9 Hal yang Perlu Diperhatikan untuk Menjadi Mahasiswa Berprestasi (Mawapres) Utama

Membaca

Algha Sanjaya adalah Mawapres UNM (Universitas Negeri Makassar) 2016 yang memiliki segudang prestasi dan telah menuliskan lebih dari 30 karya tulis ilmiah. Beliau menjadi Mawapres utama tingkat universitas baru-baru ini. Berikut ini beliau memberikan tips and trick menjadi Mawapres utama. Teruntuk mahasiswa baru maupun mahasiswa yang telah menjalani semester selanjutnya ini rekomendasi agar kamu menjadi Mawapres utama di perguruan tinggi masing-masing.

Sahabat iCampus Indonesia, menjadi Mahasiswa Berprestasi atau Mawapres adalah mimpi dan kebanggaan setiap mahasiswa. Predikat prestigious tersebut merupakan program tahunan KEMENRISTEKDIKTI. Mawapres mewakili ratusan bahkan ribuan mahasiswa dari suatu universitas yang mencerminkan prestasi dalam berbagai aspek secara akademik maupun non akademik. Menjadi mahasiswa terbaik harus memerlukan strategi yang terbaik serta niat yang baik pula. Untuk mewujudkan impian tersebut kamu harus tahu, pahami dan milik 9 hal yang perlu diperhatikan menjadi Mawapres utama :

  1. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK)

Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) adalah sebuah ukuran layak atau tidaknya mahasiswa memegang predikat Mawapres. Karena seorang Mawapres harus memiliki nilai akademik yang sangat baik agar menjadi motivasi mahasiswa lainnya untuk bersaing mendapatkan nilai yang baik. Nilai tersebut sebagai pengakuan dan pembuktian secara tertulis yang sah bahwa mahasiswa tersebut benar-benar mempunyai prestasi dibidang akademik.

  1. Organisasi

Sejatinya kampus adalah tempat berorganisasi, dimana didalamnya kita belajar dan membiasakan diri hidup secara terstruktural dengan penerapan sistem yang telah disepakati bersama. Pengalaman organisasi juga turut dalam pembentukan karakter, intelektual dan pengalaman yang nyata. Organisasi banyak mengajarkan hal yang tidak didapatkan saat diruang perkuliahan misalnya manajemen waktu, massa, networking, dan masih banyak pelajaran berharga lainnya. Namun, bisa didapatkan diluar jam belajar baik diinternal maupun eksternal kampus melalui organisasi.

  1. Karya Tulis dan Penelitian

Dalam dunia pendidikan, tulis menulis adalah sebuah hal yang lumrah. Termasuk karya tulis atau penelitian yang bersifat kepedulian terhadap suatu masalah dan mencari solusi dari penelitian tersebut. Serta mempublikasikan hasil dari tulisan dan penelitian sebagai bukti yang nyata secara ilmiah yang ditawarkan kepada pemerintah, masyarakat dan kaum pelajar sebagai khazanah ilmu pengetahuan. Selain itu karya tulis dan penelitian menjadi ajang lomba paling bergengsi dikalangan mahasiswa dan salah satu program pemerintah berkerjasama dengan Kemenristekdikti yaitu Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) untuk memberikan peluang kepada mahasiswa lansung berkontribusi kepada masyarakat dan membuktikan perguruan tinggi mana yang menjadi juara umum yang terbaik di Indonesia dalam penelitian yang dilaksanakan setiap tahun ini.

  1. Bahasa Inggris

Kemampuan berbahasa asing seperti Bahasa Inggris adalah modal paling terbesar. Tapi bukan berarti tidak menghargai dan mempelajari bahasa Indonesia. Bahasa Indonesia tetap diperingkat utama kemudian disusul Bahasa daerah serta Bahasa Inggris adalah Bahasa ketiga yang wajib dikuasai. Karena saat ini bahasa Inggris menjadi sebuah kebutuhan yang sangat mendasar baik dibidang pekerjaan, pendidikan, hubungan internasonal dan apa pun itu bahasa Inggris menjadi alat komunikasi yang lebih umum digunakan oleh manusia dimuka bumi ini.

  1. Kegiatan Ilmiah dan Kepemudaan

Kegiatan ilmiah dan kepemudaan saat ini sedang gencar-gencarnya yang dilakukan oleh perguruan tinggi, lembaga, komunitas dan pemerintah. Hal ini bertujuan untuk mempertemukan mahasiswa-mahasiswi dalam suatu wadah untuk mencapai misi bersama dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan. Kegiatan-kegiatan ini seperti seminar nasional, lomba karya tulis, essay, leadership camp dan masih banyak kegiatan lainnya. Kegaitan ilmiah dan kepemudaan juga menjadi media penampung aspirasi dan membangun relasi dari setiap perguruan tinggi di Indonesia agar kedepannya bisa berkerjasama dan membangun Indonesia.

  1. Kompetisi

Hidup adalah kompetisi, dan setiap manusia memiliki peluang yang sama untuk menjadi pemenang. Begitu juga didunia kampus, banyak kompetisi-kompetisi yang diselenggarkan oleh pihak kampus, komunitas dan lembaga-lembaga lainnya. Kompetisi di perguruan tinggi sangat beragam mulai dari olahraga, teknologi, seni dan kebudayaan, lomba karya tulis ilmiah dan essay, dan masih banyak lainnya. Ini juga menjadi ajang pembuktian sebagai tempat mengukir sejarah dan prestasi.

