4 Mindset Keliru Pelajar Indonesia Saat Mencari Beasiswa

833b6f7de83c64e6d2e1806efd101a1et5076fd4

1. Memposisikan diri sebagai pemohon dan mengharapkan bantuan dana dari penyedia beasiswa

Kuliah di luar negeri memang membutuhkan dana yang besar dan salah satu solusinya adalah dengan beasiswa. Tapi ingat anda itu bukan pemohon alias pengemis yang meminta kebaikan dari penyedia beasiswa apalagi kalau sponsornya dari lembaga asing. Penyedia beasiswa itulah yang sebenarnya membutuhkan diri anda. Lho kok bisa begitu?

Memang kelihatannya anda menerima dana cuma-cuma untuk bisa kuliah, tinggal, makan minum atau jalan-jalan di negeri orang, tetapi keuntungan yang mereka dapatkan juga tidak kalah besar. Keuntungan pertama, kehadiran mahasiswa internasional akan meningkatkan peringkat suatu universitas yang anda tuju.

Kedua, mahasiswa internasional akan membantu perputaran ekonomi dan pemasukan negara tujuan.

Ketiga, adanya ikatan kerja yang biasanya diberlakukan oleh penyedia beasiswa. Yang terakhir adalah bantuan promosi yang anda lakukan baik secara sengaja atau tidak sengaja kepada keluarga, sahabat atau rekan untuk ikutan melanjutkan studi ke negara tersebut.

Jika anda berpikir bahwa diri anda dan penyedia berdiri sejajar maka mentalitas dan rasa percaya diri anda akan meningkat. Anda juga akan pantang menyerah dalam mendapatkan beasiswa.

2. Mendapatkan beasiswa itu harus pintar dengan IPK yang tinggi

Ada yang bilang kalau mau dapat beasiswa itu harus IPK-nya tinggi dan nilainya harus bagus-bagus. Walau ada benarnya tapi hal tersebut tidak selalu demikian. Buktinya ada juga kok pelajar Indonesia yang bisa mendapatkan beasiswa dengan IPK pas-pasan bahkan bisa melanjutkan kuliah di luar negeri.

3. Mau dapat beasiswa itu harus bisa bahasa Inggris

Memang benar jika ingin kuliah di Singapura, Amerika Serikat, Inggris, Kanada, Australia atau ke Selandia Baru harus bisa menggunakan bahasa Inggris dengan bukti sertifikat nilai TOEFL atau IELTS. Walaupun begitu jangan sama ratakan kalau mau dapat beasiswa itu harus melulu bisa bahasa Inggris. Ada juga lho beberapa penyedia beasiswa luar negeri yang tidak mensyaratkan hal tersebut, terutama negara-negara yang tidak menggunakan bahasa Inggris sebagai pengantar. Biasanya beasiswa yang ditawarkan sudah termasuk kursus gratis bahasa negara setempat

4. Mau dapat beasiswa itu harus punya surat rekomendasi dari ‘orang kuat’

Ingat yang kuliah itu anda bukan orang lain. Mau dapat surat rekomendasi dari pejabat negara sekalipun kalau diri anda tidak siap pasti tidak akan lolos beasiswa. Mendapatkan beasiswa itu lebih dari surat rekomendasi. Anda harus mempersiapakan banyak hal mulai dari kelengkapan dokumen, mental dan juga kemampuan bahasa yang disyaratkan.

Selain membuang jauh empat mindset di atas, teman-teman juga harus mempersiapkan diri sebaik-baiknya jika ingin mengajukan beasiswa.

Sumber : IND Beasiswa

Komentar



error: Konten dilindungi!