Sebagai Mahasiswa, Apa Peran Kita?

Mahasiswa ITB

Mahasiswa sering di gadang sebagai agen perubahan kehidupan negeri. Dengan inovasi yang dicetuskan dalam berbagai orasi, mahasiswa terlihat vokal dalam mencanangkan perubahan. Lalu, apa peran mahasiswa setelah mencanangkan apa yang mereka pikirkan?

Mahasiswa yang disebut ‘maha’, diharapkan mempunyai andil besar sebagai penerus estafet kehidupan. Tidak bersikap apatis adalah kunci perubahan. Mengenal lingkungan dan mengalir bersama arus tanpa menghilangkan jati dirinya merupakan langkah awal sebagai bukti peran mahasiswa.

Bersikap kritis dan logis adalah penentu sukses suatu perubahan. Negeri ini memerlukan agen pengubah masa depan, melalui pemikiran juga tindakan dalam berbagai lini kehidupan. Tidak harus tindakan radikal yang seketika mengubah tradisi, tetapi bisa di mulai dari hal kecil yaitu kebiasaan.

Rasa ingin tahu dan peduli kita terhadap kehidupan negeri ini adalah ujung tombak pergerakan. Mendalami permasalahan yang terjadi, merumuskan penyelesaian dan membuktikan dengan tindakan nyata. Tidak perlu orasi besar-besaran, anarki saling tikam, atau atraksi tidak bermoral. Memulai pergerakan dengan pola pikir seorang ‘maha’siswa adalah buktinya.

Bagaimanakah pola pikir mahasiswa sebaiknya? Mahasiswa bukan hanya sekadar pelajar yang berpindah tempat ke dunia baru yang asing. Kesadaran diri sendiri adalah penentu. Menyadari bahwa kehidupan mahasiswa adalah cerminan wajah negeri secara perlahan akan mengubah perilaku seorang mahasiswa. Perilaku yang tidak hanya menuntut perubahan besar-besaran tetapi juga perilaku menghargai perubahan kecil yang ada dalam dinamika kehidupan bernegara. Semua dimulai dari diri sendiri, menjadikan diri sebagai contoh bisa jadi solusinya.

Komentar



error: Konten dilindungi!