5 Gelagat Pewawancara Bakal Menolak Kamu Usai Wawancara Kerja

image

Ketika usai wawancara kerja, lazimnya akan berpikir “bisa diterima nggak ya?” . Disaat Kamu merasa bahwa proses wawancara kerja tersebut berjalan baik dan Kamu mampu melahap semua pertanyaan nyaris dengan jawaban sempurna, tentu saja menambah rasa yakin akan diterima kerja. Lewat usahamu yang sudah memberi kesan baik pada pewawancara, nyatanya tidak menjadi jaminan bahwa pewawancara akan berempati dan tertarik pada dirimu. Nah, agar mudah mengetahui gelagat mereka, inilah beberapa sinyal dan tanda-tanda kalau hasil wawancaramu gagal. Disimak ya! ;

Proses wawancara berlangsung kilat

Biasanya proses wawancara kerja bisa menghabiskan waktu sedikitnya 30 menit dan jika pewawancara ada ketertarikan terhadap kandidat akan menyita waktu lebih lama. Dilihat dari durasi lama tidaknya sebuah wawancara kerja sangat berpengaruh pada kedalaman hasil wawancara, bagaimana tidak kalau seorang pewawancara akan mengorek lebih dalam tentang dirimu sehingga kedua belah pihak menikmati jalannya proses interview. Bilamana wawancara kerjamu cuma sebentar atau bahkan kurang dari seperempat jam, boleh dikatakan kalau wawancara kerjamu itu bermasalah. Jika seorang pewawancara sering melihat jam ketika interview itu berlangsung, maka ini menjadi indikasi kalau mereka bosan atau tidak tertarik pada penjelasanmu.

Tidak bicarakan atau menyinggung tentang skill yang Kamu punya

Seorang kandidat suatu saat bisa dihadapkan pada sebuah wawancara kerja yang mana pewawancara hanya membahas perusahaan secara umum dan tidak bertanya mengenai skill yang erat kaitannya dengan posisi yang dilamar. Menurut pakar HR Rochelle kaplan, “Bilamana seorang pewawancara mengabaikan untuk membicarakan skill yang dibutuhkan pada posisi tertentu dan hanya membahas tentang perusahaan, ini artinya Ia tidak tertarik”. Tegasnya, ini disebabkan karena mereka kurang tertarik pada dirimu untuk dijadikan bagian dari perusahaan.

Kurang mendapat senyum dari Pewawancara

Menyoal senyum memang sulit mengabaikan makna sebuah senyuman, dimana senyum menjadi tanda kalau seseorang merasa senang, boleh jadi apabila pewawancara senyum pada dirimu adalah sebagai pertanda kalau mereka senang berinteraksi dengan Kamu. Ketiadaan senyum ketika proses wawancara kerja itu berlangsung, ini artinya kalau mereka belum merasa cukup dan terkesan pada dirimu.

Prestasimu tak cukup bikin antusias pewawancara

Manakala seorang pewawancara seperti merasa bosan pada cerita akan prestasimu yang terbilang menakjubkan, ini menjadi sinyal kalau pewawancara kurang tertarik dan tidak menginginkan dirimu. Hal ini kemungkinan besar disebabkan penyampaian, nada suara hingga kualitas jawabanmu yang kurang dan dibawah ekspetasi pewawancara.

Mereka memberi respon dan berkakata : “Nanti akan Kami hubungi dan beritahukan Anda kembali”

Disaat Kamu menerima respon seperti itu dari pewawancara, atau mereka berucap “Nanti akan Kami hubungi lagi” usai wawancara kerja, ini artinya kalau mereka kurang serius mempertimbangkan lamaran kerjamu. Umumnya para pewawancara menggunakan kata-kata ini hanya sebagai cara ampuh untuk memperlembut situasi itu dan berharap kalau Kandidat tersebut memahami makna dari ucapannya itu.

Jelas sudah jika semua pertanda dan gelagat pewawancara Kamu temukan ketika proses wawancara kerja, hasilnya bisa Kamu tebak yaitu tidak lolos seleksi atau ditolak. Bay the way, semoga tidak berkecil hati karena sebuah wawancara bisa saja berjalan tidak sesuai dengan harapan dan bayanganmu, tapi jadikanlah pengalaman agar selanjutnya Kamu bisa lakukan beberapa perbaikan yang bisa berdampak positif pada karirmu. Walau bagaimanapun penilaian pewawancara adalah sudut pandang yang sebagian besarnya bersifat subjektif. Mungkin saja si pewawancara di perusahaan ABC kurang ‘sreg‘ dengan mu, mudah-mudahan di perusahaan lain berbeda, next jangan menyerah ya!.

Sumber : Tipskarir.com

Komentar



error: Konten dilindungi!