11 Destinasi Wisata Bahari Yogyakarta Terpopuler

img_1825

Hai sobat iCampers, liburan akhir tahun telah tiba. Yogyakarta merupakan salah satu daerah pariwisata yang paling banyak dikunjungi oleh wisatawan lokal dan wisatawan mancanegara. Apalagi masa liburan semester, dan akhir tahun loh!

Pantai adalah salah satu destinasi wisata yang paling sering dikunjungi oleh para wisatawan. Apalagi para pecinta snorkling, swimming, and relaxing of the sea. Kebanyakan para wisatawan ini menghabiskan waktu liburannya bersama orang tercinta, seperti keluarga, kerabat, teman, ataupun pacar dan mantannya hehehe. Jangan khawatir, kali ini admin akan memberikan list rekomendasi bagi sobat iCampers yang ingin menghabiskan masa liburannya di wisata bahari Yogyakarta.

Admin sudah merangkumnya menjadi 11 dsetinasi wisata bahari di Yogyakarta terpopuler! Simak langsung berita di bawah ini yah sobat iCampers:

  1. Pantai Ngobaran Simbolik Harmonisasi Keberagamaan

Pantai Ngobaran – Nguyahan terletak di Desa Kanigoro, Kecamatan Saptosari, Gunung Kidul. Akses jalan menuju pantai ini berupa jalan beraspal dengan kondisi baik. Untuk mencapai pantai ini wisatawan dapat lewat jalur Yogyakarta – Patuk – Lapangan Udara Gading – Playen – Paliyan – Trowono – Saptosari – Ngobaran. Di Pantai Ngobaran terdapat banyak warung yang menyediakan aneka makanan dan minuman, sehingga pengunjung tidak perlu khawatir akan kelaparan.

Dibandingkan pantai-pantai lain di Gunungkidul, Pantai Ngobaran memang tampil beda. Di tempat ini wisatawan dapat menemukan pura, masjid, tempat pemujaan penganut kepercayaan kejawen, hingga tempat yang konon dipercayai sebagai petilasan Prabu Brawijaya V. Aneka patung tokoh pewayangan dan garuda pun berdiri dengan gagah di antara pohon kamboja. Tak heran, kadang orang-orang menyangka foto-foto yang diambil di Pantai Ngobaran adalah foto-foto di salah satu pantai yang ada di Pulau Bali.

Pantai Ngobaran tidak memiliki garis pantai yang panjang, sebab tepi pantai dipenuhi oleh karang-karang besar. Jika ingin bermain air, Anda cukup berjalan kaki sekitar 5 menit menuju pantai di sebelahnya yang dikenal dengan nama Pantai Nguyahan. Meski hanya terpisah tebing, karakter pantai ini sungguh berbeda. Di Nguyahan pengunjung bisa bermain di hamparan pasir luas.

  1. Pantai Kesirat Tempat Camping dan Mancing Paling Asyik

Pantai Kesirat terletak tak jauh dari Pantai Gesing, tepatnya di Desa Girikarto, Kecamatan Panggang, Gunungkidul. Ada 2 jalur yang bisa digunakan untuk mencapai tempat ini, yakni melewati Jalan Raya Wonosari (jalur yang biasa ditempuh jika ingin menuju Gunungkidul) atau lewat Jalur Imogiri – Panggang. Untuk akses terdekat disarankan melewati Jalan Rata Imogiri – Panggang kemudian dilanjutkan dengan Jalan Raya Panggang – Saptosari. Sebelum persimpangan terakhir menuju Pantai Gesing terdapat gang masuk ke kawasan pemukiman yang bertuliskan Pantai Kesirat. Jalan menuju Pantai Kesirat cukup berliku dengan akses yang terbilang seadanya. Untuk mencapai lokasi tebing bibir pantai pengunjung harus berjalan kaki melewati jalan setapak.

