10 Jalan menuju Keberuntungan ala The Swordless Samurai

swordless-hard-cover

Negeri matahari terbit, begitu puluhan manusia diseluruh antero negeri menyebut nama besar negeri itu. Siapa yang tak kenal dengan negeri maju yang tersohor akan teknologinya. Negeri yang juga asal samurai ini menjadi raksasa dunia masa sekarang yang menguasai pangsa pasar informasi dan teknologi meski sudah sedikit tersaingi oleh kawannya sendiri, Korea Selatan. Tapi kali ini kita tidak akan membahas Jepang yang sekarang, melainkan bagaimana sejarahnya yang bisa dijadikan 10 jalan menuju keberuntungan.

Istilah “10 Jalan menuju Keberuntungan” menjadi modal utama penduduk Jepang sejak era perang antar klan dahulu. Nilai-nilai kehidupan ini dicetuskan oleh seorang jenderal era Shogun, Toyotomi Hideyoshi atau bagi penggemar manga terkenal dengan sebutan The Swordless Samurai. Seorang petani yang berhasil mengubah jalan hidupnya menjadi samurai dengan kesetiannya pada Oda Nobunaga, seorang daimyo tersohor kala itu. Mari kita simak pembelajaran hidup bagi kita mahasiswa yang haus pengetahuan.

1. Terbayangkan berarti terjangkau, ini sekilas hanya kata biasa tentang keinginan atau kita sebut cita-cita. Mahasiswa tentu tak lekang oleh kata itu, namun berbeda dengan petani umumnya. Hideyoshi menilai membayangkan adalah membayangkan sesuatu yang benar mungkin terjadi.

2. Ciptakan cara khusus untuk mencapai tujuanmu, inilah yang menjadi bayangan buruk kebanyakan mahasiswa didunia kampus. Mayoritas kegagalan disebabkan oleh ketiadaan tujuan dibandingkan ketiadaan kemampuan. Sering kali kita merasa tidak mampu padahal sebenarnya kita tidak memiliki tujuan jelas yang tergambar.

3. Rasa syukur mengundang keberuntungan, mungkin inilah kebutuhan yang sterlau sering kita lupakan. Bersyukur bisa dengan banyak cara selain beribadah, kita bisa maninfestasikan melalui kata-kata dan perbuatan baik kepada sesama penduduk kampus tak hanya mahasiswa.

4. Kenali bakatmu, untuk satu poin ini menjadi momok menakutkan bagi sebagian dari kita. Pasalnya hampir semua mahasiswa masih mencari bakatnya ketika sudah duduk ditingkat dua bahkan tiga. Ironi ini menjadi kebiasaan bahkan penulis sendiri mengakui hal tersebut. Temukan sesuatu yang membuatmu lebih menonjol dibandingkan yang lainnya. “aku tidak akan bisa disegani orang lain tanpa aku menguatkan kemampuanku” nilai yang dipegang Hideyoshi dalam kepemimpinannya.

5. Usaha menentukan hasil, usaha setengah-setengah menghasilkan hasil yang setengah pula dan usaha yang baik membuahkan hasil yang baik. Tetapi usaha yang luar biasa akan mendapatkan hasil yang luar biasa dan ini merupakan salah satu jalan menuju keberuntungan itu sendiri.

6. Kerjasama Melahirkan Keberhasilan, ini sudah tentu perlu ditanamkan dalam diri kita mahasiswa khususnya. Kerjasama ini perlu ditemani semangat yang tinggi pula untuk mengabdikan segala jiwa raga untuk melakukan sesuatu yang kita perlukan.

7. Rahasia itu tidak ada, sering kita mendengar celetukan “apa rahasia dibalik kesuksesan anda ?”. Ternyata untuk sukses dan beruntung tidak perlu rahasia. Bagi sebagian orang mungkin mengatakan ada rahasia dibalik kesuksesannya namun hakikatnya itu adalah tahapan yang mereka lewati Setiap tahapan memerlukan pedoman dalam melangkah, inilah yang sebenarnya diperlukan. Tulis pedoman hidupmu dan tentukan kesuksesanmu sendiri.

8. Pengabdian, ya ini merupakan hal langka di dunia serba modern ini. Setiap individu akan mengabdikan kerja kerasnya untuk dirinya dan orang yang dicintainya saja seperti pacar hingga keluarga. Bayangkan bagaimana kalau hidupmu adalah pengabdian untuk kemanusiaan.

9. Manfaatkan Kesempatan, sangat efektif jika kita melakukan sesuatu yang menjadi kesempatan meraih keberuntungan. Kesempatan akan bernilai jika kita memiliki pedoman hidup seperti pada point kedelapan.

10. Terakhir adalah kalimat yang tertuang dalam naskah kuno, tertanam dalam jiwa seorang Bushido yaitu Ketika kau menikmati air sungai, janganlah lupa mata airnya. Naskah ini biasanya disebut dengan lembaran ikkyu, lembaran yang tak akan berharga bagi seorang tanpa pemahaman maknanya. 10 jalan ini dipungkasi oleh filosofi sungai yang menjadi mata air, sumber kehidupan.



Leave a Reply

error: Konten dilindungi!