Menciptakan Passive Income Untuk Bisa Pensiun Dini. Anda Tertarik?

13-passive-income

Cara termudah untuk meningkatkan ‘kemerdekaan’ finansial adalah dengan mengonfigurasi ulang hidup Anda agar porsi substansi dari pendapatan Anda tidak secara aktif dihasilkan oleh pegawai atau usaha Anda sendiri. Sebaliknya, Anda bisa mendapatkannya dari passive income atau penghasilan pasif. Ide dasar dari passive income adalah bahwa uang diterima dengan sedikit usaha atau tanpa usaha sama sekali, namun dapat mempertahankan aliran pendapatan setelah melakukan pekerjaan pada bagian awal. Dan untuk tahu lebih banyak bagaimana cara menciptakan passive income, simak penjelasannya berikut ini.

Penghasilan Passive Income Untuk Bisa Pensiun Dini

Sumber Passive Income

Passive income dapat berasal dari berbagai sumber, seperti:

  1. Menyewakan rumah atau ruko.
  2. Royalti paten untuk penemuan.
  3. Fee lisensi trademark untuk karakter atau merek yang Anda ciptakan.
  4. Royalti dari menulis buku, lagu, publikasi, dan hasil kerja original lainnya.
  5. Keuntungan dari bisnis, di mana Anda hanya sedikit atau tidak memiliki peran atau tanggungjawab.
  6. Penghasilan dari iklan internet yang ada pada blog atau website yang Anda miliki.
  7. Uang  pensiun.

Kenapa Anda Perlu Mengandalkan Passive Income Dibandingkan Active Income?

Penghasilan pasif menjadi sangat menarik karena dapat membebaskan waktu Anda tanpa bekerja, namun masih bisa mendapatkan penghasilan. Sebagai contoh, seorang dokter atau pengacara hebat tidak bisa mendapatkan keuntungan dari kata-kata yang diurai oleh seorang penulis terkenal, seperti JK. Rowling pengarang Harry Potter. Bila mereka ingin mendapatkan jumlah uang yang sama dan menikmati gaya hidup mereka tahun depan (atau di tahun-tahun berikutnya), mereka harus terus bekerja dengan jumlah jam sama.

Biarpun karir sebagai dokter dan pengacara memiliki prospek kehidupan yang fantastis, namun itu memerlukan banyak pengorbanan, kecuali jika Anda menyukai kesibukan profesi yang Anda pilih. Namun pada saat Anda pensiun dan tidak dapat bekerja lagi, Anda tidak bisa mendapatkan penghasilan, kecuali jika Anda memiliki beberapa bentuk penghasilan pasif, seperti bila Anda mengikuti program pensiun dari perusahaan atau PNS.

Tipe Passive Income

Ada 2 jenis tipe passive income dan hasilnya nanti akan tergantung dari situasi finansial Anda sekarang, bakat, skill, dan kepribadian. Dua kategori penghasilan pasif tersebut adalah:

  1. Passive income yang bersumber dari modal untuk mengawalinya, mempertahankannya dan menumbuhkannya.
  2. Passive income yang tidak memerlukan modal untuk memulai, mempertahankan, dan menumbuhkannya.

Bila Anda memilih fokus pada kategori passive income pertama akan membutuhkan dana dari diri sendiri, keluarga, atau investor. Bahkan Anda juga bisa mengajukan pinjaman pada bank atau lembaga keuangan lain untuk mendanai pembelian aset. Uang ini dapat digunakan untuk membangun rumah atau membeli, kemudian menyewakannya. Bila Anda memilih tipe pertama, Anda akan menghadapi risiko karena jika Anda terlambat dalam membayar, bisa jadi aset rumah yang Anda miliki disita oleh bank. Oleh karena itu, Anda harus bisa mengelola keuangan agar terhindar dari masalah hutang yang lebih membelit.

Untuk penghasilan pasif kategori kedua, Anda tidak perlu mengeluarkan modal awal. Cara ini menjadi banyak pilihan sebagian besar orang karena Anda akan mengandalkan skill dan bakat yang Anda miliki untuk bisa mendapatkan uang. Anda bisa menjadi seorang penulis buku, lagu, membuat paten,trademark, website, atau bisnis yang dapat menghasilkan uang tak terbatas seperti drop-ship ritel e-commerce.

Memiliki passive income memungkinkan Anda bisa pensiun dini dan menikmati hidup tanpa harus bekerja keras. Jika Anda memulainya sejak dini, penghasilan Anda pun bisa diperoleh dari berbagai sumber.

Komentar