Mitos dan Fakta Kuliah untuk Maba

ZfZFddShLu
JAKARTA – Bagi mahasiswa baru, pertama kali kuliah menjadi hal yang penuh dengan tantangan. Pasalnya, bangku kuliah memberikan pengalaman berbeda dengan dunia sekolah. Banyak mitos yang berkembang di masyarakat mengenai mahasiswa baru. Agar tidak terjebak dalam opini yang salah, berikut panduan untuk agar kita bisa lebih santai menghadapi bangku kuliah seperti dikutip dari College Times, Sabtu (19/1/2013).

Dosen tidak peduli kepada mahasiswa

Mitos: Banyak orang yang menyatakan pengajar di bangku kuliah atau dosen, cenderung tidak peduli kepada mahasiswanya. Alasannya, jumlah mahasiswa di kelas lebih banyak ketimbang jumlah siswa di kelas saat SMA. Hal ini tidak sepenuhnya benar.

Fakta: Karena bagaimanapun, ada beberapa dosen yang peduli dengan mahasiswanya. Mereka menginginkan mahasiswanya menempuh studi dengan hasil terbaik. Jika kita berpikir ingin malas-malasan kuliah, pikirlah dua kali. Karena hasilnya kita yang bakalan rugi.

Kampus dihuni orang-orang dewasa

Mitos: Sebagian besar orang menganggap perguruan tinggi diisi oleh manusia dewasa. Padahal banyak mahasiswa yang berperilaku tidak terkontrol.

Fakta: Patut diketahui bahwa banyak mahasiswa di kampus yang merupakan perantauan dan tinggal jauh dari rumah. Karena jauh dari orangtua, tidak jarang mereka cenderung berperilaku “nakal” dan bersikap tidak dewasa. Jadi jangan heran jika kita bertemu dengan mahasiswa senior yang perilakunya “kacau”.

Mahasiswa senior membenci juniornya

Mitos: Perilaku mahasiswa senior sama seperti kakak kelas saat SMA. Mahasiswa senior dianggap bakal memperlakukan adik kelasnya dengan kasar lengkap dengan perploncoan.

Fakta: Sesungguhnya ini jauh dari kebenaran. Pasalnya, mahasiswa senior justru ingin membangun jaringan dengan adik kelasnya. Karena ada beberapa mahasiswa senior yang harus mengambil atau mengulang kelas mahasiswa baru.

Semua orang yang ada di kampus, pintar!

Mitos: Mahasiswa adalah orang-orang pintar.

Fakta: Ini salah besar. Tidak semua orang yang kuliah pintar, bukan? Karena di perguruan tinggi kita akan menemukan beberapa orang yang telat datang kuliah, di-DO, tidak mengerjakan tugas kuliah, dan tidak peduli dengan kuliahnya. Kenapa ada orang-orang seperti itu? Well, yang pasti dunia kampus dihuni beragam orang. Dan hal serupa bakal kita temukan di dunia kerja.

[Okezone (dot) com]

Komentar



error: Konten dilindungi!