Cara Menjawab ‘Bagaimana Teman Anda Menggambarkan Pribadi Anda?’ Saat Wawancara Kerja

59762760-wavebreakmediamicro-job-interview-male

Salah satu pertanyaan umum yang diajukan pewawancara saat interview kerja adalah tentang bagaimana teman-teman Anda menggambarkan pribadi Anda. Bila Anda telah mempersiapkan jawaban untuk pertanyaan tersebut, Anda tidak perlu waktu lama untuk memberikan jawaban. Namun, jika persiapan yang Anda lakukan mepet, bisa jadi Anda akan terbata-bata dan ini menjadi sinyal yang kurang baik. Untuk bisa sukses wawancara kerja, Anda dapat ikuti tips menjawab pertanyaan tersebut dengan cara berikut ini.

Menjawab Pertanyaan ‘Bagaimana Teman Anda Menggambarkan Pribadi Anda’ Saat Wawancara Kerja

1. Jawablah Dengan Percaya Diri

Bila Anda terlalu banyak bicara dan mengucapkan hal-hal yang tidak penting dari apa yang ingin didengar oleh pewawancara, kesempatan Anda untuk bisa diterima kerja pupus sudah. Bertele-tele dalam memberi jawaban serta sering komat-kamit tanpa ucapan yang jelas juga membuat usaha Anda untuk bisa diterima semakin menjauh. Karena itulah kenapa saat pewawancara memberi pertanyaan tersebut, Anda perlu menjawabnya dengan penuh percaya diri, lugas, dan berisi. Anda juga semestinya memberi jawaban yang memiliki nilai positif sehingga ini bisa jadi satu kesempatan yang bisa Anda tunjukan untuk ‘menonjolkan’ diri Anda.

2. Ceritakan Dengan Jujur

Wawancara kerja adalah mengenai semua hal yang diharapkan dan tidak diharapkan, serta semua ini bergantung dari jawaban apa yang Anda berikan. Namun, satu hal yang perlu Anda ingat adalah bahwa Anda harus memberi jawaban yang jujur dan apa adanya. Hal ini disebabkan karena pewawancara juga punya caranya tersendiri untuk mengetahui apakah Anda sedang berbohong atau berkata jujur.

Dengan memberi jawaban dan perilaku jujur, ini bisa jadi modal awal bagi Anda untuk bisa mendapatkan kepercayaan dari pewawancara. Jawaban mengenai Anda bersedia menerima feedbackatau kritik juga menjadi satu hal yang ingin didengar oleh pewawancara mengingat tiap perusahaan tentu memiliki kultur, nilai, dan arah yang berbeda-beda. Dengan cara ini, pewawancara bisa melihat apakah Anda termasuk orang yang bisa dipercaya untuk mengisi posisi yang sedang lowong di perusahaan atau tidak.

3. Telling a Story

Cara terbaik untuk memberi jawaban tersebut adalah dengan telling a story atau membuat kisah tentang diri Anda. Caranya, Anda dapat memberi skill spesifik yang bisa Anda gunakan untuk mengatasi sebuah tantangan, kemudian sampaikan mengenai kata-kata bermakna yang diberikan oleh manajer atau rekan kerja pada bagian akhir cerita Anda. Namun, pastikan Anda untuk tetap fokus pada hal-hal positif, namun tetap menghindari kesan menyombongkan diri. Ingatlah selalu untuk menunjukan sikap rendah hati dan tetap menghargai kerja tim.

4. Jangan Menyombongkan Diri

Kesan sombong yang Anda tunjukan saat menjawab pertanyaan tentang bagaimana pendapat teman-teman mengenai pribadi Anda hanya akan menggagalkan wawancara kerja yang Anda lakukan. Bagi sebuah perusahaan yang solid, tidak ada ruang bagi seorang yang sombong, justru kebersamaan dan kerja sama tim-lah yang dikedepankan. Mengatakan bahwa Anda adalah orang yang ‘amazing’ dan berjasa dalam sebuah proyak di tempat kerja terdahulu juga menjadi peringatan besar untuk tidak diungkapkan kepada pewawancara.

5. Minta Feedback Pada Teman

Cara lain yang bisa Anda lakukan untuk menjawab pertanyaan di atas adalah dengan terlebih dulu minta feedback dari teman dan rekan kerja Anda. Ini adalah cara efektif dan lebih tulus karena selama ini mereka telah bergaul dengan Anda. Selanjutnya, Anda dapat menyampaikan pendapat tersebut dengan cara positif.

Menjawab pertanyaan mengenai pendapat teman-teman mengenai pribadi Anda selama wawancara kerja perlu dilakukan dengan strategi untuk memberi kesan positif kepada pewawancara. Semoga berhasil.

Komentar



error: Konten dilindungi!