  1. Pengabdian Masyarakat

Dari sekian banyak ilmu pengetahuan, penagalam dan prestasi yang dimiliki, ini adalah tempat dimana pembuktikan jati diri penyandang kaum intelektual. Karena pada dasarnya mahasiswa berasal dari rakyat dan akan kembali kerakyat. Kontribusi nyata untuk bangsa dan negara ini melalui program kerja yang akan dilaksanakan, turut berpartisiapasi dalam kegiatan masyarakat dan menjadi teladan baik diri pribadi dan orang-orang disekitar. Hal yang paling nyata apabila aksi nyata dilakukan tanpa melihat waktu dan tempat untuk berbagi.

  1. Hobi

Setiap mahasiswa harus memiliki suatu hal yang disukai, disenangi dan ditekuni sebagai keahlian khusus yang dimiliki oleh pribadinya. Ini menjadikannya mempunyai daya tarik tersendiri. Serta menjadi pembeda karena memiliki personal branding yang khas dari diri. Hobi juga merupakan penyaluran minat dan bakat yang memiliki banyak manfaat baik untuk dirinya sendiri maupun untuk dipertunjukan khalayak umum. Yang jelasnya hobi adalah kelebihan yang patut disyukuri dan dikembangkan menjadi sebuah karya-karya yang tak ternilai harganya.

  1. Berdoa

Dari implementasi diatas, harus diiring dengan usaha kerja keras dan doa. Sebagaimana mestinya manusia yang beragama dan mempercayai adanya Tuhan, berdoa adalah hal yang mutlak yang dilakukan oleh insan yang beragama. Agar dalam usahanya mendapatkan restu dari sang ilahi dan bernilai ibadah disisi-Nya. Usaha dan doa tidak dapat terpisahkan seperti uang koin yang memiliki gambar dan angka.

Untuk merealisasikan hal-hal tersebut perlu adanya upaya penyusunan strategi agar dalam perencanaan tersebut bisa berjalan sesuai dengan yang diinginkan. Berikut strategi yang disarankan :

  1. Semester I dan II

Beradaptasilah secara baik dengan lingkungan kampus, mulai dari sistem akademik, birokrasi, dosen, budaya kampus, dan mahasiswanya. Kemudian, mulailah menulis mimpi-mimpi dan target agar menjadi “pedoman” dalam masa perkuliahan termasuk cari tahu penilaian sebagai Mawapres. Pada awal perkuliahan usahakan IPK diatas 3,50 agar tidak kewalahan di semester selanjutnya. Kemudian tingkatkan lagi IPKmu agar dapat bersaing dengan teman-temanmu.
Pada awal semester ini usahakan juga mulai berlatih bahasa Inggris secara intensif, mulailah dengan otodidak sebagai bekal ikut privat atau bimbingan bahasa inggris berbayar.
Ikuti berbagai kegiatan ilmiah di kampusmu ataupun kampus tetangga, seperti seminar, pelatihan, talkshow, konferensi dan lain sebagainya. Mulai juga melihat potensi diri atau bakat terpendam, sebagai nilai plus dalam penilaian Mawapres.

  1. Semester III dan IV

Pada semester ini kamu harus lebih serius lagi, jangan sering melakukan yang tidak penting karena kamu sudah banyak mengenal kampus dan senior-seniormu. Masa ini, IPK harus tetap dipertahankan dan ditingkatkan. Selain itu, mulailah menulis seperti Karya Tulis Ilmiah, Esai, dan lain sebagainya. Serta kembangkan bakat lainnya, seperti menari, menyanyi, olahraga, dan lainnya. Kemudian ikutkan dalam lomba-lomba tingkat regional, nasional, bahkan internasional. Lebih baik kompetisi yang diadakan oleh Kementrian. Ingat mulailah mengikuti privat atau bimbingan bahasa Inggris untuk mengasah kemampuan linguistikmu.
Hal lainnya, kembangkan softkillmu melalui organisasi atau komunitas internal ataupun eksternal kampus, yang sesuai dengan passionmu. Tidak lupa, aplikasikan semua ilmu yang kamu dapat melalui link organisasi atau komunitas kepada masyarakat di sekitarmu.

  1. Semester V dan VI

Kamu dianggap sudah matang sebagai mahasiswa. Mulailah mencari tahu sistem seleksi Mawapres di jurusan, fakultas, dan Universitasmu. Pada semester ini, dianggap masa paling pas untuk mengikuti seleksi Mawapres. Lengkapi lebih awal berkas yang diperlukan dalam seleksi tersebut. Jika kamu ditakdirkan menjadi Mawapres Universitas langkah kamu masih berlanjut ke tingkat Nasional mewakili kampus kebanggaanmu. Persiapkan lebih matang Mahakaryamu, mulai dari karya tulis dan produkmu, video perkenalan dan video tentang karyamu. Perjuangan semakin berat, nikmati setiap prosesnya sebagai bentuk syukurmu. Tetap percaya diri, optimis, dan pantang menyerah. Serta serahkan semuanya pada Tuhan. Satu penekanan, tidaklah instan serta tidaklah mudah menjadi Mawapres tapi yakinlah usaha tidak akan mengkhianati hasil dan Tuhan tidak akan salah alamat. Semangat dan selamat berjuang teman-teman dalam meraih mimpi-mimpi. Kegagalan adalah mitors!

Sumber : Algha Sanjaya (Mawapres UNM 2016)

Komentar



error: Konten dilindungi!