Berbeda dari pantai pada umumnya yang identik dengan hamparan pasir putih, di Pantai Kesirat kita tidak akan menemukan hal tersebut. Kesirat bukanlah pantai berpasir yang landai, melainkan berupa tebing-tebing curam yang berbatasan langsung dengan laut dalam. Meski begitu, bukan berarti Pantai Kesirat tidak layak dikunjungi, justru keberadaannya yang di atas tebing itulah yang menjadi daya tarik tersendiri. Di pantai ini terdapat sebuah pohon besar yang berdiri sendirian di bibir tebing, mirip dengan pohon di Pantai Pok Tunggal.

Jika Anda penggemar aktivitas luar ruangan, camping di Pantai Kesirat merupakan pilihan yang menarik. Padang rumput yang cukup luas dan menghadap langsung ke laut lepas menjadi tempat yang cocok untuk mendirikan tenda. Saat senja tiba, Anda bisa menyaksikan sunset dari balik tenda. Dan ketika gelap meraja, milky way menjadi pemandangan yang sempurna.

  1. Pantai Glagah, Laguna Indah dari Kulon Progo

Selama ini Kabupaten Kulonprogo seringkali terlupa di kalangan wisatawan. Padahal di Kabupaten ini terdapat sebuah pantai yang indah dengan fasilitas yang sangat beragam, Pantai Glagah namanya. Destinasi wisata ini hanya berjarak sekitar 40 km arah barat Yogyakarta, berbatasan dengan Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah.

Berbeda dengan pantai-pantai di Gunungkidul yang dibatasi bukit karang, tepian Pantai Glagah terlihat sangat panjang tanpa penghalang. Sejauh mata memandang yang terlihat adalah hamparan pasir besi kehitaman. Ombak di Pantai Glagah terbilang cukup besar. Karena itu di kawasan pantai ini dibangun sebuah dermaga panjang dengan tetrapod di kanan kirinya. Tetrapod tersebut berfungsi sebagai pemecah ombak.  Untuk memasuki kawasan wisata Pantai Glagah, wisatawan cukup merogoh kocek sebesar Rp 4.000.

Selain mencoba wisata tirta di laguna, wisatawan yang suka petualangan juga bisa naik motorcross atau ATV menyusuri gundukan pasir besi yang ada di sepanjang pantai. Ingin sensasi wisata lainnya? Datanglah ke perkebunan buah naga, semangka, dan melon yang ada di sekitar pantai. Di perkebunan tersebut wisatawan bisa ikut serta petani memanen aneka buah-buahan dan membawanya pulang sebagai oleh-oleh.

  1. Pantai Krakal Tempat Surfing Paling Keren

Pantai Krakal terletak di Desa Ngestiharjo, Tanjungsari, Gunungkidul. Dari Yogyakarta pantai ini berjarak 65 km dan bisa ditempuh sekitar 2,5 jam perjalanan. Jalan menuju lokasi sudah bagus dan cukup luas sehingga bus pariwisata bisa masuk hingga areal parkir. Saat ini Pantai Krakal dikembangkan menjadi perkampungan wisata sehingga di tempat ini sudah ada penginapan dan rumah makan.

Salah satu ciri khas deretan pantai di Gunungkidul adalah berpasir putih dengan ombak khas pantai selatan yang cukup besar. Hal ini pulalah yang dimiliki oleh Pantai Krakal. Terletak bersebelahan dengan Pantai Sundak, pantai yang kerap dijadikan lokasi pengamatan biota laut oleh mahasiswa Biologi ini memiliki dua hal tersebut, pasir putih yang luas dan ombak yang cukup ganas.

Tak banyak orang yang tahu bahwa selain Pantai Wediombo, Pantai Krakal juga memiliki ombak yang cukup bagus untuk ditaklukkan. Namun untuk menemukan spot surfing ini para peselancar harus berjalan lebih dulu menuju deretan batu karang di lepas pantai untuk menyambut ombak bertipe reef break yang lumayan menguji nyali. Karangnya yang cukup tajam bisa melukai kaki dengan mudah, karena itu peselancar harus berhati-hati. Waktu terbaik untuk berselancar di Pantai Krakal adalah pada bulan Maret dan September. Jika beruntung, pada dry season tersebut para peselancar bisa menemukan ombak barrel.

