Tips & Trik Lolos SBMPTN

1be91946-cbea-4a70-9445-c8e73578a457_169-2

PicsArt_04-20-10.13.26

Halo adik-adik 🙂
Gimana UN kemarin? Kerjainnya lancar dan jujur nggak? Hehe
UN udah lewat bukan berarti udah bisa berleha-leha loh!? Waktunya bersiap-siap untuk SBMPTN. Sebelum itu, baca yuk tips dan trik ala mimin icampus untuk lolos SBMPTN 🙂

1. Tentukan Universitas dan jurusan yang kamu tuju.

Nah ini nih yang paling pertama harus kamu lakuin. Nentuin Universitas dan jurusan untuk sebagian besar camaba (aka calon mahasiswa baru) bukan hal yang mudah loh. Terkadang punya cita-cita ‘A’ tapi nggak tau jurusan yang tepat untuk ngantarin ke cita-cita itu harus ambil yang mana. Atau sebaliknya, mau ambil jurusan ‘B’ tapi nggak tahu setelah ambil jurusan itu akan berakhir ke karir yg mana. Well, meskipun masa depan kita nggak tahu bagaimana ujungnya, tapi yang namanya merencanakan sejak awal nggak ada salahnya kan? Justru dengan perencanaan yang matang sejak awal itu perlu. Quote dari mimin “Good plan drive you to right place or good plan give you good result” (kece kan? Hehehe).
Kejelasan kamu mau ambil jurusan apa, akan memberi pengaruh yang besar ke depannya. Jurusan yang kamu ambil bisa menjadi salah satu faktor kamu semangat menjalani kuliah dan selesai tepat waktu. Pengalaman mimin terhadap beberapa teman kuliah nih yah, karena banyak yang masuk ke jurusan yang sama dengan mimin hanya karena coba-coba, kemauan orang tua, yang penting kuliah tahun ini, atau yang penting kuliah di universitas A jurusannya terserah aja, banyak loh yang berakhir kuliah telat hingga DO akibat malas untuk ke kampus. Nah, jangan sampai kayak gini yah. Yang punya minat di jurusan itu aja masih bisa dirundung malas, apalagi yang nggak!?

Kalau kamu udah nentuin jurusan yang akan diambil, nah waktunya nih untuk ngecek universitas mana yang memiliki fakultas dan jurusan sesuai minat kamu. Usahain yah untuk ngambil universitas dengan fakultas/jurusan minat kamu yang berakreditasi A atau B. Meskipun kualitas seseorang dihasilkan oleh orang itu sendiri, tapi wadah yang berkualitas bisa menjadi salah satu faktor kita untuk bisa jadi orang yang berkualitas.

2. Kenali Passing Grade Jurusan

Udah pada tahu belum passing grade itu apa? Passing grade itu adalah batas kelulusan kamu untuk jurusan yang kamu target. Nilai ini akan berubah tiap tahun, bergantung pada nilai minimal peserta SBMPTN yg lulus pada jurusan terkait tahun sebelumnya.
Jadi untuk lulus pada jurusan yang kamu target, kamu harus mencapai passing grade tersebut. Tapi ingat, passing grade itu batas MINIMAL. Jadi kamu harus targetin lewat dari batas minimal, karena setiap jurusan yang ada peminatnya bukan cuma kamu dan kapasitas ilmunya bisa jadi lebih di atas.
Setiap Universitas, memberikan passing grade yang berbeda untuk tiap jurusannya. Jadi, kamu punya peluang yang berbeda dari tiap universitas.

Kalau kamu udah tahu passing grade jurusan yg kamu minati, nah selanjutnya kamu akan lebih mudah menilai evaluasi belajar kamu. Intinya, mengenali passing grade artinya kamu bisa merancang target belajar kamu. Kembali lagi ke prinsip sebelumnya “Good plan give you good result”. Jadilah calon mahasiswa yang cerdas 🙂

3. Simulasi secara terus menerus

Simulasi adalah hal yang paling membantu untuk improve hasil pembelajaran kamu. Jangan malas untuk simulasi, karena ilmu yang kamu pahami sekalipun bisa dilupain kalau jarang di review. Review ilmu bagusnya kalau sembari simulasi, karena kadang melalui simulasi kita bakal nemuin ilmu-ilmu baru.

Simulasi bisa kamu lakuin dengan mengerjakan kumpulan-kumpulan soal yang bisa kamu download secara gratis di google atau berbayar di beberapa situs belajar online. Bisa juga dari buku-buku soal SBMPTN. Nah untuk buku, kadang hanya menyediakan beberapa paket soal dari tahun yang berbeda. Kamu bisa akalin dengan saling menukar buku dengan teman kamu ketika masing-masing telah menyelesaikan seluruh paket dari buku tersebut. Jadi usahain beli buku yang berbeda dengan teman-teman kamu. Bayangin, kalau dalam sebuah kelompok belajar kamu berisikan 10 orang, berapa paket soal yang bisa kamu gunakan untuk simulasi!? ??

Setelah itu kamu bisa melakukan simulasi yang lebih nantang lagi. Kerjakan soal-soal dengan batas waktu layaknya saat SBMPTN. Jadi kamu bisa mengevaluasi kemampuan kamu, misalnya dalm waktu 1 jam berapa soal yang mampu kamu kerjakan dengan benar. Jadi kamu bakal tahu di materi atau jenis soal yang bagaimana yang kemampuan kamu masih kurang.
Simulasi yang lebih nantang lagi bisa kamu lakuin dengan mendownload beberapa program simulasi SBMPTN. Biasanya program ini memiliki pengaturan waktu untuk setiap nomornya, dan setelah semua soal selesai akan ada pengoreksian secara otomatis.
4. Perbanyak mengerjakan soal yang sulit

Mengerjakan soal yang sulit akan banyak membantu kamu dalam mengerjakan soal-soal yang tingkatan mudah maupun sedang. Kok bisa? ??

