Presentasi di depan orang banyak adalah tantangan tersendiri bagimu yang merasa punya kemampuan public speaking biasa-biasa saja. Bagaimana tidak, menyampaikan informasi di depan banyak orang dengan menarik namun tetap tenang memang jadi PR tersendiri.

Tapi tenang, sebenarnya ada kok cara agar presentasimu terlihat menawan dan dikenang oleh mereka yang mendengar. Langkah yang perlu kamu lakukan pun cukup simpel, hanya dengan membuat slide presentasi yang menarik dan menyampaikannya secara sistematis. Mau tahu gimana caranya? Nih, Hipwee tuliskan khusus untukmu.

1. Ciptakan judul yang catchy untuk presentasimu. Buat statement kuat yang akan diingat selalu

Bikin line yang catchy via netdna.webdesignerdepot.com

First impression is everything for a presenter. Di momen awal presentasi, keyakinan dan cara menyampaikan informasi akan dinilai oleh orang yang melihatmu. Semakin meyakinkan dan menarik presentasi yang kamu ciptakan, semakin besar pula kemungkinan mereka bertahan memperhatikanmu sampai akhir.

Salah satu cara menciptakan first impression yang bisa dikenang adalah dengan menciptakan judul presentasi yang menarik. Semisal, kamu hendak menjelaskan mengapa Hipwee lebih berhasil mendapat banyak shares dibandingkan media online sejenis lain. Dibanding menggunakan template standar macam,

“Rahasia di Balik Kesuksesan Hipwee Menjaring Pembaca.”

tweak judulmu jadi lebih catchy dan memorable. Misalnya,

“Tanpa Judul yang Misleading, Bagaimana Hipwee Bisa Mencapai 1000 Shares di Tiap Artikelnya?”

Pernyataan kuat macam ini akan lebih diingat pembaca daripada sekadar menggunakan judul yang ala kadarnya saja.

2. Lupakan bullet points sepanjang cerpen. Ini presentasi bung, bukan mengarang bebas!

Lupakan bullet points sepanjang cerpen via presentationpanda.com

Asal kamu tahu, Steve Jobs tidak pernah membuat presentasi dengan list bullet yang begitu banyak. Ibaratnya, pola ini sudah so yesterday. Pola list bullet akan membuat poin-poin yang akan kamu sampaikan tetap saja panjang. Dampaknya, presentasi juga kurang menarik. Selain itu, banyaknya list bullet akan membuatmu lebih banyak fokus untuk menatap slide. Lah, audiensnya mau kamu cuekin?

Mulai sekarang, buatlah konsep presentasimu dalam selembar kertas. Daftarlah poin-poin apa saja yang ingin kamu sampaikan di slideshow. Lalu ambil kata kuncinya saja. Setiap satu kata kunci yang sudah kamu buat, masukkan ke dalam satu slideshow. Dengan begitu, tulisan pada setiap lembar slideshow akan jauh lebih besar dan menarik untuk dilihat audiens. Keyword yang pendek tadi pun, mau tak mau akan membuatmu mengacuhkan layar dan audiensmu mendapat perhatian yang tidak kalah penting.

3. Jangan pakai teks untuk menjelaskan poin-poin yang panjang. Visualisasikan saja lewat diagram dan skema

Lebih enak dilihat, apalagi kalau mau menjelaskan proses dan hasil. via i4.minus.com

Kamu perlu menerangkan proses, cara/tips, atau komparasi yang kompleks dan perlu penjelasan panjang? Jangan bingung! Gunakan saja chart, skema, atau tabel. Agar baganmu lebih terorganisir, kamu perlu membuat coret-coretan konsep terlebih dahulu dalam selembar kertas kosong. Apakah konsepmu nanti menyerupai diagram alir, struktur, tabel, atau keterangan bergambar, bisa tertata lebih rapi. Barulah kemudian kamu memindahkannya dalam slideshow.