  1. Pantai Ngetun, Teluk Mungil Indah Gunungkidul

Banyak orang menamai teluk mungil ini pantai Ngetun, namun jika anda berkunjung ke pantai tersebut, anda akan menjumpai papan petunjuk arah yang kecil dengan nama pantai Ngitun. Nah yang benar yang mana? Anda wajib datang membuktikan sendiri pantai indah yang telanjur populer dengan sebutan Pantai Ngetun Gunungkidul. Anda dapat bertanya secara langsung sejarah nama Ngetun / Ngitun.

Keindahan pantai Ngetun / Ngitun hampir sama dengan pantai-pantai di Gunungkidul yang sudah populer di mata para wisatawan. Pasir putih yang indah nan bersih disertai pemandangan alam Gunungkidul yang berbukit-bukit menjadikan ciri khas keunikan pantai di Gunungkidul termasuk Pantai Ngetun ini.

Pantai yang berlokasi searah dengan jalur menuju pantai Nglambor atau Pantai Siung ini diapit dengan dua bukit yang tinggi. Pengunjung pun bisa naik kebukit untuk melihat keindahan pantai Ngetun dari bukit karang yang tinggi. Karena diapit oleh dua bukit inilah pantai menjadi mirip seperti teluk kecil atau mungil. Dan pastinya pantai ini masih jarang dikunjungi wisatawan, dan hanya orang-orang yang suka dengan objek wisata baru yang sering mengunjungi pantai-pantai masih perawan.

  1. Pantai Ngrenehan, Pantai Paling Komplet di Gunung Kidul

Saptosari, Gunung Kidul selalu identik dengan pegunungan kapur dan kekeringan saat kemarau. Tak banyak yang tahu bahwa kawasan ini memiliki pantai-pantai yang memikat salah satunya adalah Pantai Ngrenehan. Berlokasi di Desa Kanigoro, Kecamatan Saptosari, pantai ini menawarkan banyak hal bagi para wisatawam yang datang berkunjung.

Pantai Ngrenehan merupakan tempat yang sempurna untuk berwisata bersama keluarga atau bersama teman-teman Anda. Di sini Anda  dapat menikmati pasir putih yang membentang di sepanjang pantai dan menyaksikan deburan ombak samudera yang menghantam karang. Tidak hanya itu Anda juga bisa berenang atau sekedar bermain air di pantai kerena pantai ini relatif aman untuk melakukan hal tersebut. Hal itu disebabkan oleh posisi pantai yang terletak di mulut teluk sehingga ombak samudera tidak langsung menghantam pantai sebab terlindungi oleh bukit karang yang mengapit kedua sisi pantai.

Selain terkenal  dengan keindahan alamnya, pantai Ngrenehan juga terkenal dengan kuliner seafood-nya. Pantai ini merupakan tempat para nelayan menyandarkan perahu-perahunya sehingga banyak perahu-perahu yang berjejer rapi di pinggir pantai. Para nelayan tersebut juga menjual ikan hasil tangkapan mereka di laut di pantai ini sehingga suasana perkampungan nelayan sangat terasa di kawasan ini. Para nelayan menjual ikan-ikan mereka di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) yang terdapat di pantai Ngenehan. Jika Anda beruntung Anda juga dapat mengikuti lelang atau sekedar membeli ikan hasil tangkapan nelayan yang tersedia, tentunya dengan harga yang jauh lebih murah.

  1. Pantai Slili, Pantai Termungil di Gunung Kidul

Pantai Slili lokasinya menyempil di antara Pantai Krakal dan Pantai Sadranan yang terpisahkan oleh 2 buah bukit. Garis pantai di Slili tidak panjang hanya sekitar 100 meter namun pantai ini digemari oleh banyak wisatawan karena tidak seramai pantai lainnya dan juga dekat dengan Pantai Krakal dan Pantai Sadranan. Penggunjung dapat bermain air atau berburu ikan di antara karang-karang pantai. Jika sedang malas bermain air, penggunjung dapat bersantai di gazebo-gazebo yang berderet di pinggir pantai menikmati deburan ombak pantai selatan sembari menikmati kelapa muda atau makanan laut lainnya yang dijajakan di warung-warung yang ada di pantai.

