Turnamen Pencak Silat Tapak Suci Rektor UIN Cup IV Tingkat Pra Remaja, Remaja dan Dewasa Se-Indonesia Timur

tapak-suci

Sahabat iCampus Indonesia, pencak silat adalah salah satu budaya seni bela diri Indonesia. Sebagai genarasi penerus bangsa ini kita wajib untuk melestarikan apapun budaya asli Indonesia yang sifatnya membangun bangsa. Dalam hal pengembangan potensi atlit, meningkatkan prestasi atlet perlu ada upaya program-program untuk dapat merealisasikan hal tersebut. Seperti sosialisasi, pelatihan dan pertandingan.

Sebagai bentuk upaya pelesatarian dan pembinaan bibit-bibit atlet Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar (UIN AM) mempersembahkan “Turnamen Pencak Silat Tapak Suci Rektor UIN Cup IV Tingkat Pra Remaja, Remaja dan Dewasa Se-Indonesia Timur” yang dilaksanakan pada tanggal 25 hingga 29 November 2016 di kampus UIN Alauddin Makassar.

Kegiatan ini mengusung tema “Semarak 51 Tahun Univesitas Islam Negeri Alauddin Makassar (UIN AM) : Melestarikan Pencak Silat Tapak Suci Sebagai Budaya Bangsa” yang dirangkaikan milad ke-51 Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar. Berbagai kegiatan kemahasiswaan yang diadakan dalam memeriahkan semarak milad ke-51, salah satunya Turnamen Pencak Silat Tapak Suci Rektor UIN Cup IV Tingkat Pra Remaja, Remaja dan Dewasa Se-Indonesia Timur.

Dalam turnamen ini, melibatkan 560 peserta atau atlet pencak silat tapak suci dari seluruh diwilayah perwakilan yang ada di Indonesia timur. Pertandingan ini, terbagi menjadi kelas yakni pra remaja, remaja dan dewasa dengan tujuan adanya regenerasi dan kesiapan atlet mulai dari usia dini hingga dewasa. Turnamen pencak silat ini berjalan dengan lancar dan sangat sengit hingga kepenghujung acara. Tontonan yang sangat ditunggu-tunggu final putra dikelas dewasa yang mempertemukan atlet Universitas Negeri Makassar (UNM) menantang tuan rumah.

Alhasil pertandingan kali ini dimenangkan oleh atlet pencak silat Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, dengan hasil imbang. Keputusan kemenangan ini sesuai dengan peraturan timbangan berat badan pasca pertandingan. Akhirnya Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar memastikam diri menjadi juara umum dan disusul runner up Universitas Negeri Makassar dengan hanya selisih 1 medali.

Turnamen ini resmi ditutup oleh Rektor Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Prof. Dr. H. Musafir Pabbari, M. Si, serta memberikan trofi dan medali kepada juara umum. Beliau berpesan kepada kepada seluruh atlet yang turut berpartisipasi dalam kegiatan ini agar kekalahan dijadikan motivasi untuk berprestasi dan kemenangan dijadikan cambukan untuk tidak gampang puas dan haus akan prestasi. Terakhir harapan beliau pasca kegiatan “Kontribusi mahasiswa berprestasi melalui tapak suci (pencak silat), bukan hanya membesarkan nama lembaga saja namun mengukir prestasi untuk Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, agar kedepannya Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar dapat dikenal dengan prestasinya” tutur Rektor UIN AM.

Komentar



error: Konten dilindungi!