9 Cara Memotivasi Diri Sendiri untuk Karier yang Lebih Baik

sullivan

Motivasi diri merupakan salah satu hal yang penting bagi karyawan. Selain akan berdampak pada kinerjanya sendiri, motivasi ini akan berdampak positif pada kinerja perusahaan. Kinerja pribadi dan kinerja perusahaan baik akan menciptakan lingkungan kerja yang baik pula, bukan?

Meskipun demikian, banyak karyawan yang tidak tahu cara memotivasi dirinya sendiri. Akibatnya, mereka bekerja tetap tanpa semangat (demotivasi) dan terkesan seperti robot. Tak heran, karier mereka begitu-begitu saja atau bahkan ada yang kinerjanya merosot dari tahun ke tahunnya.

Jika Anda salah satu dari mereka, jangan berkecil hati. Berikut 9 cara memotivasi diri sendiri agar karier Anda menjadi lebih baik di tahun ini.

1. Bayangkan Ketika Anda Mencapai Target Anda

Ketika Anda mencapai sebuah target yang telah ditetapkan sebelumnya, pastinya ada perasaan bahagia yang menghampiri. Terlebih lagi apabila target tersebut merupakan sesuatu yang sangat sulit untuk dicapai.

Untuk itu, tidak ada salahnya bagi Anda untuk membayangkan atau memvisualisasikan bagaimana rasanya ketika suatu saat nanti, target-target yang telah Anda tetapkan tercapai.

Visualiasi ini akan membuat Anda merasa senang atau bahagia. Nah, dengan membayangkannya saja sudah bisa membuat Anda senang, bagaimana jadinya ketika Anda benar-benar meraih target-target tersebut?

2. Tuliskan Semua Cita-cita Anda Lengkap dengan Waktu Pencapaiannya

Jika Anda memiliki sebuah cita-cita, tetapkan tanggal atau waktu pencapaiannya. Mengapa? Karena jika tidak menetapkan waktu pencapaian tersebut, hampir bisa dipastikan Anda belum memiliki tekad yang kuat untuk mewujudkannya.

Mulai sekarang, cobalah tuliskan semua cita-cita dan tujuan yang ingin Anda capai, beserta target waktu pencapaiannya. Setelah itu, letakkan di tempat yang mudah Anda atau orang lain lihat.

Seperti halnya kutipan singkat dari sebuah buku berikut ini.

Mimpi-mimpi kamu, cita-cita kamu, keyakinan kamu, apa yang kamu mau kejar, biarkan ia menggantung, mengambang 5 centimeter di depan kening kamu. Jadi dia nggak akan pernah lepas dari mata kamu.” (Buku 5 Cm, Donny Dhirgantoro)

3. Ketahui Bahwa Hanya Anda yang Bisa Mewujudkan Mimpi Anda

Setiap manusia memiliki kelebihan dan kekurangan. Ada orang yang sangat ahli dalam hal tertentu, namun lemah dalam hal lainnya. Begitu juga sebaliknya. Intinya, kemampuan setiap orang tidaklah sama.

Untuk itu, jika Anda telah menemukan apa yang menjadi tujuan dan impian Anda, yakinkan dalam hati bahwa hanya Anda yang bisa mewujudkan mimpi tersebut.

Hal ini merupakan salah satu cara yang termasuk ampuh untuk memotivasi diri. Mengapa? Karena kemampuan Anda untuk mencapai impian tersebut, belum tentu atau bahkan tidak dimiliki oleh orang lain.

4. Buat Target yang Realistis

Jika Cristiano Ronaldo menargetkan lebih dari 30 gol di setiap musim, sebagian besar orang akan percaya bahwa pemain Real Madrid itu pasti berhasil melakukannya. Hal ini karena semua orang benar-benar mengetahui kualitas dari seorang Ronaldo.

Sikap Ronaldo inilah yang bisa dikatakan sebagai sikap optimis yang tepat.

Namun,bagaimana jika ada seorang pemain sepakbola yang sering duduk di bangku cadangan, lalu memasang target gol yang sama seperti Cristiano Ronaldo? Hal Inilah yang disebut tidak realistis.

Ya. Tidak ada yang salah dengan optimisme. Akan tetapi, jangan sampai optimisme yang berlebihan justru membutakan mata, hingga lupa pada batas kemampuan diri.

Untuk itu, sebaiknya tingkatkan kualitas diri Anda dengan melakukan hal-hal kecil yang berkesinambungan dan sesuai dengan kemampuan Anda.

Jika mengacu pada target karier yang ingin Anda capai, tidak ada salahnya untuk membuat rencana karier beserta cara meraihnya. Asalkan hal tersebut sesuai dengan batas kemampuan yang dimiliki.

5. Ceritakan Tujuan Anda Kepada Orang-orang di Sekitar Anda

Memotivasi diri sendiri juga bisa dilakukan dengan cara menciptakan kondisi kepepet (terdesak). Mengapa? Karena kondidi kepepet akan membuat Anda mau tidak mau berusaha keluar dari kondisi tersebut.

Salah satu kondisi kepepet yang bisa diciptakan adalah dengan menceritakan tujuan yang telah Anda tetapkan kepada orang-orang di sekitar. Akan lebih baik lagi jika Anda mengatakan dengan yakin dan mantap bahwa tujuan tersebut akan segera tercapai.

Dan apabila tujuan tersebut tidak tercapai, Anda siap untuk menghukum diri sendiri. Dengan demikian, Anda akan semakin termotivasi untuk mengejar tujuan Anda.

6. Segarkan Pikiran Anda

Setiap orang pastinya akan mengalami titik jenuh. Hal ini biasanya disebabkan oleh rutinitas pekerjaan yang dilakukan sehari-hari.

Jika sudah mencapai titik jenuh tertentu, hampir bisa dipastikan bahwa Anda akan kehilangan motivasi bekerja. Karena merasa bosan dengan apa yang Anda kerjakan.

Untuk itu, segarkan (refresh) sejenak pikiran Anda. Salah satunya dengan bersantai sejenak dan menghirup udara segar di taman. Dengan demikian, pikiran Anda akan jernih kembali, dan Anda siap untuk bekerja seperti biasanya.

7. Baca Biografi Tokoh Favorit

Salah satu cara untuk menjadi orang sukses adalah dengan mencari tahu apa saja yang dikerjakan oleh orang sukses tersebut. Untuk mengetahui hal tersebut, salah satu caranya adalah dengan banyak membaca biografi orang sukses. Baik orang sukses skala nasional maupun global.

Mulai saat ini, luangkanlah waktu untuk berkunjung ke toko buku terdekat. Cari dan beli buku biografi tokoh favorit Anda. Baca buku tersebut dan catat poin-poin kunci mereka untuk Anda terapkan.

8. Tonton Film atau Tayangan yang Menginspirasi

Tidak semua orang suka membaca. Ada orang yang suka melihat, dan ada orang yang suka mendengar. Bahkan ada juga orang yang suka melihat dan mendengar.

Jika Anda masuk di kategori suka melihat dan mendengar, menonton film atau tayangan yang menginspirasi merupakan pilihan yang tepat. Anda bisa mengunjungi situs Ted untuk melihat berbagai video yang menginspirasi.

9. Terapkan Sistem Reward and Punishment untuk Diri Sendiri

Jika Anda ingin selalu memotivasi diri sendiri, terapkan sistem penghargaan (reward)dan hukuman (punishment) untuk diri sendiri. Sistem ini akan membuat Anda tetap fokus pada pekerjaan Anda, seberat apa pun pekerjaan Anda.

Sebagai contoh, jika Anda menyelesaikan pekerjaan tepat waktu dan kualitasnya baik, beri penghargaan diri sendiri. Penghargaan ini dapat berupa Anda menonton film terbaru di bioskop atau liburan ke tempat wisata ternama.

Sebaliknya, jika pekerjaan tidak selesai seperti yang diharapkan, jangan segan-segan menghukum diri Anda seperti tidak boleh membeli baju favorit, tidak boleh menonton film terbaru, dan sebagainya.

Dengan memberi penghargaan dan menghukum diri sendiri, dijamin Anda akan selalu termotivasi untuk menyelesaikan pekerjaan dengan baik dan tepat waktu.

Selain itu, Anda juga akan meninggalkan kebiasaan menunda pekerjaan secara perlahan. Ujung-ujungnya, terjadi peningkatan karier Anda.

Kesembilan cara memotivasi diri di atas memang tidak mudah dan butuh konsistensi. Meskipun demikian, bukan hal yang mustahil bisa Anda lakukan sepanjang Anda benar-benar ingin karier Anda lebih baik di tahun ini. Jadi, cobalah kesembilan cara di atas mulai sekarang juga.

Sumber : www.duniakaryawan.com

Komentar



error: Konten dilindungi!