Hal-hal yang Perlu Kalian Ketahui tentang Jurnalis

enam-keuntungan-berkarier-sebagai-jurnalis-g6ahlltnmd

Halo sobat iCampers !

Kali ini aku akan membahas tentang jurnalis kepada kalian, banyak sekali isu negatif tentang jurnalis yang beredar di tengah masyarakat yang belum tentu kebenaran nya sungguh menyakitkan sekali kepada para jurnalis ketika perspektif negatif itu beredar tanpa mengetahui apa yang sesungguhnya terjadi di lapangan banyak sekali fitnah – fitnah keji yang beredar di masyarakat kita sehingga kita perlu mengubah mind set tersebut seperti jurnalis itu hanya seorang manusia yang mengejar berita, pembongkar keburukan orang lain tidak objektif, dan di persenjatai oleh mic, kamera dan tulisan yang mematikan seseorang dengan satu pernyataan dan lain sebagainya.

Di era globalisasi ini penyebaran informasi terjadi sangat cepat sekali bahkan banyak sekali dari orang orang biasa bisa mengambil peran sebagai jurnalis meniru penyebaran berita karena kemudahan tersebut dan mengabaikan kode etik seorang jurnalis, sudut pandang yang tidak jelas, spekulasi yang tidak mendasar akan memunculkan ruang – ruang tidak terkontrol, cekcok dan keselahpahman sehingga penting sekali bisa membedakan dengan jelas mereka yang jurnalis sesungguhnya dengan mereka yang meniru kerja jurnalis.

Untuk membedakan mereka perlu adanya kode etik jurnalis, berikut beberapa kode etik jurnallistik yang di rumuskan oleh 29 organisasi wartawan dan organisasi pers yang pada tanggal 14 maret 2006 di jakarta. Tertuang dari lampiran surat keputusan Dewan Pers Nomor: 03/SK-DP/III/2006 tanggal 24 maret 2006 terdapat 11 pasal dan tafsiran perpasal yang mengatur kerja jurnalis di indonesia.

Kode etik junalistik bertujuan untuk menjamin kemerdekaan pers dan memenuhi hak publik untuk memperoleh informasi yang benar. Untuk itu perlu berlandaskan moral dan etika profesi untuk menjaga kepercayaan publik dan menegakkan integritas serta profesionalisme jurnalis.

Kode etik memiliki cangkupan lebih luas dari pada hukum, hukum adalah bagian terkecil dari kode etik. Hukum yang di langgar tentu saja melanggar kode etik tetapi kode etik yang di langgar belum tentu melanggar hukum. Dari 11 pasal kode etik jurnalistik tersebut ada 4 kode etik jurnalistik yang tidak boleh di langgar sama sekali dalam situasi apapun termasuk Investigasi Reporting menurut bapak Atmakusumah astraatmadja yaitu :
1. Tidak boleh menerima suap dalam bentuk apapun
2. Tidak boleh menjiplak karya / plagiarisme
3. Tidak boleh membuka identitas narasumber rahasia atau anonim
4. Tidak boleh membuat informasi bohong, dibuat seolah – olah benar terjadi sejak awal anda tau itu bohong tapi ada anggap menjadi kebenaran.

Disiplin kode etik memang bukan jaminan penuh keselamatan jurnalis tapi ini adalah bentuk ikhtiar agar meminimalisir resiko. 4 kode etik yang haram untuk di langgar jika itu di langgar akan membahayakan jurnalis itu sendiri ada nya kode etik tersebut merupakan upaya untuk meningkatkan profesionalitas kerja seorang jurnalis. Bila jurnalis saja yang memperhatiakan kode etik saja tidak terbebas dari resiko bagaimana dengan yang ceroboh mengabaikan nya ?

Komentar



error: Konten dilindungi!