Pawai Kebudayaan Nitilaku Perguruan Kebangsaan

animasi-kartun-indonesia

Hello iCampers, Minggu (18/12) Universitas Gadjah Mada (UGM) mengadakan pawai kebudayaan nitilaku perguruan kebangsaan. Pawai ini diikuti oleh lebih dari 4.000 peserta dari titik start Pagelaran Keraton Yogyakarta hingga Gedung Pusat Rektorat UGM. Nitilaku ini merupakan bagian dari rangkaian Dies Natalis UGM yang ke 67 tahun.

Nitilaku Perguruan Kebangsaan merupakan kegiatan pawai alegoris yang menjadi napak tilas bagi civitas akademika UGM untuk mengingat peristiwa perpindahan kampus UGM dari kawasan Keraton ke Kampus Bulaksumur. Selain itu, dengan diadakannya setiap tahun, nitilaku juga berguna sebagai wadah untuk berkumpulnya civitas akademika serta alumni UGM dari berbagai fakultas dan angkatan. Nitilaku kali ini menyuguhkan pemandangan berbeda dengan peserta yang menggunakan pakaian bernuansa jadul untuk menghadirkan suasana era awal berdirinya UGM. Mengambil tema “Djogja Djadoel Sehari, Djogja Moeda Kembali”, setiap peserta memang diharuskan memakai pakaian nuansa jadul saat mengikuti Nitilaku.

Ganjar Pranowo, selaku Ketua Umum Keluarga Alumni Gadjah Mada (KAGAMA) mengungkapkan dengan adanya pawai nitilaku ini semoga dapat menjadi nilai tambah bagi pariwisata di Indonesia. “Saya harap ketika jalan nanti langkah demi langkah dirasakan. Terik matahari adalah bagian dari perjuangan yang membuat kita bisa berdiri di sini dan bisa dipercaya oleh rakyat,” imbuh Gubernur Jawa Tengah ini.

Berbeda dengan tahun sebelumnya, ada hal menarik dalam nitilaku UGM pada tahun ini. Perihalnya, acara ini juga turut hadir 3 menteri dari kabinet yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo. Ketiga menteri tersebut ialah Menteri Sekretaris Negara, Pratikno, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, serta Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono.Pawai ini juga dimeriahkan dari beberapa penampilan dari pasukan Paskibraka, Kereta Kencana, Pasukan Berkuda, Bregada Sleman, Bregada Gama Asri, Kontingen Organisasi Mahasiswa Daerah (Ormada), serta kelompok Sepeda Onthel, Sepeda Bakul Jamu, Gerobak Sapi, Andong, Becak, dan didukung penuh oleh tim Marching Band Akademi Militer Magelang.

Hal menarik lainnya ialah di sepanjang perjalanan dari Keraton menuju Gedung Pusat Rektorat UGM para peserta juga disuguhi berbagai pertunjukan seni dan budaya di berbagai titik. Secara keseluruhan, terdapat lima panggung seni yang didirikan di beberapa titik dalam rute Nitilaku Perguruan Kebangsaan. Acara Nitilaku Perguruan Kebangsaan kali ini juga dihadirkan puluhan penjual jamu gendong.

 

Komentar



error: Konten dilindungi!