Perbedaan Penggunaan Kata Just dan Only

70ea3e946eff34fc40b56641e4afe21ct502b496

A. JUST
Kata “just” bisa memiliki beberapa definisi:
1) Recently = Baru saja.
Be careful – I have just washed the floor, and it’s still wet.
(= Aku baru saja mengepel lantai beberapa menit yang lalu)
He just finished a big project.
(= Dia baru saja menyelesaikan proyek besarnya)

2) Only = Hanya
I have just one brother. (= Aku hanya punya satu saudara)
I thought you were hungry, but you ate just half of your sandwich.
(= kamu hanya memakan setengah sandwich kamu, tidak lebih)

B. ONLY
“Only” bisa diganti dengan “just” di beberapa keadaan:
Only two students came to class on the day before eating.
= Just two students came to class on the day before eating.
My kids only use the internet for schoolwork, not for playing games.
= My kids just use the internet for schoolwork, not for playing games.

Pada frase “If only…” yang berarti “seandainya”, kita bisa menggantinya dengan Just, tapi harus merubah sedikit struktur kalimatnya:
If only I had studied harder. I would’ve passed the test.
= If I had just studied harder, I would’ve passed the test.
“Only” and “just” bisa ditukar-tukar tapi dalam definisi Just pada nomor 2 di atas, dan tidak pada nomor 1.

Definisi 2 – Arti yang sama.
We have just one daughter. = We have only one daughter.
Definisi 1 – Artinya beda.
I just washed the floor (beberapa menit yang lalu)
I only washed the floor (aku hanya mengepel lantai, tidak membersihkan yang lainnya)

Tapi, yang jelas tergantung konteks kalimatnya:
“Did you clean the whole house?”
“No, I just washed the floor” (= Tidak (semua), aku hanya mengepel lantai, karena tidak mungkin pertanyaan: apakah kamu membersihkan semua rumah, dijawab: tidak, aku baru saja mengepel lantai).

Word order
Peletakan kata “just” juga bisa mempengaruhi arti:
I just ate two pieces of pizza. ( = Aku baru saja makan 2 potong pizza)
I ate just two pieces of pizza ( = Aku hanya makan 2 potong, bukan 3 atau 5)

Komentar



error: Konten dilindungi!