4. Jika ingin menjadikan foto sebagai background slidemu, pastikan gunakanfont yang kontras dan mudah terbaca

Jangan keramean biar teks tetap bisa dibaca via rasyid13.files.wordpress.com

Bila kamu ingin mengenakan foto, apalagi jika berfungsi sebagai background, pastikan foto tersebut tidak mengandung terlalu banyak warna. Terlalu banyak warna pada fotomu akan membuatnya timpang tindih dengan teks yang kamu tulis. Itulah yang dimaksud dengan ramai.

Sebaliknya, gunakan foto yang menyisakan ruang yang cukup besar dengan warna polos. Seperti gambar di atas, kamu tetap bisa menuliskan teks pada sisi berwarna hitam. Teksnya pun dapat ditulis dengan ukuran font yang jelas dipandang.

5. Demi pesan yang terserap sempurna, kerucutkan pembahasanmu dari hal yang paling biasa. Baru setelah itu sampaikan informasi mendalam di belakangnya

Kerucutkan pembahasan dari hal yang paling biasa. Baru ke informasi detail di baliknya viapresentationpanda.com

Menyusun presentasi yang baik sebenarnya tak beda dari membangun plot cerita yang baik. Harus ada latar belakang, penjelasan, konflik, lalu solusi dari konflik. Rumus ini pulalah yang harus ada di slide show presentasimu.

Selalu mulailah dari pembahasan yang paling ringan, bangun ketertarikan audiens terhadap hal yang kamu sampaikan — setelah atensi mereka bisa didapat baru deh ceritakan detail informasi yang lebih dalam.

6. Lupakan template presentasi bawaan yang membosankan. Di luar ada banyakcustom design yang bisa diandalkan

Di internet, begitu banyak situs yang memberikanmu template slide presentasi. Wajib kamu unduh dan tiru! via cristiannicolau.files.wordpress.com

Jangan terus-menerus menggunakan desain template presentasi yang sama. Selain membosankan, belum tentu desain tersebut memiliki relevansi dengan tema presentasi. Masak iya membahas sosial media, namun gambar yang tampil adalah tebing pantai atau krayon? Unduhlah template-template baru dari internet. Banyak kok yang menyediakannya secara gratis.

7. Presentasi bukan pengajian yang harus diisi ceramah sepanjang waktu. Memutar stop motion dan video akan menyelamatkan pengalaman visual audiensmu

Stop motion dan video bisa menyelamatkan pengalaman visual pendengarmu via bridalmusings.com

Selama ini, amat banyak perusahaan yang mengambil kesempatan presentasi untuk memutar sebuah video. Biasanya adalah video company profile untuk menjelaskan sekaligus mempromosikan perusahaan mereka. Informasi yang disampaikan tidak hanya mengundang decak kagum dari audiens, melainkan juga memperjelas setiap detail yang ingin disampaikan.

Kamu pun bisa begitu. Jika kamu ingin menampilkan cuplikan film sebagai contoh kasus, sah-sah saja. Pastikan video tersebut sudah kamu edit dengan memotong dan mengambil bagian yang diperlukan saja. Jika tidak, presentasimu akan berubah menjadi acara layar tancap. Hehehe…

8. Pastikan semua informasi itu disampaikan dalam slide yang singkat. Dalam jangka waktu kurang dari 10 menit saja

Batasi waktu presentasimu singkat saja via countercurrentnews.com

Siapa yang tidak malas melihat total slide presentasi yang begitu banyak? Kamu bisa disangka memindah buku atau menulis novel nantinya. Audiensmu pun akan bosan, terkantuk-kantuk, atau keluar untuk minum kopi. Sebanyak-banyaknya informasi yang ingin kamu sampaikan, buatlah presentasimu maksimal 15 lembar/halaman, dengan jangka waktu maksimal 5-6 menit saja.

Bagaimana? Tidak sulit bukan membuat slide presentasi yang menarik? Semoga sukses ya presentasimu! Good luck!