Karena lokasinya yang besebelahan dengan Pantai Sadranan, di pantai ini juga menyediakan jasa snorkling. Para penggunjung yang ingin ber-snorkling dapat menyewa alat di operator snorkling yang ada. Begitu perlangkapan telah lengkap maka seorang pemandu akan mengajak pengunjung berenang dan kemudian menuju lokasi penyelaman. Sensasi berenang di laut lepas dan merasakan terjangan ombak akan menjadi pengalaman yang akan selalu diingat seumur hidup dan tidak perlu kuatir karena sang pemandu akan menjaga Anda dengan sebaik-baiknya.

Bagi penggunjung yang mencintai pemandangan alam dapat naik ke atas bukit yang memisahkan Pantai Krakal dengan Pantai Slili. Terdapat jalan setapak menuju atas bukit dan begitu tiba diatas bukit para penggunjung dapat menyaksikan pemandangan yang luar biasa yaitu hamparan pantai-pantai yang ada di kedua sisi bukit. Garis Pantai Sadranan dan Pantai Krakal dapat terlihat jelas dari atas bukit dan juga laut selatan yang biru dan ombaknya yang besar tampak begitu indah dan mempesona. Namun saat berada di ats bukit penggunjung harus waspada karena tidak ada pagar pangaman disana sehingga sangat berbahaya jika tidak berhati-hati.

  1. Pantai Goa Cemara, Pemandangan Asri Pantai Selatan

Pantai Goa Cemara lokasinya terdapat di Desa Patehan, Kecamatan Sanden, Kabupaten Bantul. Pantai ini berada di antara Pantai Samas dan Pantai Pandansari sehingga tidak susah mencari pantai ini karena aksesnya mudah. Banyak petunjuk arah yang di pasang di pinggir jalan untuk memudahkan para wisatawan yang hendak menuju pantai ini. Jalanan menuju pantai pun mulus dan banyak pemandangan indah seperti hamparan pesawahan saat akan memasuki kawasan pantai.

Saat musim liburan tiba banyak penggunjung baik dari Jogja maupun luar Jogja yang datang ke pantai ini.  Banyak yang datang bersama keluarga atau teman, menikmati liburan bersama-sama untuk sejenak menghilangkan stres yang ada. Di hari biasa, banyak juga pengunjung yang datang ke pantai ini, umumnya adalah pasangan muda-mudi yang ingin menikmati suasana pantai berdua. Menikmati angin pantai sembari menanti senja tiba untuk melihat matahari terbenam di ufuk barat.

Yang menjadi daya tarik dari pantai ini tentu saja pohon-pohon cemara yang ada di sana yang membuat para penggunjung betah untuk berlama-lama berada di pantai ini. Wisatawan yang datang untuk berliburan di pantai ini bisa menikmati pemandangan hamparan pasir pantai yang membentang luas, melihat deburan ombak samudera sembari berteduh di bawah pohon cemara dan tentu saja melihat matahari terbenam di kala senja tiba.

  1. Pantai Jogan, Pesona Air Terjun di Gunung Kidul

Selama ini Yogyakarta lebih dikenal dengan wisata budayanya. Padahal, daerah istimewa ini juga kaya akan beragam wisata alam yang tersebar dari ujung utara hingga selatan. Jajaran pantai mempesona yang membujur dari timur hingga barat akan membuat Anda berdecak kagum. Meski lokasinya banyak yang berdekatan, pantai-pantai tersebut memiliki ciri khasnya masing-masing.

Salah satu pantai yang unik serta belum banyak terjamah campur tangan pembangunan adalah Pantai Jogan. Pantai yang terletak tepat di sebelah barat Pantai Nglambor dan tak jauh dari Pantai Siung ini merupakan pantai yang istimewa. Jika biasanya pantai dihiasi oleh hamparan pasir, maka tidak dengan Pantai Jogan. Lupakan adegan berkejaran dengan ombak sambil berlarian di antara pasir putih, di Pantai Jogan wisatawan justru akan menikmati gemuruh air terjun yang jatuh ke dasar laut. Sekilas ini akan mengingatkan wisatawan kepada McWay Beach Waterfall di California.

