Jangan Anggap Enteng! Mengulang Matkul Wajib Ternyata Banyak Efeknya

img_1814

Salah satu skenario sedih kehidupan mahasiswa adalah ketika harus mengulang alias tidak lulus sebuah mata kuliah wajib. Skenario sedih ini tidak hanya menghapus impian terpendam untuk bisa lulus cum laude atau tepat waktu, tetapi memiliki beberapa efek yang membuat kamu serba salah.

Apa aja, tuh?

1) Feeling Violated

Ya, efek paling awal adalah kamu merasa terluka. Meskipun kamu sudah tau kamu berada diambang ketidaklulusan sejak liat nilai UTS, dan memang had it coming at you karena kamu memang tidak lebih berusaha mengejar ketertinggalan, kamu tetap merasa terkhianati ketika melihat nilai D di hasil nanti. Atau bahkan E.

Efeknya adalah kamu mempertanyakan masa depan dan mempertanyakan respons kamu ketika orang tua tau kamu ternyata telah mengecewakan mereka.

Ketika feeling violated seperti itu lebih baik kamu mencari teman untuk curhat dan tidak disarankan menghadapi ini sendiri jika memang kamu tidak biasa dikecewakan dengan yang namanya realita. Pick yourself up and dust yourself off, ini bukan akhir. Meskipun ini bisa saja awal menuju akhir yang menyakitkan jika kamu tetap tidak berubah.

2) Jadwal Kosong

Awalnya, ini jadi bagian menyenangkan dari tidak lulus matkul wajib. Semester selanjutnya jadwal kamu bisa sedikit tidak terlalu mencekik seperti biasanya. Senang, kan, lebih banyak waktu kosong. Tapi jangan salah, jadwal kosong akibat tidak lulus itu lain cerita dengan jadwal kosong karena sks sudah hampir habis.

Jadwal kosong ini memiliki efek yang cukup membahayakan. Kamu akan jadi terbiasa dengan waktu kosong dan tidak ada kerjaan yang membuat kamu terbiasa dengan yang namanya males dan no appointment issues. Efeknya adalah kamu bisa jadi kurang produktif di semester selanjutnya.

3) Susah Bertemu Teman Seangkatan

Ini selanjutnya. Semester selanjutnya kamu akan kehilangan banyak kesempatan berkumpul dengan teman seangkatan karena jadwal dia dan jadwal kamu sudah berbeda jauh, dianya sibuk karena workload-nya bertambah banyak dan kamu tertinggal dengan meladeni jadwal kamu yang tersendat dan tidak sibuk plus membuat malas itu.

Mereka akan terus melaju kuliahnya sementara kamu akan stuck dan sulit maju. Pembicaraan juga menjadi berbeda karena kamu memiliki tugas yang berbeda dan menjadi tidak nyambung. Efeknya lumayan menyakitkan dan yang lebih parah, kamu harus adaptasi ulang dengan teman-teman angkatan bawah.

4) Bisa Memperbaiki Nilai, Jika Niat

Ada mahasiswa yang ambisius dan ketika gagal sekali, mereka akan berjuang mati-matian untuk bisa berhasil. Namun, ada juga yang pasrah dan merasa mengulang kelas itu seperti menonton film yang sama berulang kali, seperti mendengarkan lagu yang overplayed terus menerus hingga kamu mati rasa.

5) Lulus Lebih Lama

Ada yang sengaja tidak ingin lulus terburu-buru, ada juga yang tidak ingin sama sekali berlama-lama di kampus. Sedih, kan? Lebih sedih kalo ada yang tidak sengaja berlama-lama di kampus, padahal inginnya segera lulus.

Kamu yang memiliki abandonment issues akan kesulitan bangkit dari kondisi ini. Tapi tenang saja, mungkin itu jalan mereka. Kamu yang harus menghadapi lebih banyak tantangan pasti punya pengalaman ditempa sama yang namanya kenyataan dan mudah-mudahan ada hikmahnya nanti setelah lulus.

Sumber referensi: AnakUIdotcom

Komentar



error: Konten dilindungi!