Bukan Salah Jurusan, Ini 5 Tanda Kamu Cuma Kurang Motivasi Belajar

malas-kuliah

Ketika kuliah terasa makin berat dan membosankan, banyak mahasiswa yang berpikir bahwa mereka salah pilih jurusan. Rasa malas yang makin besar, hingga cari-cari kegiatan lain untuk pelampiasan. Dilema antara terus melanjutkan demi orang tua, atau berhenti dan memikirkan jurusan lain yang lebih menarik.

Tunggu dulu, kamu jangan buru-buru mengklaim salah pilih jurusan. Bisa jadi situasi yang makin membosankan ini karena kurangnya motivasi belajar. Kalau merasakan lima tanda di bawah ini, artinya kamu harus mengubah mindset: bukan salah jurusan tapi kurang motivasi. Cek yuk, jangan-jangan kamu mulai mengalami salah satunya!

1. Paham materinya, tapi malas masuk kelas
Selama kamu masih bisa memahami materi kuliah, itu tandanya bukan salah jurusan. Apalagi kalau kamu sendiri yang memasukkan jurusan ini ke dalam daftar pilihan saat tes seleksi. Rasa malas mengikuti kelas adalah akibat kurangnya motivasi.

Kamu perlu mengevaluasi gaya belajar sejauh ini. Atau mungkin kamu butuh kegiatan sampingan lain yang membuatmu terhibur. Sehingga penatnya kuliah gak sampai membuatmu kehilangan motivasi belajar.

2. Mudah merasa bosan saat perkuliahan berlangsung
Kamu masih bisa memahami materi pelajaran dan rajin masuk kuliah. Tapi rasa bosan yang muncul saat berada dalam kelas sudah tak tertahan lagi. Rasanya ingin memutar waktu agar berjalan lebih cepat.

Apalagi kalau dosennya killer, kurang berselera humor, dan doyan mengadakan kuis dadakan. Wah, mood langsung rusak nih! Kalau hal ini terjadi hampir setiap hari, percayalah kamu bukan salah pilih jurusan. Toh, gak semua mata kuliah seperti ini. Pasti ada kelas dan dosen lain yang seru, jadi bisa mengimbangi. So, positive thinking aja ya!

3. Menikmati tugas dan penelitian, tapi malas bikin laporan
Tanda lain kalau kamu sedang kurang motivasi belajar adalah setengah-setengah dalam mengerjakan tugas. Kamu semangat mengikuti tugas lapangan atau penelitian, tapi rasanya malas setengah mati saat harus membuat laporan.

Satu hal yang perlu kamu ingat saat malas mulai melanda, semakin lama kamu menunda pekerjaan maka semakin menumpuk bebanmu. Segera selesaikan tanggung jawabmu untuk naik ke tahap selanjutnya.

4. Gak kepikiran pindah jurusan, tapi sering ingin berhenti
Nah, yang satu ini adalah gejala paling parah. Kamu memang gak kepikiran untuk pindah jurusan atau kampus lain. Tapi rasa ingin berhenti kuliah semakin kuat menghantui pikiran. Kamu mulai bertanya-tanya apa gunanya kuliah, mulai mencari kegiatan lain yang lebih seru dan terasa langsung manfaatnya.

Kuliah memang gak bisa memberimu manfaat instan dalam hidup. Beda dengan bekerja, penghasilannya akan langsung terasa. Tapi coba pikirkan lagi, justru dengan berkuliah wawasanmu semakin luas. Peluang semakin terbuka lebar karena hal-hal yang kamu tahu pun makin banyak. Bukan soal kuantitas saja, mulailah mempertimbangkan kualitas.

5. Ingin kerja sambilan karena berambisi punya uang sendiri
Keinginanmu untuk bekerja sambilan semakin kuat? Coba cek tujuannya, untuk mencari pengalaman, menambah uang jajan, atau ambisi ingin punya uang sendiri? Kalau tujuan ketiga yang lebih mendominasi pikiranmu, pertimbangkan ulang hal ini.

Kenapa kamu ngebet sekali ingin punya uang sendiri? Itu karena kamu butuh lebih banyak hiburan dan gak ingin merasa bersalah pada orang tua. Sebab, bertahan menjalani kuliah rasanya makin berat dan inginnya berhenti saja.

Sesaat kamu merasa ingin get lost. Makanya butuh banyak uang milik sendiri, supaya gak perlu mengandalkan jatah dari orang tua. Padahal, lari dari masalah justru gak menyelesaikan masalah sama sekali. Ingat, menyelesaikan apa yang telah kamu mulai adalah sebaik-baiknya jalan keluar.

Coba tanyakan pada diri sendiri, tanda-tanda nomor berapa yang mulai sering muncul? Yakin masih merasa salah pilih jurusan?

Penulis : Arthasalina
Sumber : Idntimes.com

Komentar