluarga di Indonesia yang anggota keluarganya belum ada yang menempuh perkuliahan. Sehingga tidak bisa bertanya tentang prospek jurusannya.

3. Mencari tahu di surat kabar
Cara selanjutnya untuk mengetahui prospektif tidaknya suatu jurusan adalah dengan mencari tahu di surat kabar.

Bagaimana caranya?
Caranya adalah dengan melihat iklan lowongan pekerjaan yang ada pada surat kabar tersebut. Lowongan pekerjaan apa yang banyak dicari, maka berarti jurusan yang terkait dengan lowongan itulah yang sedang prospektif. Sebab secara tidak langsung adanya lowongan pekerjaan menunjukkan adanya kebutuhan akan tenaga kerja. Adanya kebutuhan tenaga kerja berarti adanya prospek pekerjaan.

Memang, informasi lowongan pekerjaan pada suratkabar belum tentu menyiratkan kebutuhan tenaga yang sebenarnya. Karena boleh jadi kebutuhan tenaga kerja itu hanya satu orang tapi iklannya sampai 14 hari. Seolah-olah iklan itu muncul setiap hari. Padahal hanya sekali.

4. Mencari tahu di internet.
Cara selanjutnya yang lebih akurat adalah dengan mencarinya di internet. Jelajahilah situs-situs penyedia informasi seputar mahasiswa dan kampus (seperti website yang sedang teman-teman baca ini).

Banyak situs yang menyediakan informasi terkait prospek jurusan kuliah. Ada yang membahasnya dengan detail ada juga yang tidak terlalu detail. Jika cara ini yang digunakan, butuh waktu yang agak lama untuk mengumpulkan informasi yang terserak di berbagai situs. Jika telah terkumpul, maka baru dikombinasikan agar dapat saling melengkapi informasinya.

Sayangnya, tidak semua wilayah di Indonesia sudah terjangkau oleh jaringan internet. Jika terjangkaupun, apakah biayanya cukup terjangkau dan menjadi prioritas untuk dipenuhi oleh para pemilik perusahaan teknologi tersebut.

5. Melacaknya di tracer study setiap kampus.
Hal terakhir yang dapat kita lakukan untuk mengetahui prospek sebuah jurusan kuliah adalah dengan melihat hasi tracer study dari kampusnya. Tracer study adalah pelacakan hasil belajar di kampus terhadap para alumninya yang masuk kuliah pada periode tertentu.
Tracer study dilakukan oleh pihak Perguruan Tinggi untuk mengetahui banyak hal dari para alumninya. Hal-hal tersebut antara lain masalah kecepatan mendapatkan pekerjaan setelah lulus, ketepatan dunia kerja dengan pengajaran di kampus, juga berapa rata-rata gaji pada suatu jurusan tertentu.

Informasi yang diperoleh dari tracer study ini cukup lengkap dan akurat. Bahkan lebih lengkap dan lebih akurat dari 4 metode sebelumnya. Sebab melibatkan orang banyak, sumber informasinya adalah para alumninya langsung dan data diolah dengan memenuhi kriteria statistika yang benar.

Sayangnya, tidak semua kampus melakuan tracer study kepada para alumninya. Selain itu bisa juga sebuah kampus melakukan tracer study tapi hasilnya tidak dapat diketahui umum, atau hanya untuk kalangan sendiri.

Demikianlah, 5 hal mudah yang dapat teman-temanlakukan untuk mencari tahu prospek sebuah jurusan kuliah. Silahkan tulisan ini dibagikan, mudah-mudahan memberikan manfaat kepada lebih banyak orang.

Sumber: Infomahasiswa.com

Komentar