Kuliah di Harvard Kian Mudah?

Beautiful-canteen-of-Harvard-University-5

Harvard University. (Foto: Edvantage)

ADA pertanyaan besar tentang perkuliahan di kampus-kampus elite Ivy League seperti Harvard Unversity. Apakah para mahasiswa di sana semakin pintar, atau perkuliahanlah yang justru semakin mudah?

Pertanyaan tersebut menjadi pikiran para dosen Harvard setelah pihak universitas mengumumkan bahwa nilai yang paling banyak diberikan adalah “A”. Dekan Fakultas Pendidikan Harvard University Jay M Harris menyatakan kepada koran kampus Harvard Crimson, bahwa “A” adalah nilai yang paling sering diberikan dosen; sementara “A-”  adalah nilai rata-rata. Demikian seperti dilansir ABC News.

Harvard merilis data tentang nilai tersebut sebagai respons atas pertanyaan Profesor Harvey C Mansfield yang meremehkan “inflasi nilai”. Harvey menyatakan bahwa perolehan nilai tinggi tidak dapat dipertahankan dan menunjukkan “kegagalan kampus dan kepemimpinan universitas dalam mempertahankan standar akademik.”

Sementara itu, dalam pernyataan resminya, Harvard menyatakan bahwa mereka fokus pada proses belajar ketimbang pencapaian nilai.

Juru bicara Harvard University, Jeff Neal menyatakan, pihaknya percaya bahwa belajar adalah hal paling penting di ruang kelas dan secara keseluruhan dalam sistem pendidikan.

“Kampus memfokuskan diri pada upaya menciptakan hasil pendidikan yang positif dan bertahan lama bagi para sarjananya. Kami memperhatikan dan menganalisa tren penilaian di semua fakultas. Tetapi kami paling berkomitmen dalam membantu para mahasiswa dalam belajar dengan baik,” tutur Jeff.

Sementara itu, Profesor Harvey Harvey C Mansfield  pada 2001 pernah mengungkap, memberikan nilai A dengan mudah hanyalah sebuah sanjungan kepada mahasiswa bahwa mereka lebih baik dari itu. Pada periode itu pulalah, Harvard mewisuda para lulusan cumlaude dengan persentase lebih dari 90 persen. Padahal sebelumnya hanya 60 persen.

(ade/Okezone)

Komentar



error: Konten dilindungi!