IKIP Mataram: Wisuda para Atlet Nasional dan Internasional, Ada yang Berbeda?

spiritriau_Beasiswa-Kuliah-untuk-Mahasiswa-Indonesia-

Wisuda merupakan prosesi akhir yang dilalui oleh seorang mahasiswa dalam menjalani karirnya di dunia kemahasiswaan setelah menjalani prosesi sakral (yudisium).  Perasaan haru bercampur bangga akan terlihat dari raut wajah para wisudawan dan wisudawati saat nama mereka dipanggil beserta gelarnya masing-masing dan tambahan predikat khusus yang diidam-idamkan oleh para mahasiswa, Cumlaude. Tapi bagaimana bila para atlet nasional dan internasional yang telah mengharumkan nama bangsa yang diwisuda? Apakah ada yang berbeda?

Sekilas tentang IKIP Mataram, Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Mataram atau IKIP Mataram merupakan sebuah perguruan tinggi swasta di Mataram yang mayoritas mahasiswanya berasal dari tiga suku besar di Nusa Tenggara Barat yaitu Suku Sasak, Suku Samawa dan Suku Mbojo baru kemudian disusul oleh mahasiswa dari luar wilayah NTB. Sudah menjadi rahasia umum bahwa IKIP Mataram adalah satu-satunya kampus di wilayah Nusa Tenggara Barat yang memiliki begitu banyak atlet nasional dan internasional dan telah menyubangkan banyak medali emas bagi NTB. Namun, setelah menempuh beberapa tahun masa perkuliahan para atlet pun harus hengkang namanya dari absensi kampus dan melanjutkan karir atlet mereka diluar kampus. Sebagai penghormatan bagi para atlet Indonesia khususnya IKIP Mataram, maka penulis akan mengulas sedikit suasana wisuda Periode I Tahun Akademik 2016/2017 IKIP Mataram yang dilaksanakan di Hotel Lombok Raya beberapa saat yang lalu.

Ada  yang istimewa pada acara Wisuda Periode I Tahun Akademik 2016/2017, karena ada  7 orang mahasiswa berprestasi dalam bidang olahraga yang ikut di wisuda yaitu M. Ridwan, Fadlin, Andrian, Mariati, Indria Milasari, Endang, dan Kokom Supriyatnak. Seperti diketahui bahwa mereka adalah peraih medali emas untuk NTB pada PON XVIII di Jawa Barat. Kepada mereka yang berpretasi di PON Jabar 2016 diberikan piagam penghargaan dan bonus dari Yayasan Pembina IKIP Mataram berupa Rp. 5.000.000 untuk emas, Rp. 3.000.000 untuk perak, dan Rp. 2.000.000 untuk perunggu. Mereka di wisuda secara istimewa langsung oleh Rektor IKIP Mataram Bapak Prof. Drs. H. Toho Cholik Mutohir, M.A., Ph.D. Saat ketujuh atlet tersebut diberikan penghargaan, suara gemuruh tepuk tangan dari seluruh hadirin memecahkan keheningan suasana wisuda. Mereka pantas mendapatkan standing applause dan selamat untuk mereka para pejuang olahraga Indonesia.

Komentar



error: Konten dilindungi!