Lagi galau? Badmood? Yuk Traveling Aja!

Sad face smiley sketched on a white board

Sad face smiley sketched on a white board

 

Galau? Bad mood?

Cara kita mengatasinya bisa berbeda-beda, mulai dari makan coklat sampai shopping gila-gilaan. Makan coklat terus bisa berbahaya buat kesehatan (dan berat badan), begitu juga shopping gila-gilaan “berbahaya” untuk keuangan.

Ternyata, dari sekian banyak cara traveling dianggap salah satu yang paling manjur untuk mengatasi mood yang “down”, apalagi bila berkepanjangan dan mulai mengganggu aktivitas. Yang namanya traveling tidak terlepas dari biaya. Namun pastinya, mengeluarkan biaya untuk traveling merupakan semacam investasi, karena manfaatnya akan kita tuai dan itu pasti positif. Berikut ini alasan traveling bisa mengobati rasa galau:

1. Alami sesuatu yang baru
Galau bisa saja berasal dari rasa bosan yang sudah mencapai puncaknya. Bangun pagi, kena macet ke kantor, makan siang, pulang ke rumah kena macet lagi. Semua bisa berujung pada kepenatan. Dengan traveling, kita jadi punya ekspektasi baru, alami pengalaman baru, ketemu orang-orang baru, mencicipi makanan baru. Dengan semua itu, niscaya mood kita disegarkan kembali.

2. Bangga mencapai sesuatu
Besar maupun kecil jenis perjalanannya, traveling mampu membuat kita bangga karena merasa telah mencapai sesuatu. Traveling membutuhkan perencanaan, usaha dan tidak jarang, tenaga. Setelah mampu menyelesaikan perjalanan, otomatis kita akan merasa bangga karena telah melakukan sesuatu. Perasaan bangga ini bisa membuat ketagihan, dan akibatnya kita jadi selalu ingin traveling ke tempat yang baru lagi. Selain itu, rasa bangga dapat membuat mood kita yang down bangkit kembali.

3. Punya semangat baru sampai hari H
Jika no. 1 di atas terjadi ketika traveling, no. 3 ini bicara soal excitement dari menanti-nantikan. Perasaan ini biasa sudah mulai ada saat kita baru saja membeli tiket transportasi. Ketika bangun pagi esok hari, kita jadi lebih semangat karena semakin mendekati hari di mana kita akan traveling.

4. Mengalihkan pikiran dari yang negatif
Hal yang istimewa dari traveling, bahkan hal kurang mengenakkan dari traveling pun akan membuat kita lupa sama hal-hal yang merisaukan. Pesan makanan kurang enak, kamar hotel yang tidak sesuai bayangan, sampai tawar-tawaran seru di pasar tradisional, semuanya bikin kita jadi lupa sejenak dengan aura negatif yang tadinya mengikat kita.

5. Punya perspektif yang baru
Saat perjalanan berakhir dan kembali ke rumah, kita jadi punya perspektif baru tentang hal yang tadinya membuat kita galau. Walau traveling bisa jadi melelahkan secara fisik, keesokan harinya kita akan punya pikiran yang lebih jernih dan kekuatan mental. Masalah boleh tetap sama, tapi cara pandang kita tidak lagi sama. Kita jadi punya kekuatan baru untuk menghadapi dan mencari solusi dari masalah tersebut.

Nah gimana biasanya cara kamu mengatasi kegalauan?

Sumber : (blog traveloka)

Komentar



error: Konten dilindungi!