Jika Informasi ini bermanfaat, jangan lupa share di medsos kamu :)

" />

FTK ITS Rencanakan Buka Departemen Baru

institut_teknologi_sepuluh_nopember_mojok

Selepas mendirikan Departemen Transportasi Laut pada 2011, Fakultas Teknologi Kelautan (FTK) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) berusaha memenuhi tantangan zaman dengan membuka jurusan-jurusan baru. Rencananya, beberapa departemen anyar tersebut akan memiliki mahasiswa baru sekitar lima tahun mendatang.

Departemen baru ini sejatinya merupakan pengembangan dari jurusan yang telah ada seperti Teknik Kelautan (Tekla) dan Teknik Perkapalan (Tekpal). Dekan FTK Prof Daniel M Rosyid PhD MRINA menjelaskan, jurusan-jurusan di fakultasnya seharusnya dapat dikembangkan lebih banyak. “Nanti akan ada jurusan Teknik Pantai, Teknik Dalam, Otomasi Kapal,” urainya mengawali cerita.

Dari beberapa rencana tersebut, salah satu yang segera direalisasikan ialah Teknik Pantai. Pembentukan jurusan ini diharapkan dapat mempersempit fokusan Tekla. Daniel mengatakan kelak Tekla hanya akan berfokus pada teknik lepas pantai dan teknik laut dalam.

Fakultas Teknologi Kelautan ITS

“Sekarang masih campur (Tekla dan Teknik Pantai, red). Setelah dipisah nanti akan berdiri sendiri-sendiri,” ujar pria kelahiran Klaten yang juga Guru Besar FTK ITS ini.

Senada dengan Tekla, Tekpal pun memiliki rencana untuk mengembangkan jurusannya. Ketua departemen Tekpal Ir Wasis Dwi Aryawan MSc mengaku pihaknya hendak mendirikan departemen yang saat ini banyak dibutuhkan bagi industri maupun masyarakat.

Departemen yang ia maksud ialah Marine Survey. Setelah lulus, sarjana jurusan ini diharapkan bekerja pada bidang survey serta inspeksi kapal, yakni pemeriksaan kapal sebelum dapat beroperasi.

Selain itu, pria lulusan University of Newcastle ini juga membeberkan satu jurusan lain yang sedang ia canangkan untuk dibentuk. Jurusan tersebut terkait dengan transportasi khusus kapal-kapal kecil yang beroperasi di Indonesia. “Nanti lulusannya kami targetkan dapat menghasilkan kapal-kapal kecil,” tambah Wasis.

Sejauh ini, dua jurusan tersebut masih berupa mata kuliah pilihan. Wasis menjelaskan, sebelum menjadi departemen baru, keduanya akan terlebih dahulu menjadi bidang minat.

“Diperkirakan pembentukannya lima tahun ke depan. Kami harus mengembangkan sumber daya manusianya, baru kemudian program studi baru dapat didirikan,” pungkas Wasis.

Komentar



error: Konten dilindungi!