dr Yassin dan Cita-cita Menjadi Musisi Profesional

7fef8dd0-6475-4b12-83d7-5f017f4b5159_43

dr Yassin dan Cita-cita Menjadi Musisi Profesional

Jakarta, Profesi yang dijalani saat ini tak bisa menghentikan impian dan cita-cita. dr Yassin contohnya, menjadi musisi profesional masih menjadi cita-citanya meskipun saat ini ia berkecimpung di dunia kedokteran.

Pria bernama lengkap Yassin Yanuar Mohammad ini sudah bercita-cita menjadi musisi sejak remaja. Kala menempuh pendidikan Sekolah Menengah Atas (SMA) ia bahkan pernah bergabung dalam sebuah band dan berencana mengambil kuliah musik.

“Sejak SMP memang senang main musik sebagai hobi. Saya dulu tidak pernah punya cita-cita ingin jadi dokter, bahkan sempat serius ingin kuliah musik,” tutur dr Yassin kepada detikHealth, baru-baru ini.

Kala itu, Yassin kecil tak ingin menjadi dokter karena alasan sederhana. Ia tak ingin melihat dan membedah mayat seperti yang dilakukan dokter-dokter di televisi.

Namun pandangan tersebut berubah ketika SMA. Bimbang antara ingin melanjutkan hobi musik, ia mendapat malah mendapat inspirasi untuk kuliah kedokteran.

“Ibu saya kaget, kok tiba-tiba mau jadi dokter padahal dulu takut lihat mayat. Tapi inspirasi saya datang waktu itu ketika sakit. Periksa ke dokter kok ngeliat dokter keren ya. Tahu semua, kalau sakit di sini penyakitnya ini, akhirnya memutuskan untuk jadi dokter,” tambahnya lagi.

Sibuk kuliah menjadi mahasiswa kedokteran tak membuat semangat bermusiknya padam. Penyuka aliran musik jazz dan klasik ini sempat berguru kepada salah satu maestro jazz Indonesia, Krishna Siregar.

foto: dok.pribadi

Lulus S1, dr Yassin langsung melanjutkan kuliah spesialis. Nah, saat kuliah spesilis inilah ia kembali menekuni hobi lamanya, yakni bermain musik.

“Karena ketika kuliah spesialis kan waktunya agak senggang, jadi bisa main musik. Saya pegang keyboard, pertama memang belajar klasik lalu beralih menjadi jazz,” tambah lulusan Universitas Indonesia ini.

Dewa 19, Fariz RM, Kahitna dan Vina Panduwinata merupakan beberapa contoh musisi dan band favoritnya. Hobinya bermusik dilakukan dengan serius. Ia bahkan bergabung dengan The Doctors Band, grup musik yang seluruh anggotanya berprofesi sebagai dokter.

Membagi waktu antara pekerjaan dan hobi memang tak mudah. Meski begitu, dr Yassin mengatakan masih sering berlatih di studio musik di rumahnya.

“Impian bermusiknya sih nggak mati. Saya sampai saat ini masih bercita-cita untuk mengeluarkan album. Materinya sudah ada, saya sudah senang bikin lagu dari SMP. Album ini Sebagai pencapaian saya bermusiklah,” tutupnya.

Daftar Riwayat Hidup

Nama: Yassin Yanuar Mohammad
Tempat tanggal lahir: Jakarta, 29 January 1984
Status: Menikah, dua anak
Riwayat Pendidikan:
1989-1995 SD Bhakti Jakarta
1995-1998 SLTP Negeri 111 Jakarta
1998-2001 SMU 78 Jakarta
2001-2005 Bachelor of medicine, Faculty of Medicine, Universitas Indonesia (UI), Jakarta
2005-2007 Training of Medical Doctor, Faculty of Medicine, Universitas Indonesia (UI), Jakarta
2008-2012 Residency of Specialist of Obstetrics and Gynecology, Department of Obstetrics and Gynecology, Faculty of Medicine, Universitas Indonesia, Jakarta, Indonesia.
2013-2014 Fellowship of Reproductive Endocrinology and Infertility, Indonesian Reproductive Medicine Research and Training Center (INA-Repromed), Jakarta, Indonesia.
2013-2014 Master of Ultrasound in Obstetrics  and Gynecology, University of Rijeka – University of Rijeka, Croatia
2015-saat ini Subspecialty Training in Reproductive Endocrinology and Infertility – Faculty of Medicine, Universitas Indonesia, Jakarta, Indonesia
Posisi saat ini:
Clinician, SMART IVF
Clinician, Pondok Indah Hospital
Trainee in Subspecialty Training, Reproductive Endocrinology and Infertility, Universitas Indonesia
Clinical Fellow and Research Staff, Indonesian Reproductive Medicine Research and Training Center (INA-Repromed)

[Detik/iCampus Indonesia]

Komentar



error: Konten dilindungi!