Tips Agar Tidak Mudah Terprovokasi oleh Media

media-sosial

Media merupakan suatu hal yang tidak bisa dilepaskan lagi dari kehidupan kita sebagai manusia, apalagi mahasiswa yang butuh asupan informasi-informasi terkini. Sayangnya, banyak media yang hanya mengejar popularitas tanpa memperhatikan orisinalitas dan kebenaran berita sehingga berita yang disajikan hanya berupa provokasi agar banyak dibaca oleh masyarakat dan menjadi perbincangan hangat.

Berikut beberapa tips agar kita tidak mudah terprovokasi oleh media:

1) Langsung Baca Isi, Judul Dibaca Sekilas Saja

Judul merupakan hal yang berkontribusi besar dalam salah tafsirnya pembaca akan suatu berita. Belum baca keseluruhan beritanya saja, pembaca bisa langsung terprovokasi dengan judul yang dibuat oleh media.

Judul dibuat semenarik mungkin agar pembaca mengira kalau judulnya itu mewakili keseluruhan berita. Padahal bisa saja judul dibuat hiperbola agar semakin provokatif. Bukan berarti judul yang menarik dan unik itu tidak diperlukan, tetapi tetep harus sesuai sama berita dan tidak melenceng jauh sehingga tidak mengurangi esensi dari berita tersebut.

Jadi, biasakan membaca isi beritanya hingga selesai, jangan terlalu terpengaruh dengan judul.

2) Jangan Terdistraksi oleh Foto Berita

Foto atau featured image berita yang digunakan sebagai pendukung berita sering kali dimanfaatkan untuk menarik minat pembaca. Redaktur memasukkan foto yang tidak berkesinambungan dengan isi berita, asal kontroversial dan menarik. Hasilnya, pembaca cenderung terdistraksi dengan foto beritanya dibanding membaca judul, apalagi isi beritanya.

3) Tetap Netral

Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah tetap netral. Usahakan pikiran sejernih mungkin saat membaca berita. Tetap gunakan logika dan nalar yang jernih. Objektif adalah kuncinya.

4) Ingat Bahwa Segalanya dapat Dibuat Drama

Media bisa aja membagi topik berita menjadi beberapa part dan dibuat seolah rangkaian berita yang dikemas secara drama. Apalagi, beberapa portal berita sudah dicampuri oleh kepentingan politik dari pihak tertentu dengan harapan saat kita membaca berita yang penuh drama ini, kita akan terbawa emosi dan ikut berkomentar. Dengan mengingat bahwa semuanya dapat dibuat drama, kita menjadi lebih waspada dan bisa tahu mana batasan-batasan yang sebenarnya kenyataan, mana yang terkesan dibuat-buat.

5) Baca Dari Sumber yang Berbeda

Kita harus membaca suatu berita dari berbagai sumber, agar pandangan kita terhadap suatu kejadian bisa dari berbagai sisi dan menarik kesimpulan dengan lebih bijak.

Selamat banyak membaca!

Sumber referensi: AnakUIdotcom

Komentar



error: Konten dilindungi!