Nge-Blank Ketika Ditanya Ingin Digaji Berapa ? Inilah Jawaban yang Pantas Kamu Beberkan Pada Pewawancara

5-cara-jitu-mengatur-gaji-untuk-30-hari

Disaat Kamu hendak interview kerja seringkali kandidat ditenya soal ingin gaji berapa? hampir sebagian besar mereka menjawab malu-malu, atau hanya memberikan jawaban umum karena untuk memberikan kesan baik dimata pewawancara. Penting rasanya mengetahui cara negosiasi gaji yang baik. Bukan sekedar jawaban yang normatif, namun sebaiknya Kamu mengetahui berapa kira-kira persentase kenaikan gaji yang boleh kita minta dan masih cukup wajar di mata pihak recruiter?

Pada prinsipnya ketika terjadi negosiasi gaji dan ditanya expected salary, pada umumnya pertanyaan yang diberikan pihak recruiter sebetulnya lebih kepada motif dan bukan melihat dari angka yang kita berikan semata. Namun dibalik pertanyaan negosiasi gaji, lebih kepada ingin tahu motif mengapa Kamu memberikan angka sejumlah itu? Apa alasannya sampai angka Kamu terucap dari mulut kita? Apakah kualifikasi Kamu betul-betul pantas dibayar denganjumlah gaji tersebut?

Disampingan itu, dari sudut pandang pihak recruiter maupun HRD negosiasi gaji ini memiliki kepentingan yaitu untuk mengetahui jika nanti membayar Kamu sejumlah itu, kontribusi apa yang bisa Kamu berikan ke perusahaan? Apakah Kamu bisa membawa angin segar perubahan ke arah operasional perusahaan yang lebih baik, ataukah Kamu (dalam bahasa Jawanya) malah ngrusuhi operasional perusahaan?

Dalam menanggapi masalah negosiasi gaji, kecenderungan yang muncul oleh sebagaian besar kandidat/ pelamar kerja yakni memiliki sedikit ketakutan untuk menyebutkan expected salary -nya, mungkin saja disebabkan rasa kuatir nanti malah menyebutkan angka yang jumlahnya terlalu tinggi atau malah terlalu rendah. Nah untuk amannya, sebutkan saja bahwa anda akan mengikuti company policy untuk soal salary sesuai dengan posisi yang anda lamar, tapi jangan lupa Kamu sebutkan juga bahwa Kamu pribadi berharap bahwa salary yang akan diterima nantinya bisa 25-30% lebih tinggi daripada current salary yang diterima sekarang.

Informasi saja, persentase 25-30% merupakan angka yang dianggap wajar untuk mengharapkan kenaikan salary bila Kamu pindah ke perusahaan lain. Tidak usah takut maupun kuatir untuk menyebutkan rasio persentase dalam negosiasi gaji, karena perusahaan yang baik serta memiliki sistem administrasi kepegawaian yang rapi pastinya akan membuat salary range untuk setiap posisi yang ada di perusahaan tersebut atau bisa disebut sebagai job grade.

Dibalik semuanya itu tentu ada batas angka minimum juga angka maksimum menyangkut soal salary untuk satu posisi tertentu, tergantung dari seberapa qualified kandidat yang bersangkutan. Jadi mesti Kamu menyebut angka yang terlalu rendah disaat negosiasi gaji, boleh dikatakan hampir tidak mungkin jika mereka (recruiter) akan langsung menurutinya, sebab mereka berpatokan bahwa salary minimum untuk satu posisi ialah sekian juta rupiah, sesuai dengan salary range yang dimiliki perusahaan.

Sebaliknya pula bila Kamu menyebutkan angka yang berada di atas salary maksimum yang bisa mereka tawarkan, kalau Kamu memang qualified tentu saja mereka ingin menawarkan posisi tersebut kepada Kamu. Recruiter terlebih dahulu akan menanyakan apakah Kamu bersedia untuk negosiasi. Jadi tidak akan mungkin Kamu langsung tersingkir kalau berani menyebutkan angka tinggi dalam negosiasi gaji, kecuali jika kualifikasi yang anda miliki tidak sebaik kandidat lain.

Next, jika Kamu memang benar-benar memiliki kemampuan yang bisa dijual maka hargailah kemampuanmu itu karena perusahaan pun akan memberi harga pantas pada kandidat yang potensial. Semoga paparan kali ini bisa memberikan input buat Kamu, sehingga dikemudian hari Kamu betul-betul sudah memahami jawaban yang pantas dan layak disaat bernegosiasi gaji.

Sumber : Tipskarir.com

Komentar