Kuliah Setinggi Mungkin Tanpa Biaya Tinggi? Ini Tipsnya!

kuliah-murah

Banyak orang yang mendambakan kuliah setinggi mungkin demi masa depan yang lebih baik. Sayangnya, tidak semuanya bisa mewujudkan itu. Banyak kendala mereka untuk bisa kuliah, salah satunya adalah masalah biaya. Jika orangtua memang sudah tidak sanggup membiayai, mau apa lagi?

Kalau itu terjadi padamu, tidak perlu khawatir. Kini sudah ada beberapa cara agar kamu tetap bisa kuliah tanpa biaya yang tinggi bahkan tidak mengeluarkan biaya sama sekali.

1) Gunakan Student Loans

Student loans adalah bantuan dari lembaga atau institusi tertentu bagi mahasiswa yang ingin membiayai kuliahnya beserta dengan biaya buku dan biaya hidup lainnya. Bisa dikatakan, bantuan ini berupa pinjaman. Jika mahasiswa tersebut sudah lulus dan mendapatkan pekerjaan, mahasiswa tersebut harus melunasi pinjaman tersebut dalam jangka waktu yang telah ditentukan.

Saat ini, ada banyak lembaga yang menawarkan student loans. Persyaratan dan mekanismenya pun beragam. Mulai dari pinjaman tanpa bunga, pinjaman berbunga, hingga pendanaan lewat crowdfunding. Kamu bisa cek situs Dana Didik atau Koperasi Jasa Siswa Bangsa yang digagas oleh Yayasan Sampoerna Foundation.

Sedangkan beberapa perguruan tinggi yang membuka student loans adalah Sekolah Bisnis Prasetya Mulya, Universitas Indonesia, Universitas Bina Nusantara, Institut Teknologi Bandung, Universitas Gadjah Mada, Institut Pertanian Bogor, Universitas Pelita Harapan, Universitas Atma Jaya, Universitas Trisakti, Universitas Al Azhar Indonesia, Universitas Bunda Mulia dan Sekolah Bisnis Institut Pengembangan Manajemen Indonesia.

2) Beasiswa Bantuan Pendidikan

Scholarship atau beasiswa adalah program bantuan pendidikan yang paling sering kita temui. Berbeda dengan student loans, beasiswa tidak mewajibkan penerimanya untuk melunasi pinjaman. Banyak sekali beasiswa untuk kuliah di perguruan tinggi di Indonesia. Seandainya kamu sudah mengincar kampus tertentu, kamu bisa langsung membuka situsnya dan mencari info soal beasiswa di sana.

Jika kamu mengharapkan beasiswa dari lembaga tertentu, kamu bisa mencoba Beasiswa Bidik Misi. Beasiswa ini memang ditujukan untuk lulusan SMA atau calon mahasiswa. Ada pula beasiswa yang bisa dilamar ketika kamu sudah diterima menjadi mahasiswa. Sebut saja Tanoto, Wardah, Beswan Djarum, PPA dan lainnya. Selain update dari situsnya langsung, kamu juga bisa sering-sering melihat papan pengumuman kampus atau menanyakan ke bagian TU kampus. Sebab, tidak semua beasiswa di-update melalui situsnya masing-masing.

3) Freelance Sambil Kuliah

Sudah bukan rahasia lagi kalau freelance (pekerja lepas) menjamin kebebasan waktu. Kamu bisa bekerja pada pagi, siang, sore, atau malam hari dari rumah. Itu semua disesuaikan dengan kebutuhan dan pintar-pintarnya kamu membagi waktu dengan kesibukan. Karena itu, freelance juga bisa dibarengi dengan kuliah.

Ada macam-macam pekerjaan freelance yang bisa kamu ambil. Tapi pekerjaan freelance yang belakangan ini sedang banyak dicari adalah fotografer, penulis dan desain grafis. Kamu bisa mendapatkan infonya dari situs Sribulancer.com dan Freelancer.com.

4) Part-time Sambil Kuliah

Part-time ini berbeda dengan freelance. Jika freelance bisa bekerja dari rumah, part-time tidak demikian. Dia harus datang ke kantor dan ada aturan jam kerjanya. Biasanya, part-time bekerja 4-5 jam sehari dan menggunakan jam kerja shift. Nah, di luar waktu 4-5 jam tersebut, bisa kamu pakai untuk kuliah.

Ada macam-macam part-time yang bisa dicoba. Mulai dari pelayan, kasir, penjaga toko, hingga parttime marketing. Kalau kamu ingin dapat referensi lowongan part-time yang oke, coba saja buka StudentJob atau Indeed.

Jadi, jangan pernah merasa ‘minder’ untuk menempuh pendidikan tinggi karena masalah biaya. Jika kamu ingin usaha lebih, pasti ada jalan.

Sumber referensi: IDN Times

Komentar