Nah, dengan sering mengerjakan soal yang susah akan mendorong kamu untuk bekerja keras dan berpikir lebih sering. Ketika otak terus bekerja dan diberikan stimulan akan membuat interkoneksi/penghubungan sel-sel saraf otak semakin baik. Ini membantu dalam menyimpan memori dan memicu otak untuk menemukan solusi dalam sebuah pemecahan soal.
5. Optimalkan pembelajaran di TPA

Sudah tahu kan soal TPA atau Tes Potensial Akademik itu apa?
Nah, kalian harus optimalin dalam belajar dan mengerjakan soal TPA, karena kuota nilai TPA itu lebih besar dibanding mata pelajaran lain yang di ujiankan dalam SBMPTN.

Soal TPA ini, bagi sebagian besar orang merupakan soal yang mudah dikerjakan, tetapi jangan diremehkan. Selain memiliki kuota nilai yang lebih besar dibanding mapel lain, soal ini cenderung menguras waktu. Dalam mengerjakan satu soal, kita bisa menemukan banyak cara untuk menyelesaikannya. Akan tetapi alokasi waktu pengerjaannya cenderung lebih singkat dibanding jumlah soal yang diujiankan. Jadi cari trik pengerjaan yang lebih singkat tetapi akurat.

Bagaimana caranya? Rajinlah melakukan simulasi ??
Dan ingat!!! Soal TPA ini benar-benar menuntut ketelitian dan kecepatan kamu dalam memahami dan menyelesaikan tiap soal. Karena bisa jadi kamu merasa jawabannya sudah cocok, ternyata soalnya mengelabui. ??
6. Tinggalkan yang meragukan

Tinggalkan yang meragukan. Ini adalah tips saat ujian. Soal-soal yang membuat kamu ragu terhadap jawabannya, sebaiknya tinggalkan. Karena sistem ujian SBMPTN itu kalau benar dapat poin 4, salah -1, tidak jawab itu 0. Jadi lebih baik tidak menjawab dan dapat poin 0 ketimbang mengisi jawaban yang meragukan tapi aslinya salah. Poin kamu otomatis akan dikurang 1.
SAVE YOUR POIN. Jangan korbankan jawaban kamu yang pasti memperoleh poin 4 demi -1.
Pengandaiannya seperti ini :

10 soal
6 benar = 6×4 = 24 poin
2 salah = 2x(-1) = 2 poin
2 kosong = 2×0 = 0
Total = 22 poin

Bandingkan dengan :
10 soal@
6 benar = 24 poin
4 kosong = 0
Total = 24 poin.

Nah itu untuk pengandaian untuk 10 soal loh ???
7. Cukupkan istirahat, atur pola makan, dan reward

Cukupkan istirahat, waktu tidur nggak harus lama yang penting berkualitas. Bagaimana itu tidur berkualitas? Ialah tidur yang nyaman dan rileks. Jadi hindari main gadget atau benda-benda yang mengalihkan ngantuk mu sesaat sebelum tidur. Usahain lebih banyak alokasi waktu belajar ketimbang tidur, dan usahakan nggak sering hang-out.

Atur pola makan. Rajin konsumsi air putih, susu dan atau jus. Hindari kopi. Meskipun kopi bisa membantu kamu untuk tetap melek, tetapi efek kafein dari kopi bisa mengganggu konsentrasi dan memori kamu. Air putih, susu, dan jus jauh lebih membantu untuk membuat tubuh tetap segar. Apabila rasa kantuk menghampiri, bisa diakali dengan jalan-jalan sebentar sekitar halaman atau olahraga ringan dan singkat.

Reward yourself. Nah kadang belajar terus menerus membuat kita jenuh. Ini bisa diakali dengan memberikan reward untuk diri sendiri. Misalnya bagi kamu yang pecibta drama korea specialnya DOTS ? bisa diakali dengan membuat target setiap mengerjakan 1 paket soal tiap mapel, kamu bisa nonton drama 1 episode ???
Itu juga berlaku untuk hal yang lain.
8. Minta restu dan perbanyak ibadah

Minta restu ke orang tua bukan hanya pada saat ingin nikah loh ??
Restu orang tua juga diperlukan untuk mengambil jurusan dan universitas yang akan dipilih. Pengalaman mimin, dulu milih jurusan yang sama di universitas yang berbeda, tapi passing grade hampir sama. Karena orang tua nggak restu kalau kuliah di Universitas B, pada saat keluar hasil mimin malah lolos di universitas A (meskipun maunya di universitas B?)

Dan perbanyaklah ibadah, karena hasil akhir ada di tangan Allah. Kalau mau diberi sesuatu yang besar dan berkualitas, jangan setengah-setengah dalam berkorban. Kalau mau diberi hasil yang sesuai harapan, jangan pelit ibadah sama Allah. ???

=========
Pesan terakhir : Jangan berhenti belajar, meskipun sampai titik akhir kamu masih belum memahaminya. Karena arti sesungguhnya dari belajar adalah berusaha memahami sebuah pembelajaran. Meskipun kamu tidak paham, tapi kamu terus belajar, maka itu artinya kamu adalah orang yang memiliki usaha besar. Ingat!! HASIL TIDAK PERNAH BERKHIANAT PADA USAHA.

Hasil bukan sesuatu yang suka PHP layaknya gebetan ???

[iCampus Indonesia]

Komentar



error: Konten dilindungi!