Mengapa Menulis?

Tips-Menulis-Novel

Mengapa kita harus menulis? Menulis adalah aktivitas berbagi ilmu agar memberi manfaat bagi banyak orang. Menulis juga merupakan sarana mengekspresikan ide dan gagasan. Setiap orang bisa menulis apa yang diinginkan. Guratan yang terdapat di sebuah blog, buku, atau bahkan sekadar cerita pribadinya masing-masing pun merupakan sebuah karya. Menulis sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, bahkan hal ini sudah dilakukan oleh nenek moyang kita jauh sebelum mengenal buku dan alat tulis. Menjadi pertanda bahwa aktivitas menulis bukanlah hal yang baru, dan menulis pun dapat dimulai dengan apa saja yang ada di depan kita.

Terlepas apapun fakta tentang menulis dalam keseharian hidup kita, berikut ini merupakan beberapa hal yang barangkali harus kita ketahui, agar kita mau menulis.

1. Menulis Menghilangkan Stress

Percaya atau tidak, menulis bisa menjadi salah satu terapi terbaik terhadap masalah-masalah unik yang tidak membutuhkan obat khusus. Habibie, saat ditinggal Ainun misalnya, ternyata obat yang paling ampuh adalah menuliskan kisah beliau sendiri, bukan obat yang mahal kan?

Kamu punya masalah? Pasti, coba sederhanakan saja dengan menulis beberapa kata yang panjang. Baca ulang, geli? biasa. Justru tulisan yang jelek inilah yang bisa menjadi obat.

2. Refreshing Otak danGet New Idea!

Jalan-jalan menghabiskan biaya besar? Menulis tak cukup mahal tapi bisa menyegarkan. Kok bisa? Pada dasarnya otak kita menimbun banyak sekali ide yang terlupakan. Pernah punya ide bagus? Tiba-tiba terlupa? Menulis bisa jadi solusinya. Saat menulis, kamu otomatis akan menggali informasi paling dalam di “lipatan-lipatan” memory, nah. Saat seperti ini biasanya kita malah menemukan ide yang pernah terbengkalai! Gak percaya? Coba nulis deh.

3. Mengasah Ketajaman Menulis

Sederhananya begini kawan: menulis itu sudah built in dalam setiap manusia, hanya saja sedikit sekali yang benar-benar menjadikannya “senjata”. Seperti sebuah keahlian, menulis juga butuh diasah. Dengan menulis setiap hari, setidaknya kita menjaga agar inteligensi plus kepekaan sosial kita tetap tajam. Jeda yang terlalu lama dalam menulis akan menjadikan kebekuan dan kaku dalam menulis. Pernah merasa susah mengerjakan paper kuliah? Barangkali kemampuan menulis sedang lupa diasah.

4. Memperoleh Rupiah

Menulis tidak menjadikan kaya, lebih pasti menjadikan peka. Tapi penulis profesional, tanpa pernah meminta akan berpeluang memiliki penghasilan tambahan yang cukup dari apa yang dituliskannya. Apalagi jika sudah menghasilkan buku, royalti yang dimiliki bisa menjadi asset yang sangat berharga untuk masa depan. Masih menganggap penulis sebelah mata? Lihat JK. Rowling, Andrea Hirata, Alif Fuadi, dan lain-lain, mereka adalah penulis yang “berkantong” dari apa yang telah mereka tuliskan. Apalagi jika karya mereka difilmkan, lebih besar lagi hasilnya.

5. Melepaskan Diri Dari Hingar-Bingar Kesibukan

Jenuh dari segala aktivitas yang monoton? Pasti beberapa dari kita pernah mengalaminya. Kesibukan dunia kerja yang itu-itu saja. Bosan. Menulislah, karena dunia tulis adalah tempat yang tidak memiliki “batas luas”, eksplorasi imajinasi sehebat-hebatnya, tidak ada yang melarang. Kamu bisa menjadi apapun lewat menulis. Dan kamu bisa melepaskan status apapun lewat tulisan. Kamu tidak harus menuliskan tentang kesehatan, meskipun kamu dokter. Silakan tulis apapun, jika itu bisa membuat kita menjadi pribadi yang lebih baik.

Sumber : SangPena.com

Komentar