Tips Mengirim Email ke Profesor

gmail-770x470

gmail-770x470Beberapa program beasiswa menuntut kita untuk mengontak terlebih dahulu profesor sebelum mendapatkan beasiswa tersebut. Biasanya ini adalah syarat wajib untuk beasiswa S3. Untuk beasiswa S2, bergantung pada jenis S2 yang akan diambil. Bila S2 riset, hal ini biasanya juga menjadi kewajiban.

Nah bagaimana menulis email yang baik itu?

  1. Tulis judul dengan jelas. Sampaikan bahwa tujuan email ini hanya untuk tertanya kesediaan Sang Profesor untuk menjadi pembimbing. Contoh judul yang sangat tidak dianjurkan adalah “discussion for application” atau “warm greeting from Indonesia” karena dua contoh tersebut tidak jelas maksudnya. Adapun contoh judul yang simpel serta jelas adalah “prospective PhD student” atau “Asking possibility to enroll as student in your lab“.
  2. Maksud dan tujuan harus jelas pada paragraf pertama, sebagai contoh “I am Fulan, just graduated from xxx. I am interested to find the possibility to enroll …“. Dengan terungkapnya maksud dan tujuan pada paragraf pertama, Sang Profesor tidak menghabiskan banyak waktu hanya untuk membaca e-mail dari calon mahasiswa tersebut. Ingat, masih banyak hal lain yang jauh lebih penting bagi Sang Profesor dibandingkan dengan membaca e-mail tersebut.
  3. Isi e-mail jangan terlalu panjang, alasannya sama dengan yang telah disebutkan pada poin 2.
  4. Lampirkan (attach) CV supaya isi e-mail tidak berbelit-belit.
  5. Tunjukkan bahwa calon mahasiswa pengirim e-mail tersebut mengetahui banyak hal tentang Sang Profesor. Dengan demikian, calon mahasiswa tersebut harus banyak membaca karya yang telah dibuat oleh Sang Profesor.
  6. Periksa kembali penggunaan Bahasa Inggris pada e-mail yang akan dikirim, mungkin bisa minta tolong kepada teman yang jago Bahasa Inggris.
  7. Jangan menanyakan hal-hal ‘bodoh’ yang menunjukkan bahwa calon mahasiswa tersebut malas mencari informasi, sebagai contoh “what is your research now?“, “Can you send me some of your journal articles?“, atau “”What scholarship I can apply?”“.
  8. Kirim e-mail di waktu yang tepat. Usahakan mengirim e-mail pada jam 8 waktu negara tujuan. Hal ini sedikit banyak akan berpengaruh pada peluang dibalasnya e-mail tersebut. Hal itu karena ketika Sang Profesor mengecek e-maile-mail tersebut berada di urutan atas.

Semoga bermanfaat.

 [Sahabatbeasiswa.com]

Komentar



error: Konten dilindungi!