Jika Informasi ini bermanfaat, jangan lupa share di medsos kamu :)

" />

Kenalan Yuk sama Antropologi Undip

undip

Koentjaraningrat- Antropologi merupakan studi tentang umat manusia pada umumnya dengan mempelajari berbagai warna, bentuk fisik masyarakat dan budaya yang dihasilkan

Selama ini pelayanan pendidikan S1 pada FIB Undip dilakukan melalui 5 Program Studi yaitu Sastra Indonesia, Sastra Inggris, Ilmu Sejarah, Ilmu Perpustakaan dan Sastra Jepang. Seiring berjalannya waktu, terjadi perubahan-perubahan tatanan masyarakat baik di tataran domestik, regional, maupun global. Guna menyikapi perubahan tersebut, FIB Undip merasakan kebutuhan yang mendesak akan adanya pendirian satu Program Studi baru yaitu Antropologi Sosial. Dasar berdiri dan penyelenggaraan Program Studi Antropologi Sosial ini adalah SK no 088/P/2014 pada tanggal 5 Maret 2014. Berdirinya Program Studi Antropologi Sosial akan melengkapi pemberian pelayanan pendidikan FIB Undip pada masyarakat, serta merupakan jawaban bagi kebutuhan akan adanya ahli-ahli dalam kajian perilaku budaya, khususnya budaya media dan budaya pesisir

Antropologi Sosial Undip sendiri memiliki visi untuk menjadi program studi yang unggul secara nasional dan internasional dalam pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di bidang kebudayaan. Saat ini Antropologi Undip sudah memiliki 3 angkatan dengan angkatan terbarunya adalah Antropologi Undip 2016 dengan jumlah 62 mahasiswa/i.

Meskipun termasuk yang paling muda di antara seluruh jurusan yang ada di FIB, Antropologi Undip telah menorehkan namanya lewat salah satu mahasiswi Antropologi Undip yang bernama Zahra Izzaturrahim. Zahra adalah 1 dari beberapa mahasiswa di dunia yang diundang dalam seminar internasional bernama IIFET18th Biennial Internatioal Conference pada tahun 2015 dan mendapat penghargaan sebagai presenter termuda di acara tersebut.

Masih banyak lagi mahasiswa/i Antropologi Undip yang berprestasi di segala bidang yang ada. Memang untuk saat ini Antropologi Undip masih dalam tahap pengembangan dan baru ingin mengajukan akreditasi ke BAN-PT. Namun, tak ada batasan bagi seseorang untuk berkreatifitas, berinovasi dan berkarya demi dirinya dan orang-orang disekitarnya.

 


SALAM BUDAYA

Komentar



Leave a Reply

error: Konten dilindungi!