Air terjun yang ada di Pantai Jogan ini tercipta dari dua sungai kecil yang mengalir di atas tebing. Aliran sungai itu kemudian menyatu dan mengalir menuruni batuan karst sehingga tercipta air terjun yang elok. Wisatawan yang berkunjung ke Pantai Jogan bisa menikmati air terjun ini dari tepi sungai di atas tebing. Jika tidak puas hanya berada di atas tebing, wisatawan pun dapat menyusuri anak tangga kayu menuju kaki tebing guna menikmati air terjun dari bawah sekaligus menikmati debur ombak yang membentur karang.

  1. Pantai Pandansari: Mercusuar dan Fotografi

Pantai Pandansari merupakan satu-satunya pantai di Yogyakarta yang memiliki mercusuar tinggi dan bisa didaki menggunakan anak tangga melingkar. Dari puncak mercusuar wisatawan bisa menyaksikan deretan pantai sepanjang Bantul hingga Kulonprogo.

Bagi wisatwan yang pertama kali berkunjung ke kawasan Pantai Pandansari mungkin akan tertegun, sebab dia tidak akan menemui hamparan pantai dengan ombak bergulung-gulung ketika menjejakkan kaki di kawasan tersebut. Hal pertama yang terlihat justru hamparan pohon cemara laut yang tumbuh dengan lebat seolah-olah menjadi pagar penjaga. Di antara pepohonan tersebut berdiri tegak sebuah menara suar setinggi kurang lebih 30 meter. Satu-satunya menara suar di kawasan pantai di Yogyakarta yang bisa didaki hingga puncak. Nah, Pantai Pandansari terletak di balik hutan cemara tersebut.

Deretan pohon cemara udang memenuhi bibir Pantai Pandansari, hal ini menciptakan suasana yang sejuk dan asri. Saat musim penghujan, daun pohon-pohon tersebut akan berwarna hijau cantik sedangkan saat musim kemarau tiba daunnya akan meranggas. Yang tersisa hanyalah ranting-ranting pohon berwarna kecoklatan. Sensasi musim gugur ala Jepang pun sangat terasa. Semuanya berubah menjadi pudar. Karena keberadaan pohon cemara udang itulah Pantai Pandansari kerap dijadikan lokasi pemotretan, baik untuk pemotretan model maupun prewedding.

  1. Pantai Sadranan Tempat Snorkling Paling Asyik

Pantai Sadranan terletak di Dusun Pulegundes II, Sidoarjo, Tepus, Gunungkidul. Pantai ini masih satu deret dengan Pantai Krakal, Slili, dan Ngandong. Retribusi Pantai Sadranan sebesar Rp 10.000 yang dibayarkan di pos retribusi utama. Tiket masuk tersebut merupakan tiket terusan dan bisa digunakan untuk mengunjungi pantai-pantai lainnya di pesisir Gunungkidul.

Ingin snorkeling namun tidak memiliki peralatannya? Tenang saja! Di Pantai Sadranan sudah tersedia tempat penyewaan peralatan snorkeling mulai dari google, snorkel, sepatu katak, dan sepatu karet biasa. Bagi yang tidak bisa berenang, di tempat penyewaan ini juga tersedia jaket pelampung. Cukup membayar Rp 50.000, Anda bisa menggunakan semua perlengkapan tersebut selama 2 jam. Sedangkan jika suasana sedang sepi dan tidak banyak yang menyewa, Anda bisa menggunakannya selama yang Anda mau.

Arus air di Pantai Sadranan jauh lebih tenang dibandingkan dengan arus Pantai Nglambor. Karena itu bagi Anda yang masih awam tak perlu khawatir soal keselamatan. Yang penting Anda harus berenang atau snorkeling di lokasi yang aman serta mematuhi peraturan yang ada. Waktu terbaik untuk snorkeling adalah saat pagi hari dan senja dimana matahari tidak bersinar terik dan visibility air masih bagus. Jika beruntung, wisatawan pun bisa mendapatkan pemandangan sunset yang menawan.

Informasi lebih lengkap dapat dilihat disini

Yakin tidak mau menghabiskan liburanmu di Yogyakarta?

Komentar



error: Konten dilindungi!