Pengen Data Skripsimu Aman Selamanya? Terapkan 10 Trik Ampuh Ini Sekarang Juga!

50cdea3a36e323ed0ba13f6417f8e391t507788e

Kenyamanan dalam mengerjakan skripsi di berbagai tempat adalah salah satu hal yang diinginkan setiap mahasiswa. Namun kalau kamu mengerjakan dengan berpindah-pindah tempat, datamu akan rawan untuk disusupi malware. Bahkan ketika kamu mengalami musibah seperti laptop atau flashdisk-mu dicuri, kamu tak punya cadangan apapun karena semuanya tersimpan di situ.

Lalu harus bagaimana?

Mulai sekarang kamu harus mempertimbangkan soal mengerjakan skripsi secara online, sehingga apapun yang terjadi kamu masih bisa menyelamatkan skripsi. Namun hal-hal di bawah ini juga harus kamu terapkan ya.

1. Memasang perangkat lunak pelacak pada laptopmu.

Sebelum kamu memulai mengerjakan skripsi secara online dan berpindah-pindah tempat dari satu kafe ke kafe lainnya, lebih baik kamu memasang perangkat lunak pelacak seperti Prey. Prey bisa melacak perangkatmu melalui geo-locating jika laptopmu hilang atau dicuri, bahkan juga bisa memberikan foto pelaku yang menggunakan laptopmu.

2. Buat kata sandi yang kompleks dan kuat.

Salah satu cara untuk memperkuat keamanan data adalah dengan membuat kata sandi yang kompleks dan menggantinya secara teratur. Gunakan password generator untuk membuat kata sandi yang anti-hacker, dan hindari penggunaan satu kata sandi yang sama untuk berbagai situs atau aplikasi.

3. Gunakan layanan enkripsi email agar datamu tetap aman.

Mengamankan emailmu adalah bagian krusial dari perlindungan data ketika kamu mengerjakan skripsi secara nomaden, terutama jika kamu ingin mengirim email penting yang bersifat rahasia dan sensitif. Menggunakan layanan enkripsi email seperti Virtru atau Tutanota dapat menjadi salah satu cara yang efektif untuk melindungi komunikasimu.

4. Pindahkan semua data ke Cloud.

Penyimpanan berbasis Cloud dapat membantu datamu tetap aman meskipun laptopmu dicuri atau terserang virus. Ditambah lagi, Cloud juga bisa diakses dari perangkat apapun dan kapanpun kamu mau. Contoh layanan berbasis Cloud yang gratis adalah OneDrive, Dropbox, Google Drive dan MediaFire.

5. Nyalakan firewall gawaimu.

Firewall bisa memberikan perlindungan dari berbagai resiko yang timbul akibat penggunaan Wi-Fi publik dan tak dikenal. Maka dari itu sebelum menggunakan Wi-Fi publik, pastikan firewall gawaimu menyala dan berfungsi dengan baik.

6. Memasang setiap pembaruan yang ada pada laptop.

Ketika kamu menerima notifikasi pembaruan perangkat lunak, jangan abaikan. Untuk perlindungan terbaik, pasang pembaruan sesegera mungkin ketika kamu menerima notifikasi. Namun pastikan untuk mengizinkan pembaruan pada sumber yang terpercaya.

7. Gunakan Virtual Private Network (VPN).

VPN adalah salah satu cara yang efektif untuk membuat datamu tetap aman ketika terhubung dengan Wi-Fi publik. VPN biasanya menyediakan sambungan aman yang masuk ke laptopmu. VPNBox dan SpotFlux adalah dua layanan VPN yang bisa kamu gunakan.

8. Nyalakan sambungan internet ketika kamu butuh saja.

Memang enak sih selalu terhubung dengan Wi-Fi publik kapan saja, namun terus-terusan terhubung akan membuat perangkatmu mudah terpapar malware dan virus. Ketika kamu tak membutuhkan Wi-Fi, matikan jaringan.

9. Gunakan data sambungan pribadi.

Pertimbangkan untuk selalu menggunakan data sambungan pribadimu. Meskipun tak ada jaminan bahwa sambungan pribadimu 100 persen aman, namun jauh lebih aman jika dibandingkan menggunakan Wi-Fi publik.

Atau kalau kamu masih mau tetap dapat Wi-Fi kafe gratis, jangan buka macem-macem supaya gak terserang malware.

10. Pastikan kamu terhubung dengan Wi-Fi yang benar.

Sebelum masuk ke jaringan publik, pastikan nama Wi-Fi sudah benar. Biasanya hacker akan membuat nama jaringan yang mirip untuk menipu, kemudian mengumpulkan kata sandi dan berbagai data pribadi.

Nah, sudah tahu ‘kan? Agar skripsimu aman, pastikan kamu menerapkan ini sekarang ya!

Sumber : idntimes.com
Sumber gambar : Kartun Ngampus

Komentar



error: Konten dilindungi!