Lima Hari Keliling Jepang (Tokyo, Yokohama, Kobe, Osaka, Kyoto, Odaiba) tanpa JR Pass

image

Hi temen-temen mau share pengalaman saya minggu lalu keliling Jepang tanpa menggunakan JR Pass alias ketengan. Saya pergi berdua dengan teman saya. Total pengeluaran saya selama 5 hari (di luar tiket pesawat) sekitar 5 juta Rupiah sudah termasuk biaya transportasi, penginapan, makan dan oleh-oleh.

Berikut garis besar perjalanan saya:

Hari ke 1: Karena pulang-pergi menggunakan maskapai LCC kesayangan kita bersama :p jadi harus bermalam di Kuala Lumpur terlebih dahulu. Biasanya saya santai saja numpang tidur di Bandara namun setelah baca banyak yang ditolak masuk Jepang, akhirnya saya memutuskan untuk menginap di hotel dekat KLIA 2. Pertimbangannya supaya bisa leluasa mandi dan muka gak kucel-kucel amat.

Hari ke 2: Berangkat dari KLIA 2 jam setengah 3 sore. Sampai di Haneda jam setengah 11 malam. Antrian imigrasi sudah mengular. Sempet deg-degan takut ditolak masuk. Saya sudah siapin itinerary, booking hotel, booking bus, dan uang yang cukup (45ribu yen untuk 5 hari), dan sempet pake gincu dulu di kamar mandi supaya wajah keliatan seger dan gak dianggap mau cari kerja di sana XD… Ternyata di imigrasi saya ga kena random check. Langsung di cap. Ga di tanya apa-apa sama sekali. Cuma dibilang, “Welcome to Japan..” Thanks God 🙂
Selepas dari Imigrasi saya langsung ke Tourist Information Center untuk ambil map-map yang sekiranya berguna. Di sebelahnya ada tempat penjualan pasmo card. Nah, disitu saya beli pasmo card seharga 3000 yen (deposit 500 yen & sudah terisi 2500 yen) yang bisa digunakan di berbagai macam transportasi Jepang. Baik monorail, subway, JR Train, dan bus. Selain itu juga bisa digunakan di coin locker, supermarket, vending machine, pokoknya ini kartu sakti banget deh! Kenapa saya ga memilih SUICA? Sebenarnya kegunaannya sama aja. Hanya SUICA ada potongan 220 yen apabila saat dikembalikan kartu kita masih ada isinya. Sementara pasmo free dari potongan. Jadi, saya lebih pilih pasmo card. Hassle free.

Hari ke 3: Saya nginap semalam di Hotel Haneda indah. Kalau mau dapat tempat tidur enak di Haneda sebaiknya langsung cari di lantai 1 dekat Lawson dan tempat charger handphone. Saya sendiri karena memilih untuk makan dulu (di Yoshinoya level 4) akhirnya ga kebagian ‘tempat tidur’ di situ dan terpaksa tidur di atas bangku keras di lantai 4. Pagi sekitar jam 5 pagi saya bangun, cuci muka, dan gosok gigi. Kemudian segera ke lantai 2 untuk melanjutkan perjalanan ke Tokyo. Hari ini saya menggunakan pasmo card dari Haneda ke St. Hamamatsucho dan kemudian karena saya sudah beli Subway & Metro Pass for 24 Hours (800 yen) saya berpindah ke Daimon St. dan menuju ke Shinjuku Station untuk menitipkan koper.

Dari Shinjuku station saya lalu keliling tokyo menggunakan Subway & Metro Pass tersebut. Yang saya datangi di hari pertama: Tsukiji Market, Ueno, Kuil Himeji (Harajuku), Shinjuku – Fujikawaguchiko (dengan bus di Shinjuku Expressway Terminal 1750 yen) – Menginap di Fujikawaguchiko (Koe’s House dekat dgn Fuji Kawaguchiko Station)

Hari ke 4: Keliling daerah dekat Kawaguchiko Station – kembali ke Tokyo (dengan bis 1750 yen) – Shibuya – Yokohama (keliling ke MInato Mirai – Red Brick Warehouse – Osanbashi Pier lalu kembali ke Yokohama City Air Terminal) – menginap satu malam di Bus Willer Express yang menuju ke Kobe.

Hari ke 5: Sampai di Kobe langsung taruh bagasi di coin locker dan kemudian keliling-keliling Kobe (Kitano dan Mosaic). Nah di kota Kobe ini saya dan teman saya dikasih 1000 yen oleh seorang kakek-kakek Jepang di stasiun wahaha.. lumayan. Dari Kobe saya kemudian ke Osaka. Check in di Hotel MyStays Shin-Osaka Conference Center dan kemudian ke Universal Studio untuk foto-foto iseng di depannya dan jalan-jalan malam di daerah Namba dan Dotonbori.

Hari ke 6: Titip koper di hotel dan langsung ke Kyoto Station. Beli one day bus pass seharga 500 yen. Dari situ langsung strolling around Kyoto. Arashiyama, Fushimi Inari, Kiyomizudera Temple, Gion area, dan Poponcho. Malamnya kembali ke Osaka untuk naik bus willer express ke Tokyo.

Hari ke 7: Sesampainya di JR Osaki station. Saya kena musibah, pasmo card saya hilang (masih ada isi 1000 yen dan deposit 500 yen) dan akhirnya harus bolak-balik ke penjaga station dan kantor polisi untuk lapor kehilangan. Sebenarnya agak lebay sih harus ke kantor polisi segala tapi ya sdh jadi pengalaman juga bisa ngobrol-ngobrol sama polisi Jepang yang helpful banget :D.. Setelah urusan kantor polisi selesai, kami ke Harajuku untuk belanja oleh-oleh dan kemudian lanjut ke Odaiba (foto-foto di Liberty Statue KW). Asli Odaiba cantik banget. Harus banget ke sini. Lepas dari Odaiba ambil koper di coin locker Osaki dan langsung ke Haneda Airport.

Ada beberapa tips yang saya rasakan berguna selama saya jalan-jalan di Jepang. Berikut tipsnya:
1. Hapalkan dua kata ini: Sumimasen (permisi, maaf) dan Arigatou (terima kasih). Sangat sering digunakan selama di Jepang.
2. Selama di Jepang saya tidak nyasar dari stasiun ke stasiun. Terima kasih kepada google map yang sangat membantu. Kalau bingung dengan namanya, cukup ikuti warna dan logo atau nomor stasiun. Akan jauh lebih mudah daripada menghapal nama.
3. Setelah keluar stasiun dan mau bertanya arah tidak perlu khawatir. Cukup tanya pada penduduk sekitar. Semua orang yang saya tanya mau membantu. Bahkan ada yang sampai mengejar saya dan menjelaskan dengan google map. Ini berlaku juga untuk orang Jepang yang tidak bisa bahasa Inggris. Sungguh helpful sekali.
4. Saat naik eskalator ada peraturan tidak tertulis mengenai etika berdiri. Di Tokyo berdirilah di sebelah kiri agar orang yang buru-buru bisa berjalan di sebelah kanan. Di Osaka, berdirilah di sebelah kanan. Di Kyoto sama dengan Tokyo, berdirilah di sebelah kiri.
5. Harga minuman di vending machine terbilang mahal (sekitar 100 yen : 12.600 rupiah). Kalau di Tokyo saya prefer bawa botol minuman dan isi dengan tap water yang tersedia di stasiun besar Subway dan Metro.
6. Kalo ga suka-suka banget sama ikan / sushi mending ga usah ke Tsukiji Market. Skip aja dan ganti dengan tempat wisata lain.

Segitu aja dulu kali yaa.. Udah kepanjangan hehehe.. semoga berguna. Overall, saya suka banget sama Jepang dan berencana balik lagi ke sana (kalo dapet tiket murah lagi) :p..

#BiJapan #BiJepang #BiTokyo #BiOsaka #BiKyoto #BiInfo

Komentar



error: Konten dilindungi!