Inilah yang Tidak Akan Kamu Dapatkan Jika Malas Berorganisasi di Kampus!

motivasi-organisasi-mahasiswa-1900x700_c

Siapa sajakah di antara kamu yang tidak mengikuti organisasi di kampusmu?

Tidak salah jika kamu hanya ingin fokus dalam akademik perkuliahan. Namun, tahukah kamu dengan mengikuti ragam kegiatan organisasi di kampus, kamu juga dapat menambah teman dan meningkatkan kemampuan personal kamu, loh! Tidak hanya itu, dengan berorganisasi juga memungkinkan kamu untuk berpeluang mendapatkan beasiswa atau bahkan lapangan pekerjaan.

Meski memang mendapatkan beasiswa bisa juga didapatkan tanpa berorganisasi, portfolio keorganisasian tak jarang dipertimbangkan oleh pemberi beasiswa atau bahkan yang menginterview kamu saat nanti bekerja.

Selain itu, apa saja manfaat berorganisasi?

1) Melatih Manajemen Manusia

Kemampuan manajemen diri maupun melakukan manajemen terhadap orang lain dapat dilatih melalui kegiatan keorganisasian. Bagaimana kita mengatur waktu, bagaimana kita berdisiplin, bagaimana kita mengatur target yang luar biasa tapi realistis, bagaimana kita bekerja sama dengan rekan sepantaran maupun mengelola sebuah tim, semua itu akan terlatih dengan pengalaman berorganisasi.

Kenapa? Karena setiap organisasi selalu menyimpan edukasi soft skill yang sama baiknya. Di semua organisasi kita akan bekerja dalam tim, kita akan mendapat tugas dari pengurus organisasi, dan kelak kita akan menjadi pengurus organisasi dan memberi tugas pada anggota baru.

Dalam berorganisai, kita akan terlatih untuk memanusiakan diri sendiri dan memanusiakan manusia lainnya.

2) Memperluas Relasi

Setiap anggota dari organisasi yang kamu ikuti, mulai dari ketua hingga ke anggota yang kelihatannya jarang bekerja dan sering tidak hadir adalah investasi relasi kamu hingga di masa yang akan datang.

Bagaimana bisa? Anggaplah kamu saat ini mahasiswa Jurusan Sastra Jepang, setelah tergabung dalam suatu organisasi, kini kamu punya teman dari Jurusan Kesehatan Masyarakat, Jurusan Teknik Mesin, Akuntansi, Peternakan, dan bahkan Jurusan Politik. Hidupmu tiba-tiba lebih berwarna karena kamu punya teman diskusi yang topik pembicaraannya variatif.

3) Mewadahi Minat, Mempertajam Bakat

Ada beragam organisasi yang dapat kamu temukan di kampus. Beberapa diantaranya ada yang mengasah kecintaan kamu terhadap bidang tertentu, seperti UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa), organisasi kejuruan (HIMA) dan MAPALA (organisasi mahasiswa pecinta alam).

Dengan bakat dan kemampuan yang kamu asah melalui organisasai bakat yang kamu ikuti secara konsisten, suatu saat kamu benar-benar dapat menjadi seorang yang expert di bidangnya.

4) Organisasi = Lahan Praktik

Memang tidak bisa digeneralisir bahwa semua mahasiswa dari semua disiplin ilmu bisa mendapatkan praktik yang nyata dari organisasi di kampus. Namun, tidak jarang ada organisasi yang bekerja sesuai dengan sebuah disiplin ilmu, seperti organisasi himpunan mahasiswa Jurusan (HIMA), Persma (Pers Mahasiswa) atau Kopma (Koperasi Mahasiswa).

Contohnya, di organisasi Pers Mahasiswa yang bergerak di bidang jurnalistik, mahasiswa Jurusan Komunikasi bisa menyalurkan ilmu mereka tentang media dengan memproduksi media yang nyata. Semua teori pun terpakai: teori penulisan berita, desain komunikasi visual, desain grafis, fotografi jurnalistik, jurnalisme presisi, periklanan, manajemen keuangan media, dan sebagainya.

Memilih Organisasi yang Baik

Setelah mempertimbangkan latar belakang dan manfaat berorganisasi, kita tentu akan dihadapkan dengan ragam pilihan organisasi mana yang akan kita ikuti. Organisasi mahasiswa, pada umumnya terbagi 2 kategori, organisasi internal kampus (yang berada dalam cakupan civitas akademika) dan organisasi eksternal kampus (diluar cakupan civitas akademika).

Salah satu cara memilih organisasi yang baik adalah dengan mengetahui terlebih dahulu track record dan sejarah organisasi tersebut.

Sumber referensi : AnakUIdotcom

Komentar