Tribute to GURU

momen kuliah

Menurut Anies Baswedan, “Ketegasan ditandai keberanian mengambil sebuah keputusan dan nyali untuk melaksanakannya!!!”. Namun apa yang kita dapati beberapa waktu belakangan ini khususnya dalam bidang pendidikan. Tindakan oknum guru dan murid selalu menjadi buah bibir dikalangan masyarakat. Mulai dari oknum guru yang dilaporkan orang tua murid karena diduga menganiaya sang murid hingga kebebasan pendapat seorang guru yang mulai dibatasi oleh para pejabat sekolah.

Masih terlintas jelas di fikiran kita tentang kasus guru arsitek salah satu SMK di  Makassar karena menegur sang murid dan berakhir pada aksi menghakimi dari orang tua murid. Pada kasus tersebut terlihat jelas bahwa kesalahan ada pada sang murid karena telah bertindak tidak sopan pada sang guru, namun naas bagi sang guru harus mendapatkan pukulan mentah dari orang tua murid tanpa mengetahui penyebab sang anak dihukum oleh sang guru. Guru yang seharusnya kita hargai dan hormati karena mereka lah yang mendidik kita untuk menjadi seorang yang kelak kedepannya berguna bagi bangsa dan Negara.

Diawal tahun 2017 ini, terjadi kembali kasus yang menyita perhatian kita. Bagaimana tidak jika seorang guru disalah satu SMA secara sepihak di kosongkan jam mengajarnya oleh pihak sekolah karena dirasa terlalu banyak memprotes sistem pendidikan pada sekolah tersebut. Bermula dari kicauannya pada akun pribadinya yang merupakan sebuah curhatan hatinya karena secara langsung mengalami banyak kejadian yang dirasa janggal dalam sistem pendidikan dalam sekolah tersebut

Hal tersebut seharusnya lebih berfikir kritis kembali karena bagi orang-orang yang berkompeten terhadap bidang pendidikan akan menyadari bahwa dunia pendidikan kita sampai saat ini masih mengalami “sakit”. Dunia pendidikan yang “sakit” ini disebabkan karena pendidikan yang seharusnya membuat manusia menjadi manusia, tetapi dalam kenyataannya seringkali tidak begitu. Seringkali pendidikan tidak memanusiakan manusia. Kepribadian manusia cenderung direduksi oleh sistem pendidikan yang ada.

 

“SEMANGAT KEBERLAWANAN SEORANG GURU”

By : M. Fuadi

Ini bukan tentang pengkultusan

Ini juga bukan tentang heroisme pahlawan

Yang ada di benaknya adalah semangat keberlawanan

Tentang kebodohan yang terlalu lama bersemayam

Dibentangkan di depan pendidik yang melawan

 

Bukan sembarang melawan

Ini semua tentang bias kebijakan

Kebijakan yang diperanakan dari rahim setan

Kebijakan yang menindas nan kejam

Dengan bumbu korupsi dan semangat fasis yang bergetar

 

Kritikmu bukan tanpa alasan

Ini kritik tentang pembebasan

Bagi siswa siswa yang harapan belajarnya dijegal

Dengan semangat ala Orba, disiplin setan harus ditegakan

Agar kelak nanti, siswa siswa ini jadi keledai zaman

Ketika percikan peluh perlawanananmu diseka dengan pemecatan

Saat itulah gaung perlawanan selanjutnya dimulai

Dimulai dengan berjejaring

Dimulai dengan mengorganisisr

Semangat keberlawananmu siap kami teruskan

Sukma pembebasanmu akan kami kobarkan

 

Demi satu tujuan

Pendidikan yang membebaskan

Pendidikan yang berlawan

Pendidikan yang memantik pengorbanan

Pendidikan yang akan selalu

Memanusiakan manusia menjadi insan, bukan sekedar keledai zaman

 

Komentar



error: Konten